Cuti bersama lebaran masih masuk ? Ini dia Tips kerja saat cuti lebaran

Cuti bersama lebaran masih masuk ? Ini dia Tips kerja saat cuti lebaran

Tips kerja saat cuti lebaran - Hari raya idul fitri adalah hari raya keagamaan di Indonesia yang memiliki jadwal cuti bersama, itu sebabnya lebaran menjadi kesempatan bagi semua orang untuk melaksanakan silaturahmi ke kampung halaman, terlebih cuti lebaran tahun ini adalah yang terpanjang yang pernah di adakan.

Namun tidak semua perusahaan atau instansi meliburkan karyawannya, ada beberapa perusahaan yang berada di industri jasa dan pelayanan yang harus tetap berjalan, karena tanggung jawab perusahaan.

Dan supaya perusahaan tetap beroperasi maka harus ada karyawan yang “menjaga gawang”, nah bagi anda karyawan yang harus bekerja di hari libur atau kena jatah menjadi “penjaga gawang” mungkin bisa mengikuti tips-tips dibawah ini, agar tetap bisa produktif di hari libur.

 

Tips kerja saat cuti lebaran

 

Atur ulang jadwal liburan anda

Merayakan lebaran memang paling afdol jika bersama keluarga besar, namun walau begitu berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga tidaklah harus tepat di hari H.

Anda bisa merayakan lebaran dan bersilaturahmi bersama keluarga setelah hari raya. anda bisa mengambil jatah cuti setelah mendapatkan giliran libur untuk berkunjung ke rumah sanak famili.

Keuntungan dari pergi setelah moment-moment idul fitri adalah jalanan dan tempat objek wisata juga lebih sepi, ya memang sisi negatifnya anda tidak bisa kumpul keluarga secara lengkap.

 

Bernegosiasi tentang pekerjaan

Tips kerja saat cuti lebaran yang satu ini mungkin bisa benar-benar membantu, walaupun sebenernya kemungkinannya kecil untuk bisa negosiasi soal kerjaan yang dibawa pulang ke rumah.

Ada beberapa pekerjaan dan tugas-tugas yang sebenernya bisa di kerjakan tanpa harus ke kantor, yang penting selesai tepat waktu. dengan memanfaatkan kebijakan perusahaan mungkin permintaan anda bisa di penuhi.

Namun apabila hal tersebut tidak memungkinkan anda bisa bernegosiasi soal waktu, agar tetap tidak ketinggalan mobil lebaran. Seperti contohnya kamu bisa masuk di hari H sampai H+2, kemudian digantikan oleh orang lain.

Dengan begitu anda akan bisa ikut libur lebaran di hari berikutnya sampai masa cuti bersama berakhir, dan menanyakan kepada atasan untuk kemungkinan mengambil cuti setelah cuti bersama.

 

Tetap produktif

Bekerja dibawah bayang-bayang liburan memang tidak mengnenakan, terlebih waktu yang seharusnya kita habiskan bersama keluarga besar malah dihabiskan untuk bekerja.

Namun walau begitu kita tidak boleh mengesampingkan profesionalitas, tugas adalah tugas yang menjadi kewajiban. tipsnya adalah anda bisa membuat daftar tugas, kemudian nyalakan musik agar pikiran tetap rileks.

 

Jangan buka sosial media saat kerja di hari cuti

Menyedihkan memang disaat orang lain liburan dan bertemu dengan famili anda justru terjebak di kantor besama tumpukan pekerjaan. Nah demi tetap menjaga produktivitas kerja usahakan anda tidak membuka sosial media.

Karena membuka sosmed akan membuat fokus anda bubar, tidak hanya itu perasaan iri dan malas pun karena melihat postingan teman yang sedang berlibur di kampung halaman.

Demikian adalah tips-tips kerja saat cuti yang bisa anda praktikan, tetap jaga produktivtas anda walau harus bekerja di hari cuti, dan bersamaan artikel kali ini juga kami dari tim Payrollbozz mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1439H, mohon maaf lahir dan batin.

Sanksi untuk perusahaan yang tidak membayarkan THR, bisa sampai pembekuan usaha.

Sanksi untuk perusahaan yang tidak membayarkan THR, bisa sampai pembekuan usaha.

Hanif Dhakiri selaku menteri ketenagakerjaan tahun 2018, telah mengingatkan para pengusaha untuk wajib membayarkan atau memberikan THR (Tunjangan hari raya) kepada karyawan-karyawan yang bekerja di perusahaannya.

Untuk pemberian THR tahun 2018 selambat-lambatnya menteri ketenagakerjaan menjadwalkan yakni H-7 atau 7 hari sebelum hari raya idul fitri.

lalu sanksi dan denda seperti apa yang akan mereka dapatkan jika perusahaan terlambat memberikan uang THR ? Sesuai Pasal 10 ayat 1 Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6/2016 tentang THR Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh Perusahaan, menyebutkan bahwa:

 

Perusahaan yang telat membayar THR keagamaan didenda 5 persen dari total THR yang harus dibayarkan. Akan tetapi, sanksi denda tidak menghapus kewajiban perusahaan untuk tetap memberikan THR.

 

Seperti yang tertera pada aturan pemberian THR tahun 2018, pekerja/buruh yang sudah bekerja minimal dalam jangka waktu 1 bulan, telah memiliki hak untuk mendapatkan THR.

Ketentuan ini berlaku untuk karyawan, pekerja, atau buruh dengan perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), maupun perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT).

Kemudian selanjutnya mengacu pada Pasal 11 Permen THR, untuk perusahaan yang tidak membayarkan/memberikan THR (tunjangan hari raya) kepada pekerja/buruh yang bekerja di perusahaan mereka dapat dikenakan sanksi administratif berupa:

  • Teguran tertulis;
  • Pembatasan kegiatan usaha;
  • Penghentian sementara sebagian atau seluruh alat produksi; dan
  • Pembekuan kegiatan usaha.

 

Dan sebagai wujud komitmen menteri ketenagakerjaan untuk mensejahterakan karyawan terutama dalam penyelenggaraan THR tahun ini, juga telah dibuka posko-posko yang melayani pengaduan khusus masalah pembagian THR.

Posko-posko tersebut akan disiapkan dan disediakan di pusat dinas tenaga kerja daerah di seluruh Indonesia. Posko ini berfungsi sebagai wadah pengaduan untuk para pekerja/buruh yang tidak menerima THR, atau pemberian THR diluar ketentuan yang berlaku. maka kan diproses oleh dinas tenaga kerja setempat.

Meskipun demikian karyawan dan juga pihak perusahaan wajib melalui langkah-langkah penyelesaian masalah secara bipartit terlebih dahulu, atau melakukan musyawarah antara 2 belah pihak guna mendapatkan solusi terbaik.

Dan apabila perusahaan selama ini memang kewalahan dalam menghitung THR karyawan karena banyaknya jumlah yang harus dikerjakan, di anjurkan untuk menggunakan software payroll yang memiliki fitur penghitungan tunjangan hari raya, agar lebih mudah, akurat, dan yang jelas sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Ketentuan pemberian THR tahun 2018

Ketentuan pemberian THR tahun 2018

Tak terasa Bulan ramadhan telah berlangsung selama 7 hari, yang ini juga berarti bahwa perusahaan harus melaksanakan kewajibannya untuk membayar tunjangan hari raya (THR) kepada karyawan-karyawannya.

Dan seiring itu Menteri ketenagakerjaan, Muhammad Hanif Dhakiri sudah merilis surat edaran Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2018. Yang surat edaran tersebut ditujukan untuk kepada kepala daerah seperti gubernur, walikota/bupati di Indonesia.

Membayar uang THR menjelang hari raya idul fitri merupakan kewajiban perusahaan, dan pada edaran tersebut Menaker hanif Dhakiri meminta gubernur dan wali kota/bupati untuk melakukan pengawasan terhadap pengusaha-pengusaha yang berada di wilayahnya.

Dalam surat edaran juga tertera bahwa maksimal pembayaran tunjangan hari raya yakni paling lambat 7 hari sebelum lebaran. dan ada sanski bagi pengusaha yang terlambat membayar uang THR sebesar 5% dari uang tunjangan yang harus dibayarkan.

Kemenaker juga menegaskan jika perusahaan tidak melaksanakan kewajibannya untuk membayar THR, maka akan dikenakan sanksi adminstratif yang diberlakukan. Jadi bagi anda para pengusaha atau HRD perusahaan sebaiknya bergegas dalam menyelesaikan perhitungan THR agar tidak terkena dengan dan sanksi adminstratif.

 

Posko Pengaduan THR 2018

Bagi anda karyawan yang sampai hari yang telah ditentukan tetapi belum mendapatkan THR juga bisa melakukan pengaduan tersebut ke posko-posko yang telah disediakan, untuk para karyawan yang tidak mendapatkan haknya,

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja yang tidak mendapat haknya. Posko rencananya dibuka di dinas-dinas tingkat provinsi/kabupaten/kota, serta tingkat Pusat Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kantor Kementerian Ketenagakerjaan.

 

Hitung THR mudah dengan Payrollbozz

Untuk melakukan penghitungan yang cepat dan akurat, HRD membutuhkan software atau aplikasi pendukung yang dapat mengerjakannya secara otomatis hanya dengan satu kali pengaturan.

Payrollbozz mampu membantu HRD dan perusahaan dalam menghitung THR sesuai regulasi perusahaan yang juga sesuai dengan peraturan pemerintah.

Disini HRD hanya perlu merumuskan penghitungan THR, dan kemudian memasukan komponen apa saja yang dimasukan ke dalam THR, misalkan uang makan termasuk ke dalam tunjangan hari raya.

Lakukan penghitungan THR sekarang juga agar perusahaan anda tidak terkena denda dan sanksi, untuk keterangan dan informasi lebih lanjut bisa anda lihat di payrollbozz.com atau menghubungi marketing kami ke alamat berikut :

Ruko Mendrisio Blok C3 No 17 Gading Serpong Paramount,
Indonesia.
Phone : (021) 5011 6565
E-mail : sales@payrollbozz.com

Tren HR 2018

Tren HR 2018

Tak terasa kita sudah Memasuki pertengahan tahun 2018, rasa-rasanya baru kemarin kita membuat wishlist dan resolusi baru di tahun ini. Dan selalu setiap tahun memiliki trennya masing-masing, termasuk tren HR 2018 ini.

Walaupun tidak ada yang benar-benar mencolok dengan tren HR dari tahun sebelumnya, namun transformasi HR adalah sesuatu yang wajib kita ikuti terutama bagi para pemilik perusahaan maupun manajer HRD.

Masih banyak waktu dan ruang bagi kita untuk memperbaiki atau meningkatkan efiseinsi SDM, Tahun 2018 ini akan menjadi campuran kemajuan teknologi dan perubahan dalam pola pikir tentang bagaimana memimpin dan mengawasi tenaga kerja dan operasi perusahaan.

Dengan itu, mari kita lihat 10 tren HR 2018 sebagai bahan referensi dan evaluasi untuk pengelolaan SDM.

 

7 TREN HR 2018

 

1. Memahami karyawan

Banyak para pemimpin perusahaan mulai menyadari bahwa karyawan bukanlah sekedar mesin yang menggerakan bisnis, melainkan sebuah kekuatan utama.

Tak bisa dipungkiri seiring berjalannya waktu dan pekembangan teknologi membuat pengalaman karyawan semakin matang, ini yang membuat mereka pantas untuk dijadikan sebagai asset.

Oleh karena itu mendengar dan memahami keinginan, kebutuhan, dan kemampuan mereka membantu membangun tenaga kerja yang berkinerja tinggi dan tangguh.

 

2. Work remotely

Tren kerja jarak jauh mungkin bukanlah sesuatu yang baru, tetapi belum banyak perusahaan yang memaksimalkan teknologi informasi untuk metode atau cara kerja baru karyawan mereka.

Tidak mudah memang mengawasi karyawan yang bekerja di tempat lain, Namun perusahan bisa menyiasatinya dengan memberlakukan fleksibel worktime bagi para pekerja profesional.

Tren seperti ini sangat populer di kalangan profesional muda dari Amerika Serikat dan Eropa. Meskipun produktivitas pekerja jarak jauh telah menjadi topik hangat, penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan rekan kantor mereka, pekerja jarak jauh lebih produktif.

 

3. Posisi yang tidak aman di pasar bisnis

faktanya saat ini tidak ada satu perusahaan manapun yang bisnisnya tidak terancam. Hal tersebut disebabkan oleh munculnya produk dan layanan baru serta evolusi teknologi yang cepat.

pendekatan yang tidak konvensional diperlukan untuk mempertahankan status perusahaan Anda. Start-up kecil dapat mengubah seluruh industri secara terbalik. 2018 akan mengharuskan CEO dan tim mereka untuk waspada dan selalu mengikuti perkembangan terbaru.

 

4. Menggunakan analisis dan algoritma saat perekrutan

Tren HR 2018 memang mengacu pada pemanfaatan teknologi, tidak terkecuali saat melakukan perekruran karyawan. Beberapa HRD senior mungkin tidak terlalu senang dengan ide mengandalkan algoritma, namun, terbukti jauh lebih dapat diandalkan daripada naluri manusia yang bias.

Dengan menggunakan algoritma pada resume digital untuk mengidentifikasi kandidat dengan ciri-ciri yang disukai jauh lebih baik. Dan juga dapat digunakan untuk memastikan bahwa perusahaan tidak mengabaikan atau melewatkan pelamar yang berpotensi.

 

5. Memberikan sorotan pada pelamar pasif

Sayangnya saat ini banyak perusahaan yang masih atau lebih memilih karyawan yang berstatus kerja, dibandingkan dengan karyawan yang tidak. padahal mereka yang aktif juga belum tentu memiliki skill yang memupuni atau memenuhi kriteria yang perusahaan butuhkan.

Mencari kandidat yang pasif akan memperbesar peluang perusahan mendapatkan karyawan seperti yang mereka butuhkan.

Media sosial, pencarian hashtag, sub-forum, dan sarana komunikasi online lainnya adalah cara yang mudah dan simpel dalam mengidentifikasi bakat pelamar yang pasif.

 

6. Teknologi menyingkirkan tenaga kerja

Perkembangan teknologi memangkas tenaga kerja manusia. salah satu contohnya adalah keberadaan software HR yang mampu menggeser perang admin-admin HRD.

Penggunaan software HR terbukti bisa mengelola data SDM lebih baik, cepat dan akurat dibandingkan mengandalkan admin HRD. Namun jangan khawatir karena mereka yang memiliki kemampuan profesional bisa menjadi konsultas, yang mana saat ini cukup dibutuhkan.

 

7. Digitalisasi SDM

Tren HR 2018 yang terakhir adalah bisa dikatakan yang paling penting saat ini, yakni digitalisasi tempat kerja itu sendiri. Saat ini hampir setiap perusahaan sedang mengalami transformasi digital.

Setiap aspek bisnis sekarang dapat diubah dengan Cloud, komputasi mobile, dan peningkatan otomatisasi. Penggunaan software-software pembantu yang semakin marak di perusahaan ini bukan tanpa alasan.

pasalnya mereka percaya dengan menggunakan software atau aplikasi dapat memangkas waktu adminstrasi dan juga lebih efisien, serta dapat di akses secara online sehingga dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Struktur dan juga faktor penetapan/penghitungan gaji karyawan di perusahaan

Struktur dan juga faktor penetapan/penghitungan gaji karyawan di perusahaan

Sebagai pemilik perusahaan anda pastinya memikirkan hal tentang penggajian karyawan atau juga mencari tahu cara menetapkan gaji karyawan sebijak-bijaknya.

Faktor penggajian atau upah kerja adalah sebuah elemen penting di dalam tubuh perusahaan, agar karyawan yang bekerja di dalamnya bisa menggerakan mesin bisnis perusahaan.

Namun seringkali kita kebingungan untuk menetapkan atau menghitung gaji karyawan dengan bijak dan mampu mensejahterakan karyawan, disamping itu juga perusahan mendapatkan efek positif dari kinerjanya.

Yang pertama kita lakukan dalam cara menetapkan gaji karyawan di perusahaan dengan layak adalah dengan memperhitungkan faktor, faktor apa saja itu ? Lihat daftarnya dibawah ini.

 

Faktor-faktor yang mempengaruhi besar dan kecilnya gaji karyawan

 

1. Golongan/Jabatan

Pengertian faktor golongan atau jabatan ini dilihat dari bobot jabatan. Golongan jabatan karyawan dengan tanggung jawab yang relatif sama dapat kita kelompokan menjadi satu, dan dapat di generalisasi. Kelompokan jabatan berdasarkan tugas, tanggung jawab, dan goal untuk perusahaan.

 

2. Masa kerja

Masa kerja yang dimaksud disini adalah bukan sudah berapa lama karyawan bekerja di suatu perusahaan, melainkan lebih kepada masa kerja mereka dalam melaksanakan suatu pekerjaan tertentu.

Hal ini sangat erat hubungannya dengan pengalaman seseorang di suatu bidang. Pekerja profesional dan berpengalaman dalam bidangnya sangat mempengaruhi besar dan kecilnya gaji.

 

3. Pendidikan akademis/formal

Selalu ada minimal tingkat pendidikan untuk memegang jabatan tertentu di suatu perusahaan, faktor ini sangat berkontribusi dalam penentuan penggajian.

Tingkat pendidikan formal seseorang memang tidak menjadi jaminan yang menjanjikan apakah karyawan ini dapat memberikan kontribusi yang baik bagi perusahaan. Namun dengan adanya persyaratan ini, perusahaan bisa lebih mudah dalam menentukan gaji berdasarkan “tingkat pengetahuannya”.

 

4. Kompetensi karyawan

Faktor selanjutnya untuk mengetahui cara menetapkan gaji karyawan yang bijak adalah kompetensi karyawan itu sendiri. Kemampuan dalam bekerja adalah faktor yang benar-benar yang harus diperhatikan, karena hal ini mencakup pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja sesuai dengan standar.

 

5. Status karyawan

Walaupun memiliki tanggung jawab, jabatan, dan jobdesk yang sama, stataus pernikahan dan keluarga perlu dipertimbangkan lebih dalam lagi. Hal ini harus diperhatikan karena menyangkut KHL (kebutuhan hidup layak).

Walaupun demikian belum ada UU atau peraturan dalam ketenagakerjaan yang mengatur dengan tegas upah kerja karyawan lajang dan berkeluarga.

 

Struktur Penggajian karyawan

Setelah menetukan faktor-faktor di atas, cara menetapkan gaji karyawan selanjutnya adalah menyusun struktur penggajian. Untuk melakukan hal ini diperlukan struktur organisasi perusahaan sehingga kita bisa mendapatkan susuan jabatan karyawan.

Susuan jabatan karyawan dalam perusahaan juga dapat di revisi secara periodik sesuai kebutuhan, kondisi, dan juga dinamika perkembangan perusahaan.

Untuk membuat struktur gaji karyawan ada beberapa hal yang jadi catatan untuk dijadikan pertimbangan, di antaranya adalah :

 

1. Level Top Manajemen (Dewan direksi)

Untuk jabatan ini tidak perlu anda masukan ke struktur penggajian karyawan yang disusun. Karena sudah ada ketentuan tersendiri dalam sebuah perjanjian untuk top level manajemen antara dewan komisaris dan juga para pemegang saham tentang pembagian keuntungan perusahaan.

 

2. Level dibawah dewan direksi

jabartan dibawah dewan direksi seperti general manager perlu perusahaan buatkan struktur penggajian yang jelas dan terperinci, mulai dari elemen gaji pokok, tunjangan kabaran, tunjangan operasional, tunjangan transport, bonus dan lain-lainnya.

 

3. Level kepala bagian (supervisor)

jabatan setingkat ini perlu dibuatkan perincian tunjangan di luar gaji pokok seperti tunjangan biaya pengobatan, uang lembur, tunjangan kesehatan, uang lembur dan lainnya.

 

4. Level pelaksana tugas/teknis

Untuk Level ini tidak perlu diberikan tunjangan jabatan namun tetap memiliki hak untuk mendapatkan uang lembur. Perbedaan yang cukup mendasar pada level ini dengan Level Supervisor adalah pada Level Supervisor diberikan tunjangan jabatan namun tidak mendapatkan uang lembur.

Baiklah dengan mempertimbangakan hal-hal di atas dalam membuat struktur penggajian berdasarkan jabatannya akan mempermudah anda dalam menentukan gaji yang layak untuk orang yang bekerja kepada anda.

Kemudian langkah atau cara menetapkan gaji karyawan berikutnya adalah dengan memberlakukan rumus untuk mendapatkan nilai komponen gaji yang layak, yang biasanya seperti rumus dibawah ini.

1. Gaji dan tunjangan tetap bernilai 70 sampai 80 persen dari take home pay (P)
2. Tunjangan tidak tetap bernilai 20 sampai 30 persen dari take home pay (Q)
3. Gaji pokok berkisar pada nilai 70 sampai 80 persen dari P
4. Tunjangan jabatan berkisar pada nilai 50 sampai 60 persen dari P
5. Tunjangan operasional berkisar pada nilai 30 sampai 40 persen dari P
6. Tunjangan transport berkisar pada nilai 50 sampai 60 persen dari Q
7. Uang makan berkisar pada nilai 30 sampai 40 persen dari Q

Demikian adalah cara menetapkan gaji karyawan dengan benar, untuk mendapatkan nilai komponen gaji yang pas harus melalui beberapa pertimbangan dan variabel, yang kemudian disesuaikan dengan rumus juga ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Cuti lebaran 2018 ditambah 3 hari, bagaimana dengan pegawai swasta ?

Cuti lebaran 2018 ditambah 3 hari, bagaimana dengan pegawai swasta ?

Cuti lebaran 2018 – Seperti yang kita tahu bahwa pemerintah sudah mengumumkan cuti bersama lebaran di tambah 3 hari, yakni 2 hari sebelum hari raya idul fitri dan 1 hari setelah hari raya total menjadi 10 hari. Penambahan cuti bersama ini bertujuan untuk mengurai kemacetan yang biasanya selalu terjadi pada saat musim mudik.

Dan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat musim mudik, upaya ini dilakukan dengan harapan para karyawan yang yang pulang ke kampung halaman memiliki waktu lebih banyak untuk pulang kembali ke kota.

Menurut Hanif dhakiri selaku Menteri ketenagakerjaan RI tambahan cuti bersama itu berlaku bagi PNS (Pegawai Negeri Swasta) dan juga pegawai swasta.  Nah, bagi pegawai swasta, tambahan cuti ada konsekuensi pemotongan cuti. “Ujarnya” (19/4/2018)

Penandatanganan dan pengesehan atas SKB (Surat keterangan bebas) tiga menteri tentang cuti bersama dan juga hari libur Nasional pada tahun 2018, disaksikan juga oleh Menko PMK Puan Maharani dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Penambahan cuti lebaran 2018 ini ditanggapi beragam oleh Netizen, seperti biasa keputusan pemerintah yang berpengaruh langsung kepada masyarakat selalu memunculkan pro dan kontra, banyak orang yang setuju dan banyak orang juga yang mengatakan bahwa penambahan ini tidak perlu.

 

Tanggapan Netizen Cuti lebaran 2018

 

 

Pro dan kontra dari penambahan cuti bersama pada hari raya lebaran pun terjadi. Hal positif yang bisa didapatkan dari penambahan 3 hari cuti lebaran 2018 ini adalah penguraian kemacetan saat arus balik dapat lebih terbendung, karena dengan ini para pemudik yang pulang kampung bisa mendapatkan pilihan hari untuk balik ke kota.

Dan sisi negatifnya terutama untuk pegawai swasta adalah pemotongan jatah cuti tahunan karena penambahan ini. dan dari sudut pandang pengusaha semakin panjangnya cuti lebaran 2018 dapat mengganggu produksi.

Demikian adalah ulasan tentang cuti lebaran 2018 yang akan di tambah 3 hari, yakni 1, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20 Juni 2018. dengan tujuan untuk mengantisipasi kemacetan yang selalu terjadi saat musim mudik.

Benarkah karyawan yang diberi waktu bermain bisa lebih produktif ?

Benarkah karyawan yang diberi waktu bermain bisa lebih produktif ?

Pertanyaan pada judul di atas memang sesuatu hal yang menarik untuk kita bahas, apalagi jika anda adalah seorang pimpinan perusahaan, manajer ataupun divisi HR yang sedang berupaya meningkatkan produktivitas karyawan.

Karyawan akan lebih produktif apabila diberikan waktu senggang untuk sekedar bermain karena memang aktivitas ini mampu menghilangkan jenuh.

2 faktor yang dapat membenarkan pernyataan diatas adalah karena kebanyakan pekerja sekarang berasal dari generasi millenial, dan juga Bekerja apabila dibuatkan grafik bisa seperti pelana kuda. Kadang bersemangat, kadang pula melorot.

Umumnya karyawan yang sedang merasa jenuh akan mengisi waktunya dengan melakukan aktivitas yang dapat menghibur dirinya, seperti bermain game, mendengarkan lagu, mengobrol, minum kopi, atau sekedar tidur sejenak untuk menghilangkan lelah.

Namun masih banyak perusahaan menganggap aktivitas di luar tugas-tugas dan pekerjaannya adalah hal yang tidak wajar, dan karyawan tersebut di anggap tidak serius dalam bekerja dan yang lebih parahnya lagi mereka dapat diberikan surat peringatan.

 

Namun pertanyaannya apakah benar seorang karyawan dapat lebih produktif jika diberikan waktu untuk bermain? Nyatanya benar!

 

The Huffington Post melaporkan, karyawan yang diberi kesempatan bermain di kantor juga menunjukkan peningkatan produktivitas. Laporan itu merilis hasil penelitian pendiri The National Institute for Play, Stuart Brown. Riset itu mengungkapkan, bagaimana kebiasaan bermain dapat membentuk pikiran, menciptakan kompetensi, dan menstabilkan emosi.

Dengan memberikan kesempatan karyawan untuk bermain justru akan menambah loyalitas mereka kepada perusahaan, membuat mereka dapat berpikir jernih, emosi terkendali, dan merasa nyaman di kantor yang berakibat pada peningkatan produktivitas mereka.

Dengan bermain atau mengerjakan aktivitas di luar tugas-tugasnya akan membentuk rasa percaya diri yang lebih kuat dalam pribadi karyawan tersebut.

Kepercayaan diri merupakan dasar dari hidup sehat karena didalamnya terdapat elemen-elemen positif seperti perhatian, sosialisasi yang sehat, kreativitas, dan lainnya. “Tak ada yang lebih mencerahkan pikiran selain bermain,”

Bermain juga dapat merangsang otak untuk tetap kreatif dikala stress melanda, dan bahkan dengan bermain pula karyawan bisa melihat masalah dari perspektif yang lain, serta menemukan solusi yang baru.

Dapat disimpulkan bahwa manfaat bermain secara umum dapat memperkuat tali silahturahmi dengan orang lain, menjauhkan diri dari perasaan kesepian, cemas, depresi dan terisolasi.

 

Jadi Perlukah Karyawan Di Berikan Waktu Bermain Saat Jam Kerja ? 

Sudah terbukti menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh pendiri The National Institute for Play, Stuart Brown. bahwa bermain mampu meningkatkan produktivitas karyawan. Hal ini mungkin perlu dipikirkan oleh perusahaan untuk membuat kebijakan waktu bermain disela-sela kesibukan mereka, Selain mengurangi stress nyatanya bermain di sela-sela bekerja juga memberikan manfaat lainnya sebagai berikut.

 

1. Meningkatkan fokus

Menurut C.Shawn bermain game terutama game action perang dan strategi akan mengalami peningkatan dalam penglihatan mereka, dan secara tidak sadar dengan bermain seorang pemain sudah melakukan aktivitas yang meningkatkan dan mempertajam fokus mereka.

 

2. Meningkatkan kemampuan berbahasa

Manfaat dari main game yang lainnya adalah dengan bermain video game seseorang juga secara tidak sadar telah mencoba belajar memahami bahasa asing dari game tersebut. Hal ini bagus buat orang tersebut baik itu untuk karyawan atau anak kecil, karena bisa memahami bahasa asing dan menambah kosakata.

 

3. Berpikir taktis dan strategis

Selain merangsang otak untuk bisa berimajinasi ternyata game juga mampu membuat pemainnya berpikir taktis dan terlatih untuk membuat strategi. efek dari bermain game ini juga akan terbawa ketika karyawan bekerja, karena sudah terlatih mencari solusi dalam tekanan untuk meraih kemenangan

Membangun perusahaan/tempat kerja dengan memanfaatkan teknologi digital

Membangun perusahaan/tempat kerja dengan memanfaatkan teknologi digital

Kemajuan teknologi di dunia ini bukanlah sesuatu yang bisa kita redam, karena kemunculan dan pembaharuannya akan terus ada dan berdatangan. Sebagai pengguna teknologi saat ini sebaiknya kita juga harus bisa memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif yang dapat menambah produktivitas.

Hal ini tidak terkecuali pada aktivitas atau sistem kerja di sebuah perusahaan yang menggunakan teknologi digital. Saat ini banyak perusahaan yang sudah memanfaatkan teknologi sebagai basis manajemen perusahaan mereka, baik itu manajemen SDM, adminstrasi, dan sebagainya.

Seperti yang kita amati bersama juga bahwa teknologi digital memudahkan manusia dalam mengerjakan tugas-tugasnya dengan lebih cepat nan akurat. Dan karena hal itu juga jargon “kerja cerdas bukan kerja keras” semakin meluas seiring perkembangan teknologi yang kini tidak hanya dapat membantu manusia dalam mengerjakan tugasnya tetapi sudah benar-benar bisa menggantikan manusia.

Tetapi yang perlu kita sadari juga terpaan kemajuan teknologi digital dalam semua lini kehidupan manusia juga merupakan tantangan, dan Bagi mereka yang bisa menjawab tantangan ini maka mereka akan bisa meraih kesuksesan.

Tips dalam menghadapi era persaingan baru ala teknologi digital agar dapat bersaing, kita harus bersikap reaktif dan proaktif dalam mengikuti semua perubahan. Untuk dapat membangun tempat kerja/linkungan kerja berbasis teknologi kita perlu mengidentifikasi elemen kunci dari tempat kerja digital yang sukses, dan mengambilnya dari sana.

 

Menghiring karyawan yang tepat

Mempekerjakan seseorang di lingkungan kerja digital, membutuhkan karyawan dengan keterampilan dan mampu beradaptasi dengan cepat. Dan sayangnya tidak semua orang dapat atau memiliki keterampilan untuk menggunakan alat teknologi digital.

Dan kemudian banyak orang yang tidak bisa atau kurang baik bekerja dalam sebuah tim, yang membuatnya kesulitan untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan orang lain. dan salah satu kunci sukses membangun perusahaan berbasis teknologi adalah membangun SDM yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Namun pekerja yang tidak pandai bersosialisasi yang biasa kita sebut introvert juga tidak menutup kemungkinan dapat memberikan peran yang besar dalam perusahaan. Dalam beberapa kasus pekerja introvert biasanya sangat dekat dengan teknologi digital, dari sana mereka bisa mengerjakan banyak hal. Dan bisa dikatakan juga bahwa tampat kerja digital sangat cocok bagi introvert yang mana pertemuan tatap muka sangat minim.

 

Lingkungan kerja dan relationship

 

Kolaborasi

Tempat kerja digital harus memiliki kerangka kerja kolaborasi. Kebanyakan orang saat ini bekerja bersama tanpa pertemuan tatap muka, jadi mereka perlu memiliki cara yang teratur untuk menghubungi anggota tim, berbagi data, bertukar pikiran, menemukan solusi, dan menyampaikan keputusan. Kerangka kerja kolaborasi juga merupakan cara yang baik untuk melacak kemajuan pekerjaan dan mempertahankan akuntabilitas.

fasilitasi karyawan anda dengan perangkat kolaborasi dan tekankan penggunaan secara konsisten untuk semua anggota tim dan manajemen.

 

Feedback

Banyak perusahaan sukses yang menepatkan feedback sebagai instrumen pengembangan mereka. Prinsip yang sama berlaku untuk sistem feedback bagi karyawan agar mereka tetap kompetitif dalam mempertahankan kinerja. Musyawarah dan memberikan feedback dengan karyawan secara berkala juga dapat meningkatkan manajemen SDM, dengan saling memberikan informasi perkembangan pekerjaan mereka.

 

Kebijakan

Sebagai karyawan atau pekerja perusahaan lebih baik bekerja dalan lingkungan yang terstruktur, sekalipun itu di lingkungan kerja digital.  Sementara itu walaupun fleksibilitas dan keterbukaan diberikan, kebijakan tetap sebagai pengarah di mana karyawan dan perusahaan bergantung untuk kesuksesan bisnis perusahaan. Serta pastikan juga anda membuat kebijakan dengan pertimbangan yang sangat matang untuk mencapai tujuan yang jelas.

 

Cloudbase Storage

Untuk membangun tempat kerja yang proper anda harus memudahkan karyawan mengakses berbagai data, file, atau dokumen untuk kebutuhan proyek. Hal ini menjadi penting mengingat peker di era digital membutuhkan kecepatan untuk mengambil data, anda bisa menggunakan jasa server seperti google drive dan Dropbox atau menyediakan server khusus yang dapat di akses oleh semua karyawan. Cloudbase storage sangat penting guna menjaga perusahaan berjalan secara efisien.

 

Terintegrasi

Salah satu hal yang paling membuat frustrasi bagi pengguna alat digital adalah ketika mereka tidak kompatibel satu sama lain dan tidak terintegrasi. Perangkat digital di perusahaan yang anda miliki harus saling bisa berkomunikasi satu sama lain, terutama CRM, sistem HR, dan data informasi. Ini akan membantu Anda menghindari kesalahan dan kegagalan ketika mentransfer data dari satu sistem ke yang lain, dan meminimalkan biaya Anda untuk menjalankan aplikasi.

 

Sosial Media

Ada waktu ketika perusahaan tidak menganjurkan para karyawannya bermain sosial media, namun terkadang sosial media dari karyawan anda dapat menjadi lahan promosi gratis untuk perusahaan. Dengan memanfaatkan sosial media di jalan yang benar maka seorang karyawan dapat lebih kredibel mempromosikan perusahaan atau produk bisnisnya di sosial media, Mengapa dikatakan lebih kredibel? hal ini di karenakan akun yang mereka gunakan adalah akun pribadi, sehingga terlihat seorang karyawan memiliki kebanggan terhadap perusahannya secara personal.

 

Fleksibiltas di era digital

Jadwal kerja dan tempat kerja yang fleksibel menjadi faktor utama untuk meningkatkan produktivitas pekerja yang berbasis teknologi digital. Kemajuan teknologi telah membuat pekerjaan dapat di seleasaikan di satu tempat menggunakan gadget dna jaringan internet.

 

Kesimpulan 

Membangun perusahaan atau tempat kerja berbasis teknologi digital bukan serta-merta hanya mengenai hardware dan software yang bagus, tetapi juga harus tetap fokus pada aplikator yang dalam hal ini adalam SDM. Orang-orang yang bekerja dengan peralatan canggih harus memiliki keterampilan dan pengetahuan tentang teknologi yang baik.

Kemudian adalah manajemen kerja yang baik, di era digital ini karyawan tidak harus bertatap muka hanya untuk bekerja sama, mereka bisa menggunakan platform seperti trello untuk berkomunikasi satu sama lain, dan SPV pun dapat memantau peningkatan kinerja mereka dari paltform tersebut. Kemudian gunakan elemen-elemen di atas sebagai panduan dalam membangun perusahaan berbasis teknologi digital yang sukses.

Tips meningkatkan produktivitas marketing/salesforce perusahaan anda

Tips meningkatkan produktivitas marketing/salesforce perusahaan anda

Cara meningkatkan produktivitas sales – Marketing/pemasaran dan penjualan adalah sebuah aktivitas yang dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan, dan juga faktanya tidak ada satu perusahaan/bisnis dimanapun yang mampu bertahan dan sukses tanpa meningkatkan penjualan produk atau jasa mereka.

Hampir semua perusahaan meningkatkan penjualan mereka dengan menggunakan salesman. Salesman/salesforce adalah bagian dari strategi upaya dari marketing guna meningkatkan penjualan produk.

Agar strategi marketing ini berhasil diperlukan salesman mampu berjualan dengan sangat baik. Diperlukan perencanaan yang matang untuk mengelola SDM yang bekerja sebagai salesman, diperlukan pelatihan dan product knowledge yang memumpuni agar konsumen tertarik kepada produk yang dijual.

Namun bagaimana cara meningkatkan produktivitas sales? agar bisa mencapai goal yang telah di targetkan oleh perusahaan? Berikut ini adalah beberapa tips dan cara yang bisa anda coba untuk meningkatkan produktivitas sales.

 

Cara Meningkatkan Produktivitas Sales

 

1. Mengorganisir tim sales dengan baik

Lihat kembali tim sales di perusahaan anda, apakah mereka sudah bekerja secara tim atau masih individual. Memberikan perhatian kepada tim sales sangatlah penting karena merupakan unjuk tombak dari perusahaan. buat mereka bekerja sebagai tim bukan perorangan, jangan bebankan target atau goal penjualan secara perorangan, tetapi buat itu sebagai target tim yang harus dicapai, setelah itu arahkan mereka. Dengan memberikan tanggung jawab kepada tim sales bukan kepada perorangan maka akan membuat mereka mampu berkompetisi dengan kompetitor sebenarnya, bukan kepada teman kerja.

 

2. Lakukan meeting internal tim sales secara berkala

Untuk menciptakan kekompakan dan kerjasama di dalam tim, perlu di adakan meeting internat tim sales secara berkala, guna memberikan laporan perkembangan, yang juga bermanfaat sebagai bahan evaluasi tim. Manfaat lainnya adalah tim sales bisa semakin kompak satu sama lain, dan SPV atau manajer dapat mengawasi mereka dengan intens.

Dalam cara meningkatkan produktivitas sales yang satu ini juga ada tipsnya, yakni sebaiknya jangan lakukan meeting terlalu lama cukup 45 menit dalam sekali pertemuan. Yang terpenting adalah kuantitas pertemuan ditingkatkan lagi, misalnya yang tadinya dalam seminggu hanya 2x, kini tingkatkan menjadi 4 atau 5x seminggu.

 

3. Efisensi waktu (kerja cerdas bukan kerja keras)

Zaman sudah modern dengan kemajuan teknologi informasi yang kita miliki saat ini, sangat memungkinkan kita bisa bergerilya melalui sosial media. Jangan terlalu memforsir kerja sales anda dengan menerapkan jam kerja yang lama, tapi berikan mereka kesempatan untuk beristirahat dan berpikir. dengan itu bisa saja inisiatif atau ide yang tidak biasa bisa muncul, yang berdampak pada penjualan.

Mempelajari segmentasi konsumen adalah upaya mengefisensi waktu, dengan mengenal target market maka kita bisa melakukan penawaran produk kepada orang yang tepat, di waktu yang tepat, dan juga menghemat energi.

 

4. Perhatian dari manajemen

Selain cara-cara di atas, yang perlu dikaji juga adalah perhatian manajemen kepada sales serta kepuasan akan  penghargaan. Ini bisa menjadi moral booster yang efektif bagi tim sales. Penjual diberikan apresiasi bila melampaui target yang tinggi, mendapat ucapan terima kasih kala mencapai target; diberikan bantuan dan pengarahan saat menghadapi  kesulitan; serta mengadakan pertemuan pribadi dengan pihak keluarga (anak/suami/istri), ada saat kebersamaan, dan tidak selalu formal.

Demikian adalah cara meningkatkan produktivitas sales yang paling mungkin perusahaan lakukan. Dari cara pertama hingga terakhir bisa kita tarik kesimpulan bahwa perhatian dan pelatihan yang diberikan manajemen kepada sales akan memberikan dampak yang sangat baik bagi sales.

Selalu semangati tim sales anda dengan pujian, hargai mereka dengan hadiah, kembangkan mereka dengan memberikan training skill secara berkala, pandang mereka bukan sebagai karyawan tetapi sebagai investasi SDM yang berpotensi membuat perusahaan sukses.

Ketergantungan kepada orang akan mengarahkan anda kepada ekspetasi dan ekspetasi mengarahkan anda pada depresi!

Ketergantungan kepada orang akan mengarahkan anda kepada ekspetasi dan ekspetasi mengarahkan anda pada depresi!

Judul di atas mungkin membuat kita tersadar dan bertanya kepada diri kita sendiri, “apakah selama ini saya secara tidak sengaja menggantungkan diri pada orang lain?“.

“Never get too attach to someone, because attachments lead to expectations and expectations lead to sufferin”. Kalimat tadi adalah sebuah peringatan bagi kita untuk bisa mandiri dan tidak tergantung pada orang lain, karena jika orang tersebut berdiri dan kita masih nyaman bersandar padanya, kita akan terjatuh.

Seorang yang sukses memberikan pesan kepada temannya tentang bagaimana caranya berada di puncak kesuksesan, pertama yang harus dilakukan adalah melepaskan beban agar tubuh lebih ringan dan mudah menanjak ke atas.

 

Lalu seorang temannya menjawab bahwa tidak ada beban atau tanggungan dalam hidupnya, dia tidak punya istri sudah pasti belum memiliki anak, tidak memiliki cicilan apapun, ataupun lainnya yang dapat menghambat dirinya untuk sukses dan kaya. tapi entah kenapa sampai sekarang dia belum bisa sukses.

Lalu orang yang sukses itu memberi himbauan kepada temannya bahwa terlalu bergantung kepada orang lain, juga akan menghambat dirinya untuk maju dan itu adalah beban yang sebenernya dalam kehidupan.

Terkadang kita harus bisa mandiri, menyelesaikan apa yang telah dimulai dengan sendirinya tanpa bantuan orang lain. karena hal tersebut membuat orang belajar mengenal dirinya sendiri, dengan secara tidak langsung membuat dirinya menjadi lebih baik.

 

Kemudian seorang temannya menyadari bahwa selama ini prestasi yang ia raih di perusahaan terlalu banyak campur tangan rekannya, sampai ia lupa belajar untuk menyelesaikan masalah dengan solusinya sendiri. Pada posisi ini sebenernya yang lebih di untungkan adalah rekannya, karena ia bisa belajar banyak dari masalahnya.

Tanpa disadari selama ini ia berjalan dan bergerak dalam tubuh seseorang, dia bukanlah dirinya lagi, tidak berjalan dalam kehendaknya, dan hidup dalam ambisi orang lain. Hingga pada akhirnya sadar bahwa ia tidak bisa selamanya hidup dengan bergantung kepada orang lain.

Setelah mendengar saran dari temannya dia pun diam untuk merenungkan diri, dalam hatinya ia bertanya “sejak kapan saya bergantung kepada orang? apakah selama ini saya hanya takut mencoba untuk menyelesaikan segalanya sendiri? padahal dulu pun saya tidak tahu dia bisa membantu saya atau tidak”

 

Setelah ia merenungkan segalanya, dan mengintrospeksi dirinya sendiri dan mencoba memberanikan diri untuk menyelesaikan masalah dengan sendirinya dengan mengambil tanggung jawab penuh. ia pun berhasil dan ternyata hasil yang di dapat sama baiknya.

Terkadang selama ini kita tidak tahu apa yang telah membelenggu kita dan menjadi penghambat adalah ketergantungan diri kita kepada orang lain. Tidak lagi mengedepankan logika melainkan emosi saat bekerja, mudah depresi, cepat menyerah hingga mudah meminta pertolongan.

Tantanganlah yang membuat diri kita menjadi lebih kuat, bukan orang lain. Berhenti menjadi ranting karena itu akan mudah patah, tapi jadilah pohon yang besar yang bisa meneduhkan apapun dibawahnya.

 

Dari judul di atas kita bisa kembali belajar dan introspeksi diri sendiri, bahwa menjadi mandiri dan bekerja sama itu sama penting, tetapi jangan sampai kita hanya bergerak atas kehendak orang, tapi berusahalah memberi manfaat dan terobosan yang membawa anda dan tim bisa maju.

Jangan pernah takut gagal hanya karena tidak yakin pada diri sendiri, karena kegagalan bersahabat dengan kesuksesan jadi kenali kegagalan agar bisa meraih kesuksesan.

Copyright © 2026 PayrollBozz HRIS Indonesia