Pengertian HRD, HRM, dan HCM, dan apa perbedaannya ?

Pengertian HRD, HRM, dan HCM, dan apa perbedaannya ?

Pengertian HRD, HRM, dan HCM - Mungkin kita sering mendengar istilah-istilah seperti HRD, HRM, dan HCM dalam bagian personalia, namun banyak dari kita yang masih kurang paham dan perbedaan antara ketiganya. Hal ini penting untuk anda ketahui apalagi jika anda berada dalam bagian kepegawaian dalam perusahaan. Pada artikel kali ini payrollbozz akan memberikan pengertian dari HRD, HRM, dan HCM serta perbedaannya satu sama lain.

 

Pengertian HRD, HRM, dan HCM dan perbedaannya

 

HRD (Human resource development)

HRD adalah sebuah divisi yang menjalankan perencanaan strategis sumber daya manusia atau ketenagakerjaan (HR planning) yang meliputi budgeting, penilaian SDM, seleksi dan perekrutan, penerima dan pemberhentian karyawan, pengembangan karir, pengelolaan organisasi, performance management, pensiun, industrial relationship, training, dan pengembangan sistem.

Dengan demikian fungsi atau fokus HRD adalah pada pengembangan SDM atau karyawan di dalam sebuah perusahaan serta memastikan segala kebutuhan karyawan seperti jaminan kesehatan dan lainnya sudah terpenuhi. Keberadaan divisi HRD tentu sangat krusial di dalam perusahaan, institusi dan organisasi.

 

HRM (Human resource information management)

Berbeda dengan HRD yang menjalankan fungsinya sebagai master plan ,HRM lebih kepada memfasilitasi karyawan untuk mendukung kinerja mereka. Memastikan bahwa segala kebutuhan karyawan dapat terpenuhi, dan juga memastikan bahwa karyawan dapat hidup sejahtera. HRM memfasilitasi karyawan demi mencapai tujuan perusahaan.

Secara garis besar HRM merupakan strategi atau rangkaian langkah-langkah dan pendekatan untuk mengelola atau menggunakan sumber daya manusia (SDM) untuk mencapai suatu tujuan/goals yang ditetapkan perusahaan/organsasi.

 

HCM (Human capital management)

 

Human capital management hanya memiliki sedikit perbedaan dengan HRM yang memiliki fungsi memfasiltiasi segala kebutuhan karyawan untuk mencapai tujuan perusahaan atau organisasi. HCM memandang bahwa sumber daya manusia adalah aset berharga untuk perusahaan, yang apabila dikembangkan dan dimanfaatkan dengan baik akan sangat menguntungkan bagi perusahaan. HCM memberi perhatian lebih ke kemampuan SDM yang mana nantinya skill atau kemampuan ini akan dikembangkan dengan cara training, pendidikan dan lain-lain.

Segala aktivitas dan subsistem dalam manajemen SDM diperhatikan secara baik dan proporsional sesuai strategi perusahaan. kesimpulannya adalah HCM fokus kepada strategi pengembangan SDM untuk menciptakan value yang dipakai untuk mencapat strategi bisnis yang efektif dan efisien.

Perbedaan dari HRD, HRM, dan HCM terletak pada fokus terhadap tujuan dan sudut pandang terhadap SDM, namun ketiganya memiliki kesamaan yakni menangani dan juga mengelola SDM sebaik mungkin agar bisa memnuhi kebutuhan perusahaan. Demikian adalah pengertian singkat tentang HRD, HRM, dan juga HCM, yang masing-masing memiliki manfaat dan keuntungan yang berbeda.

7 Alasan Worth it yang mengharuskan HRD pindah dari Spreadsheet ke sistem HRIS

7 Alasan Worth it yang mengharuskan HRD pindah dari Spreadsheet ke sistem HRIS

Sudahkan anda mendengar sebuah perusahaan besar pembangkit tenaga listrik asal kanada yang merugi akibat kesalahan saat “copy-paste” spreadsheet excel ? Yap, perusahaan pembangkit tenaga listrik itu bernama Transalta. Transalta mengalami kerugian sebesar 24 juta dollar Amerika akibat human error di tahun 2017 ini.  Berita tadi bisa anda temukan disini.

Kesalahan atau error pada spreadsheet sering ditemukan akibat beberapa faktor, karena human error, overload data, sampai resiko komputer yang error. Kehilangan data seperti yang di alami Transalta bukan lah yang pertama, kerugian yang besar seperti itu bisa menimpah perusahaan manapun, karena resiko penggunaan spreadsheet saat ini terlalu banyak.

Ini juga yang menjadi alasan anda sebagai HRD untuk memutuskan beralih ke sistem HRIS yang lebih baik, dengan mekanisme yang jauh lebih aman di bandingkan dengan spreadsheet. Salah satu alasan mengapa HRD perlu mempertimbangkan untuk pindah ke sistem HRIS adalah kompleksnya permasalahan manajemen SDM saat ini. selain permasalahan kompleks pada manajemen HR ada 7 alasan krusial lainnya yang mengharuskan anda untuk pindah ke sistem HRIS.

 

7 Alasan Worth it mengapa anda perlu pindah ke HRIS Systems

1. Data kloning terlalu banyak sehingga sulit menentukan yang valid

Untuk melakukan pengamanan data anda bisa saja mengcopy file ke banyak tempat, tapi masalah timbul ketika file master di ubah dan yang lain tidak mengikutinya. Kloning data yang banyak dan tersebar akan menyulitkan pencarian data yang valid dan update, tidak hanya itu potensi manipulasi data juga akan semakin besar.

 

2.  Mengirim file atau laporan membutuhkan waktu

Ketika karyawan ingin meminta laporan absensi mereka selama satu atau beberapa bulan kebelakang, siapkah HRD mencarikan data mereka dan mengirimkannya via email atau mmengeprintnya di kertas ? kegiatan ini sudah tidak lagi efektif untuk dilakukan, biarkan sistem HRIS yang mengerjakan hal tersebut. Dengan data yang terintegrasi dan tersimpan di server semua pengguna bisa melihat data informasi tentang mereka, yang tertata dengan rapih.

 

3. Resiko kehilangan data besar

Bayangkan berapa besar kerugian perusahaan ketika daftar gaji, pajak, dan asuransi karyawan hilang ?. Resiko kehilangan data saat anda menggunakan spreadsheet sangatlah besar, mulai dari hardisk rusak, komputer error, atau proses pemindahan data yang error, dan errornya tidak bisa dideteksi. Dengan menggunakan sistem HRIS yang menaruh semua berkas pada penyimpanan Cloud akan jauh lebih aman dari resiko kehilangan.

 

4. Aktivitas tidak bisa di deteksi

Manipulasi data pada spreadsheet sering sekali kita temukan, tidak heran karena memang keamanan di lembar spreadheet kurang memadai. Dan walaupun manipulasi data dapat ditemukan namun rekam jejak atau aktivitas tidak bisa diketahui. Hal tersebut tidak akan terjadi jika menggunakan sistem HRIS yang memang segala aktivitas pada program dapat di deteksi, dan tidak semua data informasi bisa di akses hanya orang-orang tertentu dengan otoritas tertentu yang bisa mengakses data.

 

5. Lebih terorganisir dengan Sistem HRIS 

Setiap perusahaan memiliki informasi tentang sumber daya mereka masing-masing, belum lagi aktivitas adminstrasi seperti pengajuan, transisi karir dan lainnya akan menambah daftar informasi perusahaan. Apabila semakin menumpuk dan tidak segera di organisir maka bisa menimbulkan maslaah. HRIS (Human resource information systems) akan membantu perusahaan dalam melakukan tata laksna dan tata kelola data perusahaan dengat baik, secara otomatis.

 

6. Bisnis perusahaan

Mungkin sepintas antara bisnis dan spreadsheet tidak memiliki kaitan satu sama lain. Namun sebenernya spreadsheet atau sistem adminstrasi yang anda gunakan sangat berpengaruh pada kelancara bisnis perusahaan. Sistem adminstrasi mempengaruhi manajemen HR, manajemen HR mempengaruhi kinerja karyawan, dan kinerja mempengaruhi produktivitas. Produktivitas yang di hasilkan karyawan sangat berpengaruh pada bisnis dan kemajuan perusahaan. Itulah sebabnya pengelolaan SDM dengan sistem yang baik akan membantu perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya.

 

7. Pengelolaan data SDM terpusat

Bagi anda yang memilki cabang-cabang perusahaan di wilayah yang berbeda, tetap bisa melakukan pengontrolan dan pengelolaan secara terpusat dengan menggunakan sistem HRIS. dengan fitur-fitur yang ada pada software HRIS akan membantu divisi HR dalam mengetahui perkembangan karyawan bahkan juga mengatur karir transisi pada kantor cabang lain.

Demikian adalah 7 alasan yang tepat untuk perusahaan hijrah dari spreadsheet manual ke sistem HRIS, hal ini layak perusahaan lakukan mengingat persaingan bisnis saat ini dan kedepannya membutuhkan kecepatan dan keakuratan. Tunjang perkembangan dan kemajuan perusahaan dengan menggunakan software HRIS Payrollbozz.

Copyright © 2026 PayrollBozz HRIS Indonesia