Tips untuk Perusahaan, Begini Cara Mengontrol Biaya Lembur yang Tinggi

Tips untuk Perusahaan, Begini Cara Mengontrol Biaya Lembur yang Tinggi

Perusahaan adalah suatu badan organisasi bisnis yang menghasilkan produk berupa barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat, serta memperoleh penghasilan untuk kemakmuran pemegang saham dan pelaku kepentingan. Dalam suatu kegiatan usaha, terdapat sebuah target yang diterapkan. Untuk mencapainya, terkadang diperlukan lembur bagi para karyawan. Cara mengontrol biaya lembur yang tinggi sangat penting untuk memadatkan anggaran perusahaan. Biaya lembur tersebut hendaknya disesuaikan dengan anggaran yang tersedia.

 

 

Efektivitas Anggaran dengan Cara Mengontrol Biaya Lembur yang Tinggi

Pengalokasian dana perusahaan untuk kegiatan lembur, harus dirinci sedemikian rupa agar benar-benar efektif. Beberapa langkah memang diperlukan untuk mengatasi biaya lembur yang tergolong tinggi. Biaya lembur yang tinggi tersebut dikarenakan adanya biaya konsumsi, listrik, dan operasional lainnya. Akumulasi keperluan untuk lembur, sangat banyak dan tergolong tinggi. Berikut ini adalah beberapa cara mengontrol biaya lembur yang tinggi dan sesuai dengan anggaran belanja perusahaan.

 

1. Efektivitas Lembur

Cara pertama pelaksanaan program lembur yang optimal dengan biaya terkontrol, dapat dilakukan melalui efektivitas. Program efektivitas lembur dapat menekan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Bagian keuangan dapat mengontrol biaya dengan perencanaan anggaran yang efektif bagi perusahaan. Langkah yang diperlukan untuk menghasilkan kegiatan lembur yang efektif adalah dengan peningkatan produktivitas, penetapan deadline kerja, serta pemberian fasilitas yang memadai. Apabila ketiga langkah tersebut dilakukan oleh perusahaan, maka dapat menimbulkan sistem dan sinergi yang optimal.

 

2. Pengarahan Kinerja

Pengarahan kinerja kepada para karyawan merupakan cara mengontrol biaya lembur yang tinggi, di mana sistem kerja yang tepat sasaran, runtut, dan sistematis, sangat membantu untuk meminimalisir anggaran. Penjelasan urutan kerja untuk masing-masing karyawan yang lembur, dapat mengatasi adanya kerancuan. Jika job deskripsi sesuai dengan tujuan, maka dapat mengurangi waktu untuk mengoreksi. Hal tersebut dapat menghemat biaya.

 

3. Meminimalisir Konsumsi

Konsumsi sangat dibutuhkan untuk menunjang energi bagi setiap karyawan dalam menjalankan tugasnya. Konsumsi ini merupakan indikator kebutuhan yang membutuhkan dana tersendiri. Penyaluran dana konsumsi dapat diminimalisir guna menjaga keuangan perusahaan. Konsumsi yang berlebihan belum tentu memperoleh umpan balik dari karyawan berupa pelaksanaan tugas yang efektif.

 

4. Menerapkan Kontrol Kegiatan Lembur

Setiap kegiatan memerlukan kontrol untuk menjaga keberhasilan kegiatan secara tepat dan efektif. Dengan demikian, kegiatan lembur juga memerlukan kontrol agar kinerja setiap SDM terkondisi dengan baik. Sistem kontrol yang dilaksanakan perusahaan tersebut dapat menjadikan program lembur berhasil secara optimal dalam waktu yang tidak terlalu lama, sehingga menghemat pengeluaran sebagai sarana lembur.

Cara mengontrol biaya lembur yang tinggi dapat dilakukan dengan pencapaian target melalui sistem lembur yang disertai dengan pengontrolan secara berkala. Langkah ini dapat diterapkan dengan perlakuan yang tepat, di mana kontrol tersebut dalam batas wajar dan tidak mendoktrin karyawan, sehingga menghindari timbulnya konflik.

Sistem lembur yang diterapkan perusahaan dengan tujuan mencapai target, mengatasi masalah, ataupun peningkatan kinerja, merupakan suatu hal yang memerlukan biaya tambahan. Setiap kegiatan termasuk lembur harus disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan. Penyesuaian tersebut bertujuan untuk mengontrol anggaran, sehingga tidak membengkak dan tidak memangkas anggaran untuk pelaksanaan kegiatan lain.

Biasanya, biaya lembur membutuhkan biaya tinggi untuk memberi kompensasi lembur bagi para karyawan yang terlibat di dalamnya, sehingga dibutuhkan anggaran lebih. Cara mengontrol biaya lembur yang tinggi tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan beberapa cara yang telah disampaikan di atas, sehingga tercipta kinerja yang efektif dan efisien, sesuai yang diharapkan perusahaan, dengan anggaran yang terkontrol.

Entrepreneur Muda Indonesia yang Bisa Sukses Dibawah Umur 25 Tahun

Entrepreneur Muda Indonesia yang Bisa Sukses Dibawah Umur 25 Tahun

Menjadi enterpreneur yang memiliki cita-cita untuk sukses memiliki banyak stereotip yang sulit dihilangkan. Diantaranya adalah anggapan jika kesuksesan itu sulit dicapai dan perlu modal yang sangat besar. Namun, entrepreneur muda Indonesia berikut ini menghapuskan pendapat tersebut. mereka berhasil menjadi pengusaha dengan bisnis yang dibangun sendiri, serta modal dan usaha yang benar-benar dilakukan dari nol. Uang tidak lalu jatuh dari langit bukan? Mereka membangun semuanya sedikit demi sedikit, mulai dari relasi hubungan, bisnis, hingga pengembangannya. Bahkan tidak seidkit yang membangunnya atas dasar jiwa sosial dan kepedulian terhadap sesama. Dari kepedulian tersebut para entrepreneur muda ini mendapat bonus berupa omset ratusan juta.

 

 

5 Enterpreneur Muda Indonesia

Menjadi entrepreneur muda Indonesia, bagaimana rasanya? Apakah banyak yang harus dikorbankan? Atau malah yang dibutuhkan hanya kerja keras dan ketekunan? Inilah 5 enterpreneur dengan usia di bawah 25 tahun dan kisah mereka tentang usaha yang mereka bangun.

 

1. Hafiza Elfira

Gadis berhijab dengan usia yang masih 22 tahun ini membangun yayasan dan menjadi sosialpreneur yang sukses. Dara ini memberdayakan ibu-ibu yang menderita penyakit kusta untuk bisnis jilbabnya. Bekal ketrampilan ibu-ibu tersebut dalam manik-manik diberdayakan. Di bawah naungan yayasan gadis ini yaitu Nalacity Foundation, ibu-ibu tersebut terlibat langsung sebagai penjahit manik-manik pada jilbab yang menjadi lahan bisnisnya. Jiwa sosial dan rasa kepedulian yang tinggi ini membuatnya dianugrahi sebagai salah satu dari 10 enterpreneur muda sukses oleh beberapa pihak. Omsetnya bahkan mencapai ratusan juta per bulan.

 

2. Victor Giovan Raihan

Meracik sendiri minuman unik berupa fermentasi dari teh dan susu, remaja yang berusia 18 tahun ini menjadi salah satu entrepreneur muda Indonesia. Produknya yang khas dan orisinal ini dinamai Teh Kempot, dan dijajakan di outlet-outlet yang dikelola oleh pihak mitra dari pemuda ini. Omsetnya tidak tanggung-tanggung, karena sekarang bisnisnya masih terus dikembangkan. Bahkan dia melebarkan sayap dengan terjun ke dunia kuliner dan membuka outlet bakso. Penjualannya hanya memakai booth berupa gerobak dan produknya dihargai Rp 2000 hingga Rp 2500 saja. Hebat bukan?

 

3. Andi Nata

Pemuda yang satu ini membuka usaha berupa jasa masakan untuk aqiqah. Itu baru awalnya saja. Dengan kegigihan dan keuletannya, hotel besar seperti Four Season pun berhasil ditembusnya. Omset ratusan juta rupiah per bulan terus mengalir dengan lancar ke kantongnya. Sulit dipercaya jika mantan mahasiswa UI ini mengaku tidak bisa memasak pada awalnya, namun nekat membuka bisnis di bidang kuliner.

 

4. Lambertus Darian

Pemilik resto Sop Iga Bakar ini belum juga genap 25 tahun, namun semangat berbisnisnya bukan main. Meskipun pernah ditipu dan mengalami kerugian akibat bencana tersebut, dia pantang menyerah hingga akhirnya bisa seperti sekarang ini. Selain bisnis kulinernya, dia juga membuat bisnis cairan pembersih kamar mandi dan menjadi motivator.

 

5. Yasa Paramita Singgih

Di kala teman-teman sebayanya mendambakan barang-barang bermerek, remaja ini membangun bisnis di usia 15 tahun demi membanggakan dan membahagiakan kedua orang tuanya. Meski pernah tertipu, namun sekarang entrepreneur muda Indonesia ini adalah pemilik toko online Men’s Republic dan juga pemilik café.

Generasi yang luar biasa bukan? Tidak banyak remaja dan pemuda yang mau bersusah payah seperti mereka di zaman sekarang. Namun demikian, lihatlah hasil yang mereka dapatkan. Meski memiliki omset jutaan, mereka tidak lantas terlena dan malah menjajal segmen lain. Benar-benar pantas dengan julukan entrepreneur muda Indonesia yang sukses.

Tax Amnesty Indonesia Yang Di Atur Dalam UU

Tax Amnesty Indonesia Yang Di Atur Dalam UU

Tax amnesty adalah pengampunan atau penghapusan pajak yang dimiliki yang seharusnya menjadi pajak terutang atau pajak yang belum dibayar. Pengampunan yang dilakukan adalah terbebasnya wajib pajak dari sanksi administrasi yang ada. Selain itu, wajib pajak juga akan terbebas dari sanksi pidana yang mungkin terjadi di bidang perpajakan. Pengampunan dapat dilakukan dengan syarat wajib pajak melakukan pengakuan terhadap harta yang dimiliki dan membayar tebusan.

Besaran uang tebusan tax amnesty pajak diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2016 Tentang Pengampunan Pajak. Persentase uang tebusan dibagi menjadi 3 periode tax amnesty yang akan semakin tinggi bila terjadi penundaan pelaporan. Periode pertama dimulai 1 Juli 2016 hingga 30 September 2016. Periode kedua dimulai pada 1 Oktober 2016 hingga 31 Desember 2016. Dan untuk periode ketiga dimulai pada 1 Januari 2017 hingga 31 Maret 2017.

 

 

Latar Belakang Diberlakukan Tax Amnesty

Pembangunan di Indonesia didanai oleh berbagai sector yang menjadi pemasukan Negara. Indonesia bisa saja melakukan utang luar negeri untuk melakukan pembangunan. Namun demikian, akan lebih baik bila dana diambil dari harta Warga Negara Indonesia yang masih banyak berada di luar negeri. Selain mendapatkan dana dari tebusan yang dibayarkan, negara akan mendapatkan dana dari perpindahan harta WNI ke dalam negeri pasca tax amnesty diberlakukan.

Tax amnesty adalah jawaban dari pemenuhan kebutuhan dana pembangunan jangka pendek dan jangka panjang. Tingkat kepatuhan membayar pajak yang rendah bisa di dongkrak dengan berlakunya tax amnesty yang akan meningkatkan jumlah pajak dan wajib pajak terdaftar. Selain itu, dengan akan dijalankannya keterbukaan informasi perbankan. Tax amnesty menjadi langkah awal untuk wajib pajak memulai ketaatan membayar pajak.

 

 

Sejarah Dan Perkembangan Tax Amnesty Di Indonesia

Tax amnesty adalah bukan hal baru bagi negara Indonesia karena pernah diberlakukan sebelum tahun 2016. Diawali pada tahun 1964, dimana dibutuhkan “dana revolusi” yang tidak sedikit, maka kebijakan tersebut diberlakukan. Saat itu dari tax amnesty dapat mengumpulkan dana sebesar 12 milyar rupiah yang bisa dikatakan dibawah target. Hal itu terjadi karena banyaknya pungutan yang menimbulkan kemampuan wajib pajak untuk membayar pajak menurun.

Kemudian pada tahun 1984, kembali pemerintah menerbitkan tax amnesty untuk kedua kalinya. Tax amnesty kali ini merubah system penghitungan pajak yang berlaku sebelumnya. Penghitungan official assessment (besaran pajak dihitung oleh kantor pajak) dirubah menjadi self assessment (besaran pajak dihitung sendiri oleh wajib pajak). Program tax amnesty 1984 yang merupakan amnesty pajak kedua mengalami kegagalan karena system pajak yang belum terbangun dengan baik.

 

Lalu, dengan UU Nomor 11 Tahun 2016 pemerintah mengesahkan UU amnesty pajak. Tujuan tax amnesty adalah untuk menggalang dana pembangunan Indonesia. Selain itu, dengan membuat aturan sekelas UU, pemerintah dinilai serius dalam memperbaiki system perpajakan yang selama ini belum tertata dengan baik. Dengan membangun system yang baik, diharapkan pemasukan dari sector pajak akan meningkat pesat dan dengan sendirinya akan mengurangi pemasukan dari utang luar negeri.

Dengan terbitnya UU amnesty pajak, diharapkan system perpajakan Indonesia akan menjadi lebih baik. Tax amnesty dengan slogan “ungkap, tebus, lega” selain menambah pemasukan pajak, juga diharapkan akan menambah kesadaran masyarakat akan pentingnya pajak bagi pembangunan Negara. Tax amnesty adalah momentum yang diharapkan mampu mereformasi kebijakan dan system perpajakan nasional menjadi lebih baik sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat di setiap lapisan.

 

 

Deskripsi: Tax amnesty adalah sebuah kebijakan pengampunan pajak yang dipayungi oleh UU Nomor 11 Tahun 2016. Aturan ini memungkinkan masyarakat terbebas dari sanksi pajak dengan membayar tebusan.

Small Business Ideas for You to Be Planning to Retire in the Near Future

Small Business Ideas for You to Be Planning to Retire in the Near Future

Often, people who are nearly at the retirement time worry about themselves, how to support themselves when they have been retired? But, starting a small business or sideline business may be one way to make your stay ‘alive’ and busy. And of course, a business planning idea will help you make a little more income. However, to choose exactly the right small business is also a matter. It is important to choose the right business if money is your concern.

You can have a choice like opening a restaurant or a food stall, but it is actually a very bad idea. It requires your time more, more or less 60 hours. And this is of course not a small business since it will take much of your time and you will feel like not in the retirement time. So, here are some examples of small business planning after retiring you can consider.

 

 

Small Business Planning for You Who Will Retire in the Near Future

 

1. Pet Care

Pet does matter. People who love animal will put their concern on their pet so much. So, if you love some pets such as cat, dog, parakeet, etc, this small business is the right one for you. Some people need to go for a business or whatsoever, and they need to leave their pet alone. Dog, for example, need a little walk when being left by the master. So, you can open a small business in looking after the pets. This business is good since it requires a little more than other business card and some good word of mouth as well as social media activities.

 

2. Selling Good Old Stuff

Another business plan for retire people is selling the old stuff which is still good. Whether you love keeping and collecting some things, this is the time to share to others. But, don’t sell the good stuff you have like a garage sale. You need to be wise in grouping the stuff you have and then sell the stuff by season. By doing this, you business planning idea will work since you will be sure to have better sale as you could target the particular need of some people in the season which you are selling the good old stuff.

 

3. Buying Property to be Rented

Another business planning idea for you who nearly get retired is buying a property to be rented. The rental income is said as pure and passive income. You can outsource routine maintenance work in the rental property to the others. If you own the resources, of course, you could buy property. You can make use of the package of retirement to fund the mortgage. It requires little maintenance since you only need to check and visit monthly at most.

So, those are some small business which you can consider in your old times. They require less time, but the income will be guaranteed. From having a pet care business to buying a property to rent, which business you choose best?

 

 

Description: Business planning idea needs someone in expert to be the advisor. So, maybe you can list some option and your budget then consult it with a business consultant.

7 Cara Kreatif Untuk Memecahkan Masalah Dalam Pekerjaan

7 Cara Kreatif Untuk Memecahkan Masalah Dalam Pekerjaan

Pekerjaan pada dasarnya adalah dunia yang penuh dengan tantangan dan masalah. Masalah bisa bermacam-macam bentuk dan jenisnya. Diantaranya masalah yang terkait dengan pekerjaan, misalnya kurangnya pengetahuan kita terhadap apa yang kita kerjakan. Atau masalah yang menyangkut relasi personal di kantor. Semua masalah tersebut tentu punya cara memecahkan masalah yang berbeda-beda.

Agar masalah tidak berlarut, setiap masalah harus segera diselesaikan. Jika tidak, bukan hanya Anda secara pribadi yang akan dirugikan. Namun, perusahaan, bahkan keluarga Anda di rumah bisa terkena imbasnya. Karena masalah dalam pekerjaan tidak hanya merusak mood, namun juga mengurangi produktivitas dan kualitas kerja. Nah untuk mengatasinya, berikut ada 7 cara kreatif untuk memecahkan masalah dalam pekerjaan.

 

 

1. Jangan Ragu Bertanya

Jika Anda menemukan hal yang sulit terkait pekerjaan Anda, jangan pernah ragu untuk bertanya. Diam dan mencoba memecahkan kesulitan pekerjaan sendiri bukanlah solusi yang tepat. Apalagi jika itu adalah kerja tim. Jadi, bertanyalah bagaimana cara memecahkan masalah jika Anda memang belum menguasai suatu hal dalam pekerjaan Anda. Percayalah, rekan-rekan Anda pasti akan dengan senang hati membantu.

 

2. Jadikan Hal Baru Sebagai Tantangan

Harus diakui bahwa terkadang apa yang dipelajari di bangku kuliah berbeda kenyataannya saat di dunia kerja. Jika Anda baru mulai bekerja, mungkin Anda butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan dunia baru tersebut. Agar mental Anda tidak melorot, cara gampang mengatasi masalah adalah jadikan hal baru dalam dunia kerja Anda sebagai tantangan. Jangan jadikan sebagai beban.

 

3. Buat Catatan Pribadi

Terkadang, ketika sudah bekerja kita lupa mencatat hal-hal penting dalam pekerjaan kita. Termasuk setiap tantangan, hambatan dan kemajuan yang telah berhasil kita capai. Cobalah untuk membuat catatan pribadi atas kerja-kerja Anda sendiri. Termasuk apa saja masalah yang Anda hadapi serta cara memecahkan masalah yang tepat. Dengan demikian, Anda bisa melihat dengan baik persoalan dan pemecahannya.

 

4. Dokumentasi

Tahukah Anda banyak masalah pekerjaan timbul karena kurang cermatnya kita dalam mendokumentasikan pekerjaan kita? Walaupun di rumah atau dalam kehidupan pribadi Anda adalah orang yang cukup “berantakan”, namun di dalam pekerjaan sebaiknya tidak. Selalu dokumentasikan dengan benar semua tahapan dalam pekerjaan Anda. Selain menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran, dokumentasi bisa memberi Anda petunjuk memecahkan masalah.

 

5. Hubungan yang Professional

Masalah di tempat kerja yang sering dialami banyak orang adalah hubungan antar personal yang kurang baik. Jatuh cinta, iri, benci, bisa berubah menjadi fitnah, saling menjatuhkan atau menelikung. Cara memecahkan masalah yang berkaitan dengan hubungan personal mudah saja. Yaitu pastikan Anda selalu professional dalam menjalin relasi dengan teman, bos dan siapapun di kantor Anda.

 

6. Teamwork

Berikutnya, adalah menjalankan kunci kesuksesan dalam pekerjaan, yaitu teamwork. Ingatlah, Anda tidak bekerja sendirian. Hindari perilaku one man show. Fokuslah pada kerja tim, yang saling sinergi, bahu-membahu dalam melaksanakan tugas dan mengatasi masalah. Ingatlah, sepintar-pintarnya Anda, akan lebih baik jika Anda tetap bekerjasama dan mengerahkan energy kerja yang positif dari rekan-rekan Anda.

 

7. Jangan Tunda Masalah

Masalah personal maupun masalah terkait pekerjaan, jika Anda mengalami, maka segera selesaikan. Jangan tunda masalah. Jika Anda butuh mediasi, bertanya, konsultasi, waktu untuk belajar, hingga pertolongan dari bos atau rekan-rekan Anda, lakukan. Menunda penyelesaian masalah akan membebani kerja dan membuat Anda tidak produktif. Hal ini juga berpengaruh pada kualitas pekerjaan Anda.

Nah, 7 cara memecahkan masalah secara kreatif dalam pekerjaan diatas sebetulnya mudah untuk dilakukan bukan? Kuncinya adalah, agar pekerjaan Anda lancar, memiliki kemajuan yang pasti dan pesat, jangan ragu untuk selalu belajar. Kita tidak bisa tiba-tiba pandai, expert, piawai dan disukai banyak orang. Semua tentu butuh kerja keras dan proses yang tidak sebentar. Namun yakinlah selalu bahwa dengan kesungguhan Anda bisa mengatasi semua masalah.

 

 

Deskripsi: 7 cara memecahkan masalah secara kreatif dalam pekerjaan diantaranya; bertanya, dokumentasi, catatan pribadi, teamwork, professional, serta jadikan hal baru sebagai tantangan.

7 Simple Things You Can Motivate Yourself

7 Simple Things You Can Motivate Yourself

Although you are assumed as the ones who are capable of running in multitasking mode, nobody concludes that you are a robot. Here human is different from the other things. Sometimes you want for a moment to take a break while there are many unfinished things to do. There are a plenty of deadlines which you should complete and sometime can make you feel stressed. However, life must go on. No matter what happens you should keep yourself to run steadily. Thus, it is meaningful to know the ways how to motivate yourself.

 

 

Things to Boost Your Motivation

 

1. Taking a break

You probably can rush your time to work on many things and get your target immediately. However, the quality of your works can be the second aspect. In this case, it is better for you to take a break for a while to return you to find your optimal performance.

 

2. Sharing the good of you

Another way how to motivate yourself is to share what you have already done in good ways. As the result, your surrounding people are likely to appreciate in positive responses. Thus, you will obtain more power to go on the future achievements. The benefit of this tip is to inspire your surrounding people to do the same way.

 

3. Remembering your death

As you remember about that day, you simply remember about what you have done. You probably also question how many legacies you have already resulted. The sharp point here is whether you have been a beneficial person or not. Some people even plan their death for the purpose of maximizing their time for the positive things.

 

4. Celebrating the little champion

To celebrate your win also means that you are the person who wants to share the happiness with your surrounding people. Many executives in the great companies implement this simple tip to motivate yourself to obtain the support from the working partners and inspire them to collectively achieve the corporate goals. Thus, there will be more people who feel happy.

 

5. Arrange the realistic list of to-do

The next way how to motivate yourself is closely related to the realistic plan. Some people feel much obsessed as they are asked to enlist their wishes. In fact, everyone is different and you should achieve them step by step. In arranging the plan, it is better for you to be realistic. With the realistic setup, it is possible for you achieve them and then you will be more motivated to run for the other target. It is likely to be the wise way how to motivate everyone.

 

6. Set yourself free

It is not wise to compare your achievements from the others. What you have already achieved by bursting out everything that you own will be pointless as you always try to compare with your neighbors. Everyone has already known that your plan can be as not good as you implement and the reality is not always as bad as you think. You are the one who knows you how to be motivated.

 

7. Think positive

As you decide to wake up an earlier, you may not perceive that it decreases your sleep time. In fact, you have more time to deal with your productive activity. Suppose you wish to be different, your real action can contribute to the significant result which is the necessary thing that you have got to do.

 

 

Description: It is necessary for you to consider some simple ways to turn yourself to be always motivated. The following tips how to motivate you can be meaningful to practice.

Perlindungan hukum bagi pekerja wanita di indonesia, apakah sudah layak?

Perlindungan hukum bagi pekerja wanita di indonesia, apakah sudah layak?

Membahas mengenai perlindungan hukum bagi pekerja wanita di Indonesia memang sangat menarik. Bagaimana tidak, seperti yang Anda ketahui bahwa sejak dahulu wanita di Indonesia selalu aktif dalam ketenagakerjaan.

Sayangnya banyak sekali wanita yang mengalami tindakan diskriminatif dan bahkan eksploitasi yang menjurus pada pelecehan seksual serta prostitusi.

Hal tersebut memang sangat memprihatinkan mengingat banyaknya wanita yang ikut sumbangsih dalam kegiatan ketenagakerjaan. Untuk mengatasi hal-hal buruk tersebut terjadi, pemerintah Indonesia telah melakukan ratifikasi Konvensi ILO Nomor 111 melalui UU Nomor 21 Tahun 1999.

Namun pada kenyataannya, implementasi konvensi tersebut tidak sesuai dengan apa yang telah diharapkan pemerintah Indonesia. Dengan kata lain bahwa hak-hak tenaga kerja wanita belum mendapatkan perlindungan yang layak.

 

Untuk itu diperlukannya penelitian dan juga pengkajian yang lebih untuk mendapatkan informasi mengenai kedudukan serta peranan tenaga kerja wanita.

Selain itu juga untuk mendapatkan informasi mengenai bentuk perlindungan hukum bagi pekerja wanita serta implementasi Konvensi ILO Nomor 111 di Indonesia.

Penelitian tersebut diharapkan mampu memberi masukan tentunya untuk pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang hukum ketenagakerjaan.

Ilmu pengetahuan tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi pemerintah dan juga praktisi hukum. Terutama dalam bidang perlindungan hukum tenaga kerja wanita di Indonesia.

 

Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, mengungkapkan bahwa wanita memiliki kedudukan dan juga peranan yang sama dengan pria di Indonesia dalam pembangunan di segala bidang. Hal ini juga sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2003 pasal 5 yang berbunyi:

 

UU Nomor 13 tahun 2003 pasal 5

“Setiap tenaga kerja memiliki kesempatan yang sama tanpa diskriminasi untuk memperoleh pekerjaan”.

Selain itu Anda juga dapat melihat UUD 1945 pasal 27 ayat 2 yang berbunyi:

 

UUD 1945 pasal 27 ayat 2

“Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”.

Dari uraian mengenai perlindungan hukum bagi pekerja perempuan tersebut mengungkapkan bahwa wanita sebaiknya memiliki perlindungan hukum yang layak.

Tidak hanya perlindungan dari diskriminasi ataupun pelecehan seksual tetapi juga mendapatkan beberapa aturan hukum tambahan.

Diantaranya yaitu mendapatkan cuti melahirkan, mendapatkan transportasi untuk tenaga kerja yang bekerja jam 11 malam sampai jam 5 pagi serta wanita hamil dilarang untuk bekerja pada jam 11 malam sampai jam 5 pagi.

 

Perlindungan jam kerja memang termasuk dalam perlindungan hukum bagi pekerja wanita. Yang mana terdapat beberapa peraturan yang harus dipatuhi.

Jika perusahaan mempekerjakan wanita pada jam 11 malam hingga jam 7 pagi, perusahaan tidak hanya menyediakan antar jemput saja.

Tetapi juga wajib memberikan makanan serta minuman yang bergizi dan juga menjaga kesusilaan serta keamanan di tempat kerja. Dengan kata lain, tidak masalah jika wanita dipekerjakan pada jam 11 malam sampai jam 7 pagi jika aturan tersebut dipenuhi.

Sayangnya wanita hamil tetap dilarang bekerja pada jam tersebut, termasuk wanita remaja yang usianya masih di bawah 18 tahun.

 

Itu semua adalah aturan-aturan serta perlindungan hukum bagi tenaga kerja wanita dari pemerintah Indonesia. Namun sayangnya, kenyataannya banyak tenaga kerja yang masih mendapatkan diskriminasi serta pelecehan seksual di tempat kerja.

Bahkan perlindungan jam kerja juga tidak sesuai dengan aturan yang ada. Banyak perusahaan yang mencoba untuk mengganti pemberian makan dan minuman dengan uang. Sebenarnya hal tersebut tidak diperbolehkan namun masih banyak terjadi di perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Perlindungan hukum bagi pekerja wanita yang tidak layak ini seharusnya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah.

 

 

Deskripsi: Perlindungan hukum bagi pekerja wanita di Indonesia dianggap masih belum layak. Masih terdapat diskriminasi dan pelecehan seksual bagi tenaga kerja wanita di Indonesia.

How to Write Sales Marketing Resume Correctly?

How to Write Sales Marketing Resume Correctly?

Writing a resume can be a difficult task for some people. Yes, it is sometimes difficult for some of them if they don’t know what important parts of a resume are. There are a lot of things that you need to write, add, check, rephrase, check, double and triple check. And sometimes, you still have some things missing. Wow, it is very problematic. And well yeah, these are few things about sales marketing resume that looked by a manager when she or he looks for a good sales marketing.

 

 

Try to Write Your Own Resume on Sales Marketing

There are some ultimate things you need to understand when you write a sales marketing resume. They are: length, writing quality, formatting, school/college/concentration/major, dates of employment, hobbies, and interest. Let’s discuss them one by one. Here is how to write a resume for sales marketing.

 

 

1. Length

One ultimate point about sales marketing resume is the length. You need to limit your resume just in one page. It will only take 6 seconds for the hiring manager to decide whether she or he loves your resume or not. If they love it, they will continue reading. If they don’t like it, well, your resume will be skipped. So, the chance that they will go on to the next page is gone. If you have a lot of achievements and experiences, it is okay to make another page, but one more page? No.

 

2. Writing Quality

The next ultimate thing is the writing quality. What does it mean? Well, the hiring manager will quickly throw the resume that has spelling errors. And it sometimes goes with some simple spelling mistakes. Presenting data and writing the data in the meaningful way is one kind of critical skill for many positions. Use concise sentences in order to convey the accomplishment and performance you have. The verb tense must be consistent as well.

 

3. School / Concentration

One of ultimate tips on how to write sales resume is about the school from where you graduate.  It is sometimes confusing, what is the more important? The field you study or the school. But it often depends on the job you apply for. In the most cases, the degree you have must have ultimate role that makes sense. The manager will consider the position with what you have done in your school or college. For example, for sales marketing, it does not always have marketing majors, but the manager will hire marketing team form creative students such as graphic design, liberal arts, or writing.

 

4. Interest and Hobbies

The last important thing about sales marketing resume is about the interest and hobbies you have. You need to consider this. Your hobbies sometimes can be one consideration for the company or the hiring manager. If you apply sales marketing position, of course skill such as skydiving and swimming are not relevant and have no role in your job. But, they sometimes think that you are a risky taker that can manage the money. So, what do you think about those tips? Do you have more tips on writing a resume for applying a job as a sales marketing? If yes, let’s share.

 

 

Description: Sales marketing resume must have good spelling and communication skills. It is used as sales marketing concerns on the front part for the consumers in a company.

Tips Memangkas Pengeluaran Perusahaan Dengan Business Process Modeling

Tips Memangkas Pengeluaran Perusahaan Dengan Business Process Modeling

Business Process Modeling atau pemodelan proses bisnis biasanya digambarkan dalam sebuah diagram system yang digunakan oleh perusahaan atau pelaku bisnis dalam menganalisis proses bisnis. Proses bisnis yang dijalankan biasanya terjadi atau dibentuk secara berurutan berdasarkan kegiatan maupun jangka waktu tertentu. Model yang ada dibuat dalam bentuk rencana yang bisa digunakan untuk mengestimasi pengeluaran perusahaan dalam kegiatan tertentu.

 

 

Memetakan Pengeluaran Perusahaan Dengan Business Process Modeling

Langkah awal yang dilakukan untuk melihat pengeluaran perusahaan dalam melakukan suatu kegiatan adalah memetakan pengeluaran perusahaan. Pada dasarnya pembuatan model bisa dilakukan untuk semua kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan. Untuk dapat memetakan pengeluaran, maka perlu adanya diagram proses kegiatan yang dilakukan perusahaan secara runut dari awal hingga akhir kegiatan tersebut.

Apabila telah dapat dipetakan proses yang dijalankan, maka setiap proses dapat memulai menghitung pengeluaran perusahaan yang harus ditanggung. Pengeluaran perusahaan harus tercatat dengan detail dan akurat agar bisa dilakukan penilaian secara menyeluruh terhadap semua tahap yang ada. Apabila telah mendapatkan angka yang pasti.  Selanjutnya kita bisa menyesuaikan budget yang ada dengan pengeluaran yang dibutuhkan.

 

 

Penyesuaian Budget Pada Pengeluaran Perusahaan

Bila pengeluaran tidak sesuai dengan budget, kita bisa memangkas pengeluaran perusahaan untuk melakukan efisiensi. Namun demikian, pemangkasan yang dilakukan sebaiknya tidak mengurangi kualitas yang ada. Pemangkasan budget bisa dilakukan dengan mengganti pos pengeluaran kegiatan dengan alternative kegiatan yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas sekaligus, sehingga proses tetap berjalan dengan baik.

 

 

Tips Budget Tanpa Mengurangi Kualitas Kegiatan Dalam Proses Bisnis

Untuk lebih mudah menggambarkan kegiatan dalam proses bisnis, akan lebih mudah kita menggambarkannya dalam sebuah contoh yang sederhana. Pengeluaran perusahaan yang ada akan dengan mudah terbentuk dalam sebuah pos anggaran pengeluaran. Selain itu, pencarian alternative juga akan lebih mudah dilakukan. Berikut ini, tips yang bisa digunakan untuk memangkas pengeluaran perusahaan secara efektif dan efisien.

Misalkan untuk pengadaan bahan baku dalam sebuah proses produksi, bila investasi yang ditanamkan terlalu besar untuk pengolahan bahan baku menjadi bahan setengah jadi, maka kita bisa mengganti proses pengolahan bahan baku dengan melakukan pembelian bahan setengah jadi yang telah tersedia di pasaran. Dengan demikian pengeluaran perusahaan dapat ditekan secara maksimal sehingga efisiensi dapat tercapai dengan baik.

Untuk menekan budget transportasi bahan baku, perusahaan juga dapat melakukan pembuatan pabrik pengolahan dilokasi yang dekat dengan tersedianya bahan baku. Berbagai pos pengeluaran bisa dilakukan penghematan dengan melakukan efisiensi yang optimal. Misalkan untuk mengurangi biaya training, pada saat rekruitmen pegawai, pilih pegawai atau karyawan yang telah memiliki pengalaman. Hal itu tentu akan membuat perusahaan dapat menghemat banyak biaya.

 

Penghematan anggaran juga bisa dilakukan dengan mencari insentif dari sector financial dan pajak. Untuk itu, Anda bisa menggunakan jasa konsultan keuangan dan perpajakan yang kini banyak terdapat di Indonesia. Kesan awal yang ada adalah, penggunaan jasa konsultan akan menambah biaya dan pengeluaran. Namun bila dilihat hasil dan manfaatnya, maka pengeluaran untuk jasa konsultan akan sangat kecil dibanding penghematan pengeluaran perusahaan yang terjadi.

Pemangkasan pengeluaran perusahaan dengan menggunakan business process modeling bisa diaplikasikan di banyak hal. Bahkan saat ini telah terdapat software yang mampu melakukan penghitungan yang cukup akurat untuk berbagai kegiatan perusahaan dalam berbagai skala. Penggunaan model ini akan meningkatkan produktifitas dan efisiensi perusahaan yang secara langsung akan berdampak pada kegiatan perusahaan di masa yang akan datang.

 

 

Deskripsi: Pengeluaran perusahaan dapat dipangkas dengan menggunakan business process modeling.  Budget dapat ditekan dengan menggunakan alternative kegiatan dan menggunakan jasa konsultan.

Copyright © 2026 PayrollBozz HRIS Indonesia