Mengukur produktivitas karyawan

Mengukur produktivitas karyawan

Produktivitas adalah kata kunci yang dapat menggerakan organisasi atau perusahaan ke arah yang lebih baik, dengan tingginya produktivitas maka kemungkinan profibilitas yang didapat oleh perusahaan juga akan tinggi.

Namun banyak dari kita yang mungkin belum mengetahui metode apa yang harus digunakan untuk mengukur produktivitas karyawan. menghitung jumlah penjualan ataupun kustomer baru adalah cara yang tepat untuk mengukur produktivitas sales eksekutif dan front liner lainnya, namun bukan cara yang tepat untuk mengukur produktivitas staff pendukung.

Berikut ini ada beberapa metode atau cara mengukur produktivitas karyawan yang bisa anda terapkan, bukan hanya untuk front liner saja tetapi berlaku juga untuk mengukur kinerja staff pendukung.

 

Cara-cara mengukur produktivitas karyawan

 

1. Cara kuantitatif

Yang pertama dengan kuantitatif atau secara matematis, menjadikan jumlah angka sebagai tolak ukur produktivitas. Standar pengukuran produktivitas ini cocok diterapkan untuk bagian yang memiliki jobdesk distribusi barang ataupun bagian produksi dan pengepakan produk. SPV atau manager dapat melakukan penghitungan produktivitas melalui angka yang nyata, dan dari standar produksi/distribusi yang telah diberlakukan.

 

2. Cara kualitatif

Mengukur produktivitas dengan pendekatan kualitatif hasilnya akan lebih subyektif, metode pengukuran produktivitas seperti ini memiliki akurasi yang tinggi untuk karyawan dengan jenis tugas/pekerjaan seperti perawatan, maintenance, penjamin mutu, quality control, analis dan lainnya. Penilaian-penilaian yang dapat dilakukan dengan cara kualitatif ini misalnya seperi jumlah pelanggan yang puas per minggu/bulan atau jumlah kesalahan per jumlah output.

 

3. Produktivitas penjualan

Seperti yang sudah dikatakan di awal bahwa menilai kinerja bagian frontliner seperti akun eksekutif, sales marketing, dan lainnya cukup dengan menghitung progress penghasilan mereka untuk perusahaan. Karyawan yang mampu memenuhi target penjualan dalam 1 periode atau biasanya dalam sebulan maka bisa disimpulkan bahwa mereka produktif, atau juga dapat melihat dari jumlah konsumen baru yang didapatkan dan juga biaya per konsumen baru.

 

4. Target manajemen

Mengukur produktivitas karyawan dengan berdasarkan tujuan manajemen adalah cara yang lebih rumit, hal tersebut dikarenakan metode/cara ini membutuhkan lebih banyak strategi dan rencana untuk jangka waktu yang lebih panjang. Seperti contoh misalnya menurunkan biaya sampai 10% sebelum kurun waktu tertentu, memperluas bisnis ke wilayah geografis tertentu, dan meningkatkan kontribusi pendapatan dari suatu bisnis tertentu menjadi 15% dari 5%. Sekilas hal-hal tersebut terlihat seperti hasil kerja yang menentukan penilaian kinerja (performance appraisal). Akan tetapi, semakin tinggi tingkatannya dalam hirarki organisasi, tugas dan cara mengukurnya akan menjadi semakin makro.

 

5. Menghitung profibilitas

Peningkatan penjualan tidak akan selalu berbanding lurus dengan profibilitas atau keuntungan yang didapat oleh perusahaan, hal ini bisa dikarenakan biaya pengeluaran untuk operasional jualan lebih mahal dibandingkan dengan jumlah produk-produk yang dijual. Metode untuk mengukut produktivitas karyawan ini dapat diterapkan untuk individu, tim dan divisi. Hal ini merupakan salah satu cara dalam mengukur seberapa banyak hasil yang bisa dicapai oleh SDM/ biaya minimal. Beberapa standar penilaian mencakup margin keuntungan (profit margin), biaya per karyawan dan rasio pendapatan dengan biaya (income-to-cost ratio).

 

 

 

 

source artikel : https://www.jobstreet.co.id/id/cms/employer/bagaimana-cara-mengukur-produktivitas-dalam-pekerjaan-secara-efektif/

Membangun perusahaan/tempat kerja dengan memanfaatkan teknologi digital

Membangun perusahaan/tempat kerja dengan memanfaatkan teknologi digital

Kemajuan teknologi di dunia ini bukanlah sesuatu yang bisa kita redam, karena kemunculan dan pembaharuannya akan terus ada dan berdatangan. Sebagai pengguna teknologi saat ini sebaiknya kita juga harus bisa memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif yang dapat menambah produktivitas.

Hal ini tidak terkecuali pada aktivitas atau sistem kerja di sebuah perusahaan yang menggunakan teknologi digital. Saat ini banyak perusahaan yang sudah memanfaatkan teknologi sebagai basis manajemen perusahaan mereka, baik itu manajemen SDM, adminstrasi, dan sebagainya.

Seperti yang kita amati bersama juga bahwa teknologi digital memudahkan manusia dalam mengerjakan tugas-tugasnya dengan lebih cepat nan akurat. Dan karena hal itu juga jargon “kerja cerdas bukan kerja keras” semakin meluas seiring perkembangan teknologi yang kini tidak hanya dapat membantu manusia dalam mengerjakan tugasnya tetapi sudah benar-benar bisa menggantikan manusia.

Tetapi yang perlu kita sadari juga terpaan kemajuan teknologi digital dalam semua lini kehidupan manusia juga merupakan tantangan, dan Bagi mereka yang bisa menjawab tantangan ini maka mereka akan bisa meraih kesuksesan.

Tips dalam menghadapi era persaingan baru ala teknologi digital agar dapat bersaing, kita harus bersikap reaktif dan proaktif dalam mengikuti semua perubahan. Untuk dapat membangun tempat kerja/linkungan kerja berbasis teknologi kita perlu mengidentifikasi elemen kunci dari tempat kerja digital yang sukses, dan mengambilnya dari sana.

 

Menghiring karyawan yang tepat

Mempekerjakan seseorang di lingkungan kerja digital, membutuhkan karyawan dengan keterampilan dan mampu beradaptasi dengan cepat. Dan sayangnya tidak semua orang dapat atau memiliki keterampilan untuk menggunakan alat teknologi digital.

Dan kemudian banyak orang yang tidak bisa atau kurang baik bekerja dalam sebuah tim, yang membuatnya kesulitan untuk berkoordinasi dan berkolaborasi dengan orang lain. dan salah satu kunci sukses membangun perusahaan berbasis teknologi adalah membangun SDM yang mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

Namun pekerja yang tidak pandai bersosialisasi yang biasa kita sebut introvert juga tidak menutup kemungkinan dapat memberikan peran yang besar dalam perusahaan. Dalam beberapa kasus pekerja introvert biasanya sangat dekat dengan teknologi digital, dari sana mereka bisa mengerjakan banyak hal. Dan bisa dikatakan juga bahwa tampat kerja digital sangat cocok bagi introvert yang mana pertemuan tatap muka sangat minim.

 

Lingkungan kerja dan relationship

 

Kolaborasi

Tempat kerja digital harus memiliki kerangka kerja kolaborasi. Kebanyakan orang saat ini bekerja bersama tanpa pertemuan tatap muka, jadi mereka perlu memiliki cara yang teratur untuk menghubungi anggota tim, berbagi data, bertukar pikiran, menemukan solusi, dan menyampaikan keputusan. Kerangka kerja kolaborasi juga merupakan cara yang baik untuk melacak kemajuan pekerjaan dan mempertahankan akuntabilitas.

fasilitasi karyawan anda dengan perangkat kolaborasi dan tekankan penggunaan secara konsisten untuk semua anggota tim dan manajemen.

 

Feedback

Banyak perusahaan sukses yang menepatkan feedback sebagai instrumen pengembangan mereka. Prinsip yang sama berlaku untuk sistem feedback bagi karyawan agar mereka tetap kompetitif dalam mempertahankan kinerja. Musyawarah dan memberikan feedback dengan karyawan secara berkala juga dapat meningkatkan manajemen SDM, dengan saling memberikan informasi perkembangan pekerjaan mereka.

 

Kebijakan

Sebagai karyawan atau pekerja perusahaan lebih baik bekerja dalan lingkungan yang terstruktur, sekalipun itu di lingkungan kerja digital.  Sementara itu walaupun fleksibilitas dan keterbukaan diberikan, kebijakan tetap sebagai pengarah di mana karyawan dan perusahaan bergantung untuk kesuksesan bisnis perusahaan. Serta pastikan juga anda membuat kebijakan dengan pertimbangan yang sangat matang untuk mencapai tujuan yang jelas.

 

Cloudbase Storage

Untuk membangun tempat kerja yang proper anda harus memudahkan karyawan mengakses berbagai data, file, atau dokumen untuk kebutuhan proyek. Hal ini menjadi penting mengingat peker di era digital membutuhkan kecepatan untuk mengambil data, anda bisa menggunakan jasa server seperti google drive dan Dropbox atau menyediakan server khusus yang dapat di akses oleh semua karyawan. Cloudbase storage sangat penting guna menjaga perusahaan berjalan secara efisien.

 

Terintegrasi

Salah satu hal yang paling membuat frustrasi bagi pengguna alat digital adalah ketika mereka tidak kompatibel satu sama lain dan tidak terintegrasi. Perangkat digital di perusahaan yang anda miliki harus saling bisa berkomunikasi satu sama lain, terutama CRM, sistem HR, dan data informasi. Ini akan membantu Anda menghindari kesalahan dan kegagalan ketika mentransfer data dari satu sistem ke yang lain, dan meminimalkan biaya Anda untuk menjalankan aplikasi.

 

Sosial Media

Ada waktu ketika perusahaan tidak menganjurkan para karyawannya bermain sosial media, namun terkadang sosial media dari karyawan anda dapat menjadi lahan promosi gratis untuk perusahaan. Dengan memanfaatkan sosial media di jalan yang benar maka seorang karyawan dapat lebih kredibel mempromosikan perusahaan atau produk bisnisnya di sosial media, Mengapa dikatakan lebih kredibel? hal ini di karenakan akun yang mereka gunakan adalah akun pribadi, sehingga terlihat seorang karyawan memiliki kebanggan terhadap perusahannya secara personal.

 

Fleksibiltas di era digital

Jadwal kerja dan tempat kerja yang fleksibel menjadi faktor utama untuk meningkatkan produktivitas pekerja yang berbasis teknologi digital. Kemajuan teknologi telah membuat pekerjaan dapat di seleasaikan di satu tempat menggunakan gadget dna jaringan internet.

 

Kesimpulan 

Membangun perusahaan atau tempat kerja berbasis teknologi digital bukan serta-merta hanya mengenai hardware dan software yang bagus, tetapi juga harus tetap fokus pada aplikator yang dalam hal ini adalam SDM. Orang-orang yang bekerja dengan peralatan canggih harus memiliki keterampilan dan pengetahuan tentang teknologi yang baik.

Kemudian adalah manajemen kerja yang baik, di era digital ini karyawan tidak harus bertatap muka hanya untuk bekerja sama, mereka bisa menggunakan platform seperti trello untuk berkomunikasi satu sama lain, dan SPV pun dapat memantau peningkatan kinerja mereka dari paltform tersebut. Kemudian gunakan elemen-elemen di atas sebagai panduan dalam membangun perusahaan berbasis teknologi digital yang sukses.

Tips dan cara yang benar untuk meminta kenaikan gaji kepada atasan

Tips dan cara yang benar untuk meminta kenaikan gaji kepada atasan

Cara minta naik gaji – Berbicara tentang kenaikan gaji pastinya setiap karyawan yang melakukan pengajuan tersebut berharap dapat di setujui oleh atasan dan dipenuhi 100% oleh perusahaan. Bahkan di Amerika serikat sendiri survey mengatakan 1 dari 3 orang karyawan memilih untuk mencari pekerjaan baru apabila dalam 12 bulan bekerja mereka tidak mendapatkan kenaikan upah kerja.

Kenaikan upah kerja sendiri sebenernya adalah tuntutat yang lumrah dari karyawan kepada perusahaan, namun hal tersebut biasanya melalui beberapa proses peninjauan terlebih dahulu, apakah karyawan tersebut layak atau tidak mendapatkan kenaikan gaji.

Jika anda berpikir pantas mendapatkan kenaikan gaji karena sudah bekerja dengan sebaik mungkin dalam jangka waktu yang cukup lama sekitar 12 bulanan, maka permintaan tersebut layak anda layangkan kepada perusahaan. Namun ada beberapa tips dan cara minta naik gaji agar kemungkinan disetujui oleh atasan menjadi lebih besar, berikut adalah caranya.

 

Tips dan Cara minta naik gaji dan tepat

 

1. Siapkan diri anda dan alasan

Layaknya interview kerja, karyawan yang meminta kenaikan gaji juga terlebih dulu melalui proses interview yang di dalamnya terdapat pertanyaan-pertanyaan template seperti mengapa anda layak mendapatkan gaji tambahan, apa yang sudah anda lakukan untuk perusahaan, jaminan dari kenaikan gaji dan sebagainya.

Jangan anggap sepele pertanyaan-pertanyaan tersebut karena jawaban yang tepat tanpa melebih-lebihkan diri sendiri, dapat memperbesar peluang disetujui.

 

2. Timing yang tepat

Situasi dan waktu yang tepat juga akan mempengaruhi peluang, seperti yang disarankan  Alan Kearns selaku pakar pengembangan karier dan founder dari CareerJoy.com. ”Mendapatkan kenaikan gaji dimulai enam bulan sebelumnya, ketika Anda mulai terlihat menonjol dan memberi nilai tambah pada perusahaan di mana Anda bekerja,”

 

3. Jangan bandingkan dengan yang lain

jangan pernah membandingkan diri anda dengan gaji teman anda, mengapa demikian? karena hal tersebut akan menjadi bumerang untuk anda, atasan bisa saja menyerang anda balik dan membanding-bandingkan anda dengan rekan kerja dan mencoba melebih-lebihkannya.

Yang harus dilakukan adalah justru anda mengacu pada gaji standar profesi anda di perusahaan lain, atau UMR di sebuah wilayah. Tapi tentunya dengan alasan dan timing yang tepat.

 

4. Perhitungkan juga soal wilayah

Jangan membandingkan gaji anda dengan karyawan perusahaan lain di wilayah yang berbeda, misalnya karyawan yang bekerja di daerah akan berbeda standar gajinya dengan mereka yang bekerja di kota metropolitan atau megapolitan, jadi sebaiknya lakukan komprasi yang tepat.

 

5. Gunakan portofolio sebagai jurus anda

tips dan cara minta naik gaji yang selanjutnya adalah gunakan portofolio atau karya anda yang baru, yang sudah anda berikan kepada perusahaan. Portofolio tersebut yang akan menjadi tolak ukur perusahaan untuk memenuhi tuntutat kenaikan gaji anda. dan mereka yang memiliki portfolio yang baru akan jauh lebih berpotensi disetujui permintaannya.

 

6. Fokus pada gambaran umum 

Walaupun tuntutat kenaikan gaji adalah soal materi tapi anda juga harus bisa bernegosiasi atau memberikan toleransi kepada perusahaan anda. Kebanyakan perusahaan yang menolak permintaan kenaikan gaji karyawan bukan karena tidak ingin, tapi karena keadaan keuangan perusahaan yang sedang tidak stabil.

Jika perusahaan tidak dapat mengabulkan permintaan anda cobalah untuk bernegosiasi kepada perusahaan, misalnya sebagai gantinya anda meminta jam kerja yang lebih fleksibel atau meminta waktu cuti. Dan jika anda masih ingin bekerja di perusahaan tersebut jangan pernah menggeratak atau memberikan ancaman kepada perusahaan dan atasan anda ketika tuntutat tidak dipenuhi.

 

7. Hindari kata-kata frase

Cara minta naik gaji yang terakhir dari blog payrollbozz adalah dengan menghindari kata frase seperti “saya pikir” atau “mungkin” ketika bernegosiasi. Menurut ahli negosiasi Jessica Miller-Merrell kata- frase harus dihindari kata hal tersebut adalah ekspresi dari ketidak percayaan diri yang membuat anda semakin terlihat tidak kuat, dan tentunya membuat peluang negosiasi menjadi kecil.

Demikian adalah tips dan cara minta naik gaji yang tepat, seperti yang sudah dikatakan di awal bahwa tuntutat ini adalah hal yang biasa jadi jangan ragu untuk melakukan permintaan, tapi tentunya dengan cara dan timing yang tepat disertai dengan pembuktian bahwa kinerja anda sudah menjadi lebih baik dari kemarin.

Cara membangun loyalitas karyawan di perusahaan dengan konsep “Persaudaraan”

Cara membangun loyalitas karyawan di perusahaan dengan konsep “Persaudaraan”

Cara membangun loyalitas karyawan – Dalam dunia kerja dan bisnis, loyalitas merupakan salah satu kunci menuju kesuksesan sebuah perusahaan, tanpa loyalitas dan totalitas dari orang-orang yang bekerja maka cita-cita perusahaan tidak mungkin bisa diraih. Sikap kesetiaan dan dukungan penuh dari karyawan kepada perusahaan tempat mereka bekerja bisa muncul secara alami, dengan berbagai macam cara yang salah satunya adalah dengan menggunakan konsep persaudaraan.

Konsep persaudaraan adalah salah satu cara membangun loyalitas karyawan yang bisa di aplikasikan oleh perusahaan. Dan terbukti melalui konsep ini sikap setia justru akan muncul secara tulus dari dalam hati, karena sebenarnya konsep dasar dari persaudaraan adalah saling memperhatikan, mendukung, dan saling merangkul satu sama lain.

Jika konsep ini digunakan maka perusahaan bisa mendapatkan loyalitas dari karyawannya, dan ini harus dijalankan melalui kiat-kiat seperti dibawah ini, yang bisa anda ikuti.

 

 

5 Kiat untuk memunculkan loyalitas karyawan

 

1. Saling menerima satu sama lain

Yang pertama harus ditanamkan kepada seluruh karyawan adalah rasa saling menerima satu sama lain, bagi perusahaan baru jika 4 kiat selanjutnya ingin berjalan dengan baik, minimal anda harus berhasil menanamkan mindset ini ke para karyawan.

 

Apa yang dimaksud menerima satu sama lain?, Menerima yang dimaksud adalah merangkul setiap karyawan menjadi anggota perusahaan, dengan perlakuan yang sama tanpa memperdulikan satus, jabatan dan senioritas  agar terciptanya rasa nyaman kepada semua karyawan.

 

2. Buat karyawan saling memperhatikan satu sama lain

Bagaimana caranya agar setiap karyawan saling peduli dan perhatian satu sama lain? caranya cukup mudah, yang penting perusahaan mau mengawali atau istilahnya ingin menjembatani. Dengan apa perusahaan harus mengawali hal ini?

“Setiap sikap dan perbuatan yang kita lakukan akan merefleksikan hal tersebut ke orang lain”. 

Perusahaan bisa mengawali tips kedua ini dengan mengajak seluruh karyawan untuk memperhatikan hal kecil dari temannya, seperti memberi selamat kepada yang berulang tahun, menjenguk teman yang sakit, mengapresiasi prestasi yang di raih oleh teman sekantor, memberikan hadiah, atau memasakan makanan untuk teman-teman di kantor.

Bentuk perhatian ini akan memunculkan rasa saling peduli yang tumbuh pada diri masing-masing karyawan, sehingga situasi di tempat kerja akan nyaman dan karyawan bisa sama-sama produktif.

 

3. Penghargaan kepada karyawan

“Hargailah usaha seseorang walau dengan ucapan terima kasih”. Mungkin kata terima kasih adalah hal yang biasa, namun 2 kata tersebut memilki daya magisnya sendiri, salah satunya adalah memberikan motivasi kepada yang menerima. Perusahaan tidak perlu menyiapkan TV, kulkas, voucher belanja atau blender sebagai hadiah bagi mereka yang berprestasi, cukup dengan terima kasih dan pujian kecil yang diberikan atasan untuk setiap progress yang dilakukan oleh karyawannya.

Selain penghargaan melalui ucapan terima kasih atasan juga bisa mengajak timnya untuk makan bersama yang dibiayai secara pribadi sebagai bentuk penghargaan atas kerja kerasnya.

Atau yang lebih mudahnya lagi adalah dengan menyebut nama karyawan sebagai kredit atas progress yang terjadi di perusahaan, disebuah rapat kerja.

 

4. Berikan dukungan kepada karyawan

Bentuk dukungan terhadap karyawan bisa dengan berbagai cara salah satunya dengan memberikan pelatihan kerja atau uluran bantuan dari atasannya langsung. Opsi yang kedua mungkin adalah yang lebih berkesan, bayangkan betapa bahagianya karyawan jika ia di suruh mengerjakan suatu projek namun sepanjang projek berjalan, atasannya selalu membantunya dengan selalu memberikan solusi serta bersama-sama mencari jalan keluar atas segala permasalahan.

Bentuk dukungan seperti ini lah yang membuat karyawan semakin termotivasi, dan giat dalam mengerjakan tugasnya serta rasa bangga dapat bekerja dengan atasan yang sangat baik.

 

5. Pengelolaan SDM yang baik

Kualitas HR manajemen juga menjadi faktor yang menyebabkan karyawan menjadi loyal dan betah bekerja di perusahaan. Disaat karyawan sudah memberikan dan kinerja terbaiknya, namun perusahaan tidak melayani karyawan dengan baik, maka dapat di prediksikan bahwa karyawan tersebut akan hengkang.

Bentuk dari manajemen SDM yang baik adalah terciptanya sebuah sistem HR yang baik, seperti penggajian yang tepat waktu dan akurat, jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan, kemudian kemudahan dalam melakukan urusan adminstrasi. Untuk menjalankan tips yang terakhir ini kami sarankan anda menggunakan sebuah sistem HRIS yang bisa membantu perusahaan dalam mengelola SDM.

Demikian adalah 5 cara membangun loyalitas karyawan yang bisa di aplikasikan kepada perusahaan, cara-cara di atas hanyalah sebagian metode dari membangun loyalitas dalam diri karyawan, dan bagi anda yang memilki saran dan tips lainnya bisa berbagi melalui kolom komentar kami.

7 Simple Things You Can Motivate Yourself

7 Simple Things You Can Motivate Yourself

Although you are assumed as the ones who are capable of running in multitasking mode, nobody concludes that you are a robot. Here human is different from the other things. Sometimes you want for a moment to take a break while there are many unfinished things to do. There are a plenty of deadlines which you should complete and sometime can make you feel stressed. However, life must go on. No matter what happens you should keep yourself to run steadily. Thus, it is meaningful to know the ways how to motivate yourself.

 

 

Things to Boost Your Motivation

 

1. Taking a break

You probably can rush your time to work on many things and get your target immediately. However, the quality of your works can be the second aspect. In this case, it is better for you to take a break for a while to return you to find your optimal performance.

 

2. Sharing the good of you

Another way how to motivate yourself is to share what you have already done in good ways. As the result, your surrounding people are likely to appreciate in positive responses. Thus, you will obtain more power to go on the future achievements. The benefit of this tip is to inspire your surrounding people to do the same way.

 

3. Remembering your death

As you remember about that day, you simply remember about what you have done. You probably also question how many legacies you have already resulted. The sharp point here is whether you have been a beneficial person or not. Some people even plan their death for the purpose of maximizing their time for the positive things.

 

4. Celebrating the little champion

To celebrate your win also means that you are the person who wants to share the happiness with your surrounding people. Many executives in the great companies implement this simple tip to motivate yourself to obtain the support from the working partners and inspire them to collectively achieve the corporate goals. Thus, there will be more people who feel happy.

 

5. Arrange the realistic list of to-do

The next way how to motivate yourself is closely related to the realistic plan. Some people feel much obsessed as they are asked to enlist their wishes. In fact, everyone is different and you should achieve them step by step. In arranging the plan, it is better for you to be realistic. With the realistic setup, it is possible for you achieve them and then you will be more motivated to run for the other target. It is likely to be the wise way how to motivate everyone.

 

6. Set yourself free

It is not wise to compare your achievements from the others. What you have already achieved by bursting out everything that you own will be pointless as you always try to compare with your neighbors. Everyone has already known that your plan can be as not good as you implement and the reality is not always as bad as you think. You are the one who knows you how to be motivated.

 

7. Think positive

As you decide to wake up an earlier, you may not perceive that it decreases your sleep time. In fact, you have more time to deal with your productive activity. Suppose you wish to be different, your real action can contribute to the significant result which is the necessary thing that you have got to do.

 

 

Description: It is necessary for you to consider some simple ways to turn yourself to be always motivated. The following tips how to motivate you can be meaningful to practice.

Copyright © 2026 PayrollBozz HRIS Indonesia