Apa itu headhunter ? dan bagaimana cara kerjanya!

Apa itu headhunter ? dan bagaimana cara kerjanya!

Apa itu headhunter - Mungkin sebagian dari kita sudah familiar dengan para headhunter atau executive search yang memberikan jasanya kepada perusahaan untuk melakukan rekruter profesional untuk posisi-posisi yang bisa dikatakan krusial di dalam perusahaan. Disinilah peranan headhunter bekerja, mereka akan mencari kandidat-kandidat yang memilki kapabilitas, pengalaman dan kesiapan untuk mengisi posisi tertentu yang sedang dibutuhkan perusahaan.

Seperti yang dikatakan tadi bahwa mereka (Headhunter) adalah rekruter profesional yang memilki metode dan kualifikasi tertentu untuk dapat meloloskan kandidatnya ke dalam perusahaan sesuai kebutuhan perusahaan. Umumnya headhunter diminta oleh perusahaan untuk mencari orang-orang dengan kapabilitas top level manajerial biasanya mereka terdapat di dalam perusahaan dan aktif bekerja, sehingga tidak mungkin mengirimkan CV. Dengan tingkat keterdesakan perusahaan itulah headhunter membantu untuk menghijack para pekerja profesional untuk dapat bekerja di perusahaan klien mereka.

Namun seiring berkembangya waktu dan zaman headhunter kini tidak hanya mencari pekerja pada posisi top level manejerial saja, maka dari itulah mereka sekarang biasa disebut headhunter bukan lagi executive search. Hal ini mereka lakukan karena untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang semakin mendesak dan mindset klien yang berubah bukan lagi mementingkan biaya namun lebih kepada efisiensi, yang akhirnya memaksa mereka juga untuk mencari kandidat yang tepat untuk posisi staff dan setaranya.

 

 

Cara kerja headhunter pada umumnya

 

1. Mereka tidak bekerja untuk kandidat

Kebanyakan kandidat (job seeker) salah mengartikan bahwa dengan menghubungi atau mengirim CV mereka ke headhunter akan memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan dengan posisi yang diinginkan. Prinsip kerja rekruter profesional tidak seperti itu mereka hanya akan mengindentifikasi para kandidat melalui track record di perusahaannya, ataupun dari sosial media seperti linkedin ataupun facebook at work, jadi satu-satunya cara untuk mendapatkan perhatian dari headhunter dan masuk ke dalam daftar pencariannya adalah dengan memasang CV sebaik mungkin di sosial media dan memilki prestasi.

 

2. Headhunter bekerja sesuai kebutuhan klien

Seperti yang dibahas diatas headhunter bekerja sesuai permintaan kliennya, jadi mereka akan terlibat ke dalam semua proses kualifikasi (bukan hanya sekedar identifikasi kandidat). Mulai dari penilaian karakteristik, kemudian penilaian kepribadian kandidat, dan keterampilan yang disesuaikan dengan permintaan klien. Headhunter juga akan mengatur jadwal wawancara kandidar dengan user klien. Headhunter akan terus mengawal hingga kandidat lolos proses wawancara dan masuk ke dalam masa uji coba atau probation.

 

3. Headhunter tidak mengawal proses negosiasi gaji

Walaupun kandidat akan ditangani hingga masa probation oleh headhunter namun saat proses negosiasi gaji itu hanya akan menjadi urusan kandidat dan HRD. Dan tidak akan ada pemungutan biaya sama sekali yang dilakukan oleh headhunter kepada kandidat setelah negosiasi gaji. headhunter hanya akan menagihkan pembayaran kepada klien (perusahaan) sesuai perjanjian yang telah disepakati.

Demikian adalah definisi, fungsi, serta tujuannya hadirnya dan prinpi kerja headhunter atau juga executive search untuk perusahaan dan para profesional, semoga bisa menjawab pertanyaan anda tentang apa itu headhunter.

Tips untuk Meringankan Anda sebagai Wanita Karir yang Juga Mengurusi Seorang Bayi

Tips untuk Meringankan Anda sebagai Wanita Karir yang Juga Mengurusi Seorang Bayi

Bagi wanita karir, mengurus rumah dan pekerjaan adalah hal yang sangat sulit. Oleh karena itu, sangat penting untuk Anda para wanita yang bekerja untuk mengetahui tips merawat bayi bagi wanita karir. Pasalnya kesibukan kerja bukanlah hal yang tepat menjadi alasan para wanita untuk tidak mendidik dan mengurus anaknya dengan benar.

Karena pada dasarnya mereka bisa menyeimbangkan antara mengurus anak dengan pekerjaan. Meskipun tidak semua orang bisa melakukannya, paling tidak Anda telah berusaha untuk menjadi wanita karir yang bisa menjaga dan mengurus anak sesuai dengan kodratnya menjadi ibu. Keluarga adalah tempat pendidikan terbaik dan pertama untuk anak.

Jadi sebagai seorang ibu yang baik, Anda harus bisa memiliki peran penting dalam pendidikan si kecil. Berikut ini adalah 5 tips yang bisa Anda lakukan terkait dengan merawat bayi sebagai wanita karir.

 

 

5 Tips Merawat Bayi bagi Wanita Karir

 

1. Beri perhatian

Jika Anda sibuk, ada baiknya jika si kecil ditinggalkan dengan keluarga dekat seperti neneknya. Kemudian berikan pengertian kepada si anak bahwa nenek adalah orang yang sama baiknya seperti ibu. Sebisa mungkin jangan tinggalkan anak hanya bersama dengan baby sitter.

Karena orang lain tentunya tidak akan bisa memberikan kasih sayang yang sama seperti ibu atau neneknya. Setelah Anda pulang bekerja, beri perhatian kepada anak dengan mengajaknya bermain. Bisa juga dengan pergi berbelanja bersama, nonton kartun bersama, membersihkan mainannya bersama dan lain sebagainya. Dengan begitu, anak tidak akan terlalu kehilangan sosok Anda sebagai ibu yang disayanginya.

 

2. Membuat jadwal kegiatan

Tips selanjutnya adalah membuat jadwal harian dan bulanan. Buatlah jadwal terkait dengan kegiatan apa yang akan Anda lakukan setiap hari. Jangan lupa untuk mencantumkan kebersamaan Anda dengan si kecil dalam jadwal kegiatan tersebut. Sebagai ibu yang baik, sangat dianjurkan untuk Anda lebih memperbanyak kegiatan bersama anak dibandingkan dengan pekerjaan. Hal ini dilakukan agar anak lebih dekat dengan Anda sebagai ibunya.

 

3. Buat skala prioritas

Selain membuat jadwal kegiatan sehari-hari, membuat skala prioritas Anda saat ini dan juga masa yang akan datang sangatlah penting. Hal ini dilakukan agar Anda bisa melihat dan mengetahui dengan jelas apa saja yang harus dilakukan sesegera mungkin. Dengan kegiatan dan skala prioritas yang jelas, Anda bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Sehingga Anda bisa mengurus anak tanpa terganggu dengan aktivitas lain seperti bekerja. Tanpa adanya skala prioritas, Anda akan kehilangan arah dan bingung untuk melakukan sesuatu.

 

4. Utamakan anak

Tips merawat bayi bagi wanita karir selanjutnya adalah mengutamakan anak. Seperti yang diketahui, wanita karir pasti seringkali mendapatkan berbagai macam undangan dari tempatnya bekerja. Beberapa diantaranya adalah rapat dengan bos, pergi makan-makan dengan rekan kerja, dan lain sebagainya.

Mengingat kini Anda sudah memiliki anak, katakan tidak pada kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting tersebut secara halus dengan mengatakan bahwa anak Anda sedang menunggu di rumah. Dengan begitu, anak juga akan mengutamakan Anda dan tidak kehilangan sosok ibu yang disayanginya.

 

5. Kerjasama dengan suami

Tips merawat bayi bagi wanita karir yang terpenting adalah adanya kolaborasi yang baik antara Anda dengan suami. Jangan saling menyalahkan hanya karena kalian sama-sama bekerja. Justru merawat anak adalah keadaan yang memperlihatkan kekompakan kalian sebagai sepasang suami istri yang sangat menyayangi anaknya. Saat kalian sama-sama pulang kerja, sisihkan waktu untuk bermain atau mengurus anak. Ibu bisa mengganti popoknya dan si ayah bisa menyiapkan susu atau makanan untuk sang anak.

Demikianlah ulasan mengenai tips merawat bayi bagi wanita karir. Semoga adanya ulasan ini bermanfaat dan bisa membantu Anda para wanita karir.

Macam-Macam Posisi Di Bank Dan Tugasnya

Macam-Macam Posisi Di Bank Dan Tugasnya

Macam-macam posisi di bank dan tugasnya – Tidak jarang khususnya bagi lulusan baru baik di tingkat SMA maupun perguruan tinggi memilih mencoba peluang lowongan kerja di Bank,itu karena di Bank sendiri menerima semua lulusan baik yang berpengalaman maupun lulusan baru dengan semua jurusan namun sesuai dengan kriteria yang diinginkan, selain itu perusahaan yang bergerak di bidang keuangan ini memberikan gaji yang cukup tinggi bagi karyawannya, sehingga wajar bila banyak orang yang ingin bergabung dengan Bank dengan berbagai posisi.

 

 

Cari tahu macam-macam posisi di bank dan tugasnya

Pada perusahaan di bidang perbankan yaitu Bank, terdapat banyak posisi yang ditawarkan yang mana terbagi menjadi dua segmen yaitu segmen bisnis dan segmen operasional. Masing-masing segmen berisi posisi-posisi atau jabatan tertentu dengan deskripsi pekerjaan masing-masing, sehingga banyak lowongan pekerjaan di Bank yang sering dibuka untuk merekrut karyawan baru, dan untuk posisi karyawan di Bank beserta tugasnya maka simak ulasan di bawah ini.

  1. Segmen Bisnis, macam-macam posisi di bank dan tugasnya yang ada pada segmen ini harus memikirkan bagaimana bisnis perusahaan dapat stabil dan selalu jalan terus, baik berupa layanan kredit maupun tabungannya

 

Macam-macam posisi dan tugas pada segmen bisnis yaitu:

  1. Marketing: Melakukan pemasaran dengan mencari nasabah
  2. Analis Kredit: Menganalisis penerima pinjaman, apakah bankable atau tidak.
  3. Account Officer: Melakukan pemasaran, melakukan analisa kelayakan pemberian kredit, dan pemantauan terhadap kelancaran pembayaran debitur
  4. Sales officer / ….Executive: Marketing
  5. Customer Service: Memberikan sosialisasi pada nasabah / calon nasabah terkait produk bank
  6. Collector : Menagih pembayaran pinjaman/kredit dari para nasabah.
  7. Segmen Operational, macam-macam posisi di bank dan tugasnya yang ada pada segmen ini yaitu harus mendukung sisi bisnis bank, dan menjalankan proses transaksi nasabah supaya berjalan lancar dan sesuai aturan/sistem yang ada.

 

Macam-macam posisi dan tugas pada segmen operational yaitu:

  1. Teller: Melayani nasabah dalam bertransaksi di Bank.
  2. Back Office: Melakukan pengecekan dan memastikan transaksi yang dilakukan oleh teller sudah benar dan sesuai, serta membuat pembukuan perusahaan dari harian sampai tahunan.
  3. General Affair: Mengurus bangunan, fisik ATM, satpam, cleaning service serta kartu nama tetapi juga ada yang mengurus absensi karyawan.
  4. Admin kredit: Membuat surat, menginventarisir data nasabah sampai merapikan data jaminan nasabah.
  5. Cleaning Service: Menjaga kebersihan Bank.
  6. Security: Petugas keamanan bank
  7. Driver: Sopir
  8. Ekspedisi / Messenger: Pesuruh.

 

Bagi karyawan Bank harus memahami macam-macam posisi di bank dan tugasnya karena dengan begitu karyawan akan mengetahui tanggung jawabnya masing-masing dalam bekerja, dan biasanya karyawan akan mendapatkan pemahaman terkait posisi karyawan pada saat pelatihan atau training menjadi karyawan baru, untuk itu dengan adanya training kepada karyawan Bank sangat penting untuk menunjang kinerja karyawan.

Nah, dari penjelasan di atas terkait macam-macam posisi di bank dan tugasnya semoga dapat bermanfaat bagi pembaca khususnya yang ingin bekerja di Bank, karena sebelum anda memilih posisi karyawan Bank maka harus mengetahui job deskripsinya terlebih dahulu, sehingga dengan begitu anda akan memiliki pandangan pekerjaan yang akan anda jalankan, pada umumnya semua posisi di Bank memiliki kelebihan dan resiko kerja sendiri-sendiri karena semua karyawan bekerja untuk menunjang kelancaran bisnis Bank dan untuk menjaga produktivitas Bank.

 

Deskripsi : Macam-macam posisi di bank dan tugasnya merupakan hal yang wajib diketahui oleh karyawan Bank karena untuk mengetahui job deskripsinya masing-masing sesuai dengan aturan.

Copyright © 2026 PayrollBozz HRIS Indonesia