Inilah 7 hal yang menyebabkan karyawan terbaik resign dari perusahaan

Inilah 7 hal yang menyebabkan karyawan terbaik resign dari perusahaan

Karyawan terbaik resign? Mengapa? Ya, fenomena ini memang sering kita lihat di perusahaan, seorang karyawan yang paling bisa di andalkan, yang bekerja keras, dan memilki karir yang baik tiba-tiba saja memutuskan untuk berhenti atau pindah kerja. Dan banyak sekali manajer yang mengeluhkan fenomena ini karena mereka kualahan mencari pengganti yang sebaik dirinya, namun sebenarnya permasalahan apa yang membuat mereka resign? Apakah karena gaji yang kurang?

Menurut survey gaji bukanlah alasan utama atau alasan yang paling sering menyebabkan si karyawan terbaik resign, namun lebih kepada tekanan dan kenyamanan bekerja di perusahaan tersebut. Sering kali atasan memberikan pekerjaan atau tanggung jawab yang besar kepada karyawan yang memilki reputasi kerja yang baik, disaat bersamaan tekanan-tekanan tersebut membuat si karyawan merasa tidak nyaman dan memilki pandangan bahwa setumpuk tugas yang diberikan kepadanya adalah hukuman karena ia bekerja dengan baik.

Selain tensi kerja dan tekanan yang tinggi dari atasan mereka masih ada beberapa alasan lagi yang menyebabkan si karyawan emas ini memutuskan untuk keluar dari perusahaan alias resign, apa saja itu? mari simak ulasannya dibawah ini.

7 hal yang menyebabkan karyawan terbaik resign

1 ) Tidak dihargai atau tidak ada penghargaan yang sepantasnya

Alasan resign karena perusahaan tidak mengapresiasi apa yang telah ia lakukan untuk kemajuan perusahaan juga menenampati posisi teratas. Mungkin sebuah tepukan di pundak saja tidak cukup untuk menghargai dedikasi kerja keras mereka, atasan perlu sedikit sensitif akan hal-hal seperti ini dengan mencari tahu apa yang diindingkan oleh karyawan terbaiknya.

2 ) Perusahaan tidak memilki komitmen

Ketika di dunia kerja karyawan di tuntut memilki komitmen atas pekerjaan-pekerjaan dan tanggung jawab yang dipercayakan oleh perusahaan, dan mereka menjalankan komitmen tersebut dengan baik, tetapi perusahaan yang memperkerjakannya tidak mampu memberikan komitmen berupa apapun, seperti kenaikan pangkat, kenaikan gaji, ataupun bonus. Dititik inilah kebanyakan karyawan merasakan kejenuhan yang membuat mereka ingin pindah ke tempat yang lebih baik.

3 ) Atasan yang tidak dapat memajukan bawahannya

Alasan mengapa karyawan terbaik bisa resign selanjutnya adalah di karenakan atasan yang tidak dapat memberikan feedback kepadanya. Sudah menjadi tugas seorang atasan untuk mengelola dan mengembangkan keterampilan karyawannya, dengan cara membantu memberi solusi, memperhatikan keterampilannya, masukan atau sekedar memberikan pujian. Walaupun ini terdengar sepele namun hal ini penting dilakukan oleh top level manajerial agar para bawahannya merasa diperhatikan dan puas bekerja di perusahaan tersebut.

4 ) Passion “hasrat” karyawan dibatasi oleh perusahaan

Penelitian juga dilakukan mengenai orang-orang yang bekerja dengan passion, mereka yang berada di lingkungan kerja dapat lebih produktif dan memilki pengalaman yang positif apabila diberikan kesempatan untuk mengejar passion mereka dibandingkan mereka yang bekerja dalam sebuah lingkungan kerja yang normal. Dan passion inilah yang ditakutkan oleh perusahaan, karena takut karyawan mereka tidak fokus pada pekerjaannya.

5 ) Adanya konflik

Kelima yang membuat karyawan terbaik ingin resign walaupun sudah memilki gaji yang tinggi karena munculnya sebuah konflik, baik itu dengan teman sekantor ataupun atasannya. Konflik adalah salah satu hal yang dapat membuat seseorang tidak nyaman, konflik muncul karena beberapa hal seperti perbedaan pendapat, ketidakcocokan ataupun datang dari hal-hal yang lebih personal.

6 ) Adanya perubahan kebijakan

Adanya perubahan regulasi, kebijakan, ataupun pergantian manajemen dapat membuat karyawan terbaik mengajukan surat pengunduran diri. Situasi perubahan kebijakan yang tidak menguntungkan karyawan akan membuatnya angkat kaki dari perusahaan tersebut.

7 ) Prospek perusahaan sudah tidak menjanjikan lagi

Bisnis perusahaan memang tidak selamanya maju ada kalanya bisnis yang dijalankan mengalami kemunduran atau prospek yang sedant tidak baik. Trend musiman ini jugalah yang membuat karyawan terbaik resign dalam perusahaan dan memilih perusahaan yang memilki prospek yang lebih baik.

Tips dan ciri-ciri perusahaan headhunter bereputasi baik

Tips dan ciri-ciri perusahaan headhunter bereputasi baik

Melanjutkan artikel sebelumnya yang menjelaskan apa itu headhunter dan tujuannya, kini akan dilanjutkan dengan tips memilih perusahaan headhunter yang memilki reputasi baik. dengan memilih jasa rekruter profesional atau headhunter yang tepat juga akan berpengaruh kepada SDM yang nantinya akan perusahaan dapatkan, masing-masing dari Headhunter memilki metode pencarian atau kualifikasi yang berbeda dalam menentukan standar kandidat yang tepat, terlebih posisi tersebut sangat krusial bagi perusahaan.

Untuk itulah sangat penting bagi perusahaan mengetahui headhunter yang terbukti dapat mencarikan kandidat terbaik bagi perusahaan, dan berikut ini adalah tips memilih perusahaan headhunter.

Langkah-langkah dan tips memilih perusahaan headhunter

Langkah pertama Kenali track record perusahaan

Seperti biasa untuk melihat sebuah perusahaan tersebut baik atau tidak adalah dengan melihat jejak karirnya dan sepak terjangnya dalam industri yang mereka jalani. Saran dari kami prioritaskan untuk memilih perusahaan headhunter yang berpengalaman dengan afiliasi dan profil company yang jelas.

Langkah kedua cari headhunter yang berkredibilitas

Ciri-ciri headhunter yang memilki kredibilitas tinggi adalah dengan tidak meminta pembayaran atau biaya dalam bentuk apapun kepada kandidat, dan hanya akan menagihkan pembayaran terhadap perusahaan sebagai kliennya. Logikanya adalah bila ia mendapatkan komisi dari kandidat, bagaimana ia akan dengan obyektif memberikan assessment atau penilaian tentang kandidat.

Langkah ketiga pastikan headhunter memilki pengetahuan 

Yang selanjutnya juga sangat penting, perusahaan sebagai klien wajib memastikan headhunter memilki knowledge tentang industri atau bisnis yang klien bidangi, dan memilki pengalaman menangani perusahaan yang sama seperti perusahaan anda. Hal ini akan sangat bermanfaat nantinya ketika headhunter mencarikan kandidat yang benar-benar menguasai posisi yang disiapkan perusahaan serta expert dalam bisnis atau industri perusahaan.

Langkah keempat memilki keahlian khusus dalam menentukan kandidat

Pastikan juga anda menanyakan bagaimana mereka menentukan seorang kandidat yang pantas, walaupun setiap perusahaan headhunter memilki caranya yang berbeda-beda namun hal ini juga layak anda tanyakan untuk mengetahui tindakan profesional apa yang mereka ambil untuk menguji seorang kandidat.

Dibawah ini adalah beberapa perusahaan headhunter yang jasanya ramai digunakan oleh banyak perusahaan, mulai dari posisi staff hingga ke CEO, yang sebelumnya juga pernah diterbitkan oleh blog.karir.com

12 perusahaan headhunter dengan reputasi terbaik lokal dan interlokal

1 ) Bo Le Associates : Mengerjakan executive search, pencarian kandidat level atas

2 ) BRecruit Indonesia: Mengerjakan semua level, umumnya level menengah

3 ) Kelly Services: Mengerjakan semua level dan bahkan outsourcing

4 ) Headhunter indonesia : Melayani pencarian kandidat untuk perusahaan bisnis kecil, menengah, dan atas

5 ) JAC: Perusahaan Jepang, kebanyakan klien adalah perusahaan Jepang

6 ) Recruit: Terbesar di Jepang, kebanyakan kliennya perusahaan Jepang

7 ) Jakarta consulting group : executive search untuk top level manajerial melayani perusahaan nasional dan internasional

8 ) Robert Walters: Belum lama di Indonesia, namun cukup memiliki reputasi internasional yang baik

9 ) Amrop Hever International: Hanya mengerjakan level atas

10 ) Boyden International: Hanya mengerjakan level atas

11 ) Egon Zehnder: Hanya level CEO

12 ) Rimbun job : merekrut tenaga eksekutif untuk perusahaan di berbagai industri. 

Apa itu headhunter ? dan bagaimana cara kerjanya!

Apa itu headhunter ? dan bagaimana cara kerjanya!

Apa itu headhunter – Mungkin sebagian dari kita sudah familiar dengan para headhunter atau executive search yang memberikan jasanya kepada perusahaan untuk melakukan rekruter profesional untuk posisi-posisi yang bisa dikatakan krusial di dalam perusahaan. Disinilah peranan headhunter bekerja, mereka akan mencari kandidat-kandidat yang memilki kapabilitas, pengalaman dan kesiapan untuk mengisi posisi tertentu yang sedang dibutuhkan perusahaan.

Seperti yang dikatakan tadi bahwa mereka (Headhunter) adalah rekruter profesional yang memilki metode dan kualifikasi tertentu untuk dapat meloloskan kandidatnya ke dalam perusahaan sesuai kebutuhan perusahaan. Umumnya headhunter diminta oleh perusahaan untuk mencari orang-orang dengan kapabilitas top level manajerial biasanya mereka terdapat di dalam perusahaan dan aktif bekerja, sehingga tidak mungkin mengirimkan CV. Dengan tingkat keterdesakan perusahaan itulah headhunter membantu untuk menghijack para pekerja profesional untuk dapat bekerja di perusahaan klien mereka.

Namun seiring berkembangya waktu dan zaman headhunter kini tidak hanya mencari pekerja pada posisi top level manejerial saja, maka dari itulah mereka sekarang biasa disebut headhunter bukan lagi executive search. Hal ini mereka lakukan karena untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang semakin mendesak dan mindset klien yang berubah bukan lagi mementingkan biaya namun lebih kepada efisiensi, yang akhirnya memaksa mereka juga untuk mencari kandidat yang tepat untuk posisi staff dan setaranya.

Cara kerja headhunter pada umumnya

1 ) Mereka tidak bekerja untuk kandidat

Kebanyakan kandidat (job seeker) salah mengartikan bahwa dengan menghubungi atau mengirim CV mereka ke headhunter akan memudahkan mereka mendapatkan pekerjaan dengan posisi yang diinginkan. Prinsip kerja rekruter profesional tidak seperti itu mereka hanya akan mengindentifikasi para kandidat melalui track record di perusahaannya, ataupun dari sosial media seperti linkedin ataupun facebook at work, jadi satu-satunya cara untuk mendapatkan perhatian dari headhunter dan masuk ke dalam daftar pencariannya adalah dengan memasang CV sebaik mungkin di sosial media dan memilki prestasi.

2 ) Headhunter bekerja sesuai kebutuhan klien

Seperti yang dibahas diatas headhunter bekerja sesuai permintaan kliennya, jadi mereka akan terlibat ke dalam semua proses kualifikasi (bukan hanya sekedar identifikasi kandidat). Mulai dari penilaian karakteristik, kemudian penilaian kepribadian kandidat, dan keterampilan yang disesuaikan dengan permintaan klien. Headhunter juga akan mengatur jadwal wawancara kandidar dengan user klien. Headhunter akan terus mengawal hingga kandidat lolos proses wawancara dan masuk ke dalam masa uji coba atau probation.

3 ) Headhunter tidak mengawal proses negosiasi gaji

Walaupun kandidat akan ditangani hingga masa probation oleh headhunter namun saat proses negosiasi gaji itu hanya akan menjadi urusan kandidat dan HRD. Dan tidak akan ada pemungutan biaya sama sekali yang dilakukan oleh headhunter kepada kandidat setelah negosiasi gaji. headhunter hanya akan menagihkan pembayaran kepada klien (perusahaan) sesuai perjanjian yang telah disepakati.

Demikian adalah definisi, fungsi, serta tujuannya hadirnya dan prinpi kerja headhunter atau juga executive search untuk perusahaan dan para profesional, semoga bisa menjawab pertanyaan anda tentang apa itu headhunter.

Tips untuk Meringankan Anda sebagai Wanita Karir yang Juga Mengurusi Seorang Bayi

Tips untuk Meringankan Anda sebagai Wanita Karir yang Juga Mengurusi Seorang Bayi

Bagi wanita karir, mengurus rumah dan pekerjaan adalah hal yang sangat sulit. Oleh karena itu, sangat penting untuk Anda para wanita yang bekerja untuk mengetahui tips merawat bayi bagi wanita karir. Pasalnya kesibukan kerja bukanlah hal yang tepat menjadi alasan para wanita untuk tidak mendidik dan mengurus anaknya dengan benar.

Karena pada dasarnya mereka bisa menyeimbangkan antara mengurus anak dengan pekerjaan. Meskipun tidak semua orang bisa melakukannya, paling tidak Anda telah berusaha untuk menjadi wanita karir yang bisa menjaga dan mengurus anak sesuai dengan kodratnya menjadi ibu. Keluarga adalah tempat pendidikan terbaik dan pertama untuk anak.

Jadi sebagai seorang ibu yang baik, Anda harus bisa memiliki peran penting dalam pendidikan si kecil. Berikut ini adalah 5 tips yang bisa Anda lakukan terkait dengan merawat bayi sebagai wanita karir.

5 Tips Merawat Bayi bagi Wanita Karir

1 ) Beri perhatian

Jika Anda sibuk, ada baiknya jika si kecil ditinggalkan dengan keluarga dekat seperti neneknya. Kemudian berikan pengertian kepada si anak bahwa nenek adalah orang yang sama baiknya seperti ibu. Sebisa mungkin jangan tinggalkan anak hanya bersama dengan baby sitter.

Karena orang lain tentunya tidak akan bisa memberikan kasih sayang yang sama seperti ibu atau neneknya. Setelah Anda pulang bekerja, beri perhatian kepada anak dengan mengajaknya bermain. Bisa juga dengan pergi berbelanja bersama, nonton kartun bersama, membersihkan mainannya bersama dan lain sebagainya. Dengan begitu, anak tidak akan terlalu kehilangan sosok Anda sebagai ibu yang disayanginya.

2 ) Membuat jadwal kegiatan

Tips selanjutnya adalah membuat jadwal harian dan bulanan. Buatlah jadwal terkait dengan kegiatan apa yang akan Anda lakukan setiap hari. Jangan lupa untuk mencantumkan kebersamaan Anda dengan si kecil dalam jadwal kegiatan tersebut. Sebagai ibu yang baik, sangat dianjurkan untuk Anda lebih memperbanyak kegiatan bersama anak dibandingkan dengan pekerjaan. Hal ini dilakukan agar anak lebih dekat dengan Anda sebagai ibunya.

3 ) Buat skala prioritas

Selain membuat jadwal kegiatan sehari-hari, membuat skala prioritas Anda saat ini dan juga masa yang akan datang sangatlah penting. Hal ini dilakukan agar Anda bisa melihat dan mengetahui dengan jelas apa saja yang harus dilakukan sesegera mungkin. Dengan kegiatan dan skala prioritas yang jelas, Anda bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Sehingga Anda bisa mengurus anak tanpa terganggu dengan aktivitas lain seperti bekerja. Tanpa adanya skala prioritas, Anda akan kehilangan arah dan bingung untuk melakukan sesuatu.

4 ) Utamakan anak

Tips merawat bayi bagi wanita karir selanjutnya adalah mengutamakan anak. Seperti yang diketahui, wanita karir pasti seringkali mendapatkan berbagai macam undangan dari tempatnya bekerja. Beberapa diantaranya adalah rapat dengan bos, pergi makan-makan dengan rekan kerja, dan lain sebagainya.

Mengingat kini Anda sudah memiliki anak, katakan tidak pada kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting tersebut secara halus dengan mengatakan bahwa anak Anda sedang menunggu di rumah. Dengan begitu, anak juga akan mengutamakan Anda dan tidak kehilangan sosok ibu yang disayanginya.

5 ) Kerjasama dengan suami

Tips merawat bayi bagi wanita karir yang terpenting adalah adanya kolaborasi yang baik antara Anda dengan suami. Jangan saling menyalahkan hanya karena kalian sama-sama bekerja. Justru merawat anak adalah keadaan yang memperlihatkan kekompakan kalian sebagai sepasang suami istri yang sangat menyayangi anaknya. Saat kalian sama-sama pulang kerja, sisihkan waktu untuk bermain atau mengurus anak. Ibu bisa mengganti popoknya dan si ayah bisa menyiapkan susu atau makanan untuk sang anak.

Demikianlah ulasan mengenai tips merawat bayi bagi wanita karir. Semoga adanya ulasan ini bermanfaat dan bisa membantu Anda para wanita karir.

Macam-Macam Posisi Di Bank Dan Tugasnya

Macam-Macam Posisi Di Bank Dan Tugasnya

Macam-macam posisi di bank dan tugasnya – Tidak jarang khususnya bagi lulusan baru baik di tingkat SMA maupun perguruan tinggi memilih mencoba peluang lowongan kerja di Bank,itu karena di Bank sendiri menerima semua lulusan baik yang berpengalaman maupun lulusan baru dengan semua jurusan namun sesuai dengan kriteria yang diinginkan, selain itu perusahaan yang bergerak di bidang keuangan ini memberikan gaji yang cukup tinggi bagi karyawannya, sehingga wajar bila banyak orang yang ingin bergabung dengan Bank dengan berbagai posisi.

Cari tahu macam-macam posisi di bank dan tugasnya

Pada perusahaan di bidang perbankan yaitu Bank, terdapat banyak posisi yang ditawarkan yang mana terbagi menjadi dua segmen yaitu segmen bisnis dan segmen operasional. Masing-masing segmen berisi posisi-posisi atau jabatan tertentu dengan deskripsi pekerjaan masing-masing, sehingga banyak lowongan pekerjaan di Bank yang sering dibuka untuk merekrut karyawan baru, dan untuk posisi karyawan di Bank beserta tugasnya maka simak ulasan di bawah ini.

  1. Segmen Bisnis, macam-macam posisi di bank dan tugasnya yang ada pada segmen ini harus memikirkan bagaimana bisnis perusahaan dapat stabil dan selalu jalan terus, baik berupa layanan kredit maupun tabungannya

Macam-macam posisi dan tugas pada segmen bisnis yaitu:

macam-macam-posisi-di-bank-dan-tugasnya-1

  1. Marketing: Melakukan pemasaran dengan mencari nasabah
  2. Analis Kredit: Menganalisis penerima pinjaman, apakah bankable atau tidak.
  3. Account Officer: Melakukan pemasaran, melakukan analisa kelayakan pemberian kredit, dan pemantauan terhadap kelancaran pembayaran debitur
  4. Sales officer / ….Executive: Marketing
  5. Customer Service: Memberikan sosialisasi pada nasabah / calon nasabah terkait produk bank
  6. Collector : Menagih pembayaran pinjaman/kredit dari para nasabah.
  7. Segmen Operational, macam-macam posisi di bank dan tugasnya yang ada pada segmen ini yaitu harus mendukung sisi bisnis bank, dan menjalankan proses transaksi nasabah supaya berjalan lancar dan sesuai aturan/sistem yang ada.

Macam-macam posisi dan tugas pada segmen operational yaitu:

macam-macam-posisi-di-bank-dan-tugasnya-2

  1. Teller: Melayani nasabah dalam bertransaksi di Bank.
  2. Back Office: Melakukan pengecekan dan memastikan transaksi yang dilakukan oleh teller sudah benar dan sesuai, serta membuat pembukuan perusahaan dari harian sampai tahunan.
  3. General Affair: Mengurus bangunan, fisik ATM, satpam, cleaning service serta kartu nama tetapi juga ada yang mengurus absensi karyawan.
  4. Admin kredit: Membuat surat, menginventarisir data nasabah sampai merapikan data jaminan nasabah.
  5. Cleaning Service: Menjaga kebersihan Bank.
  6. Security: Petugas keamanan bank
  7. Driver: Sopir
  8. Ekspedisi / Messenger: Pesuruh.

Baca juga : Tips dan cara yang benar untuk meminta kenaikan gaji kepada atasan

Bagi karyawan Bank harus memahami macam-macam posisi di bank dan tugasnya karena dengan begitu karyawan akan mengetahui tanggung jawabnya masing-masing dalam bekerja, dan biasanya karyawan akan mendapatkan pemahaman terkait posisi karyawan pada saat pelatihan atau training menjadi karyawan baru, untuk itu dengan adanya training kepada karyawan Bank sangat penting untuk menunjang kinerja karyawan.

Nah, dari penjelasan di atas terkait macam-macam posisi di bank dan tugasnya semoga dapat bermanfaat bagi pembaca khususnya yang ingin bekerja di Bank, karena sebelum anda memilih posisi karyawan Bank maka harus mengetahui job deskripsinya terlebih dahulu, sehingga dengan begitu anda akan memiliki pandangan pekerjaan yang akan anda jalankan, pada umumnya semua posisi di Bank memiliki kelebihan dan resiko kerja sendiri-sendiri karena semua karyawan bekerja untuk menunjang kelancaran bisnis Bank dan untuk menjaga produktivitas Bank.

Deskripsi : Macam-macam posisi di bank dan tugasnya merupakan hal yang wajib diketahui oleh karyawan Bank karena untuk mengetahui job deskripsinya masing-masing sesuai dengan aturan.

Baca juga : Apakah anda freshgraduate SMA ? ini 5 pekerjaan untuk lulusan SMA dengan gaji yang besar

Cara Membangun dan Mengembangkan SDM Berbasis Kompetensi, untuk Produktivitas Perusahaan

Cara Membangun dan Mengembangkan SDM Berbasis Kompetensi, untuk Produktivitas Perusahaan

Dalam sebuah organisasi, keberadaan sumber daya manusia di dalamnya menjadi sebuah hal yang penting dan patut diperhitungkan.

Hal ini dikarenakan tingkat kesuksesan sebuah organisasi akan sangat ditentukan oleh kinerja dan kompetensi orang-orang di dalam organisasi tersebut. Maka dari itu, pengembangan SDM berbasis kompetensi akan sangat dibutuhkan untuk mencapai hal ini.

Merekalah yang paling menopang bertahannya sebuah organisasi. Sebagai sumber daya manusia dalam sebuah organisasi, mereka dituntut untuk memiliki banyak kemampuan wajib dalam berorganisasi, seperti mengatasi masalah-masalah yang timbul karena faktor-faktor internal maupun eksternal.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga menjadi salah satu faktor yang membuat sumber daya manusia dalam organisasi harus memiliki bekal kompetensi yang mumpuni. Sebab, yang dikejar oleh sebuah organisasi untuk menentukan keberhasilannya adalah produktifitas kerja dan kinerja dalam proses pencapaiannya.

Mengenali Kompetensi dalam Pengembangan SDM Berbasis Kompetensi

pengembangan-sdm-berbasis-kompetensi-1

sebelum membahas lebih lanjut, kita perlu mengetahui terlebih dahulu maksud dari kompetensi itu sendiri. Definisi dari kompetensi adalah karakter dasar yang dimiliki oleh individu sebagai penyebab keefektifan dan hasil dalam pekerjaannya.

kompetensi yang sudah melekat dalam diri seseorang bisa digunakan untuk mengetahui seberapa efektif kinerjanya. Kompetensi dalam hal pengetahuan dan kemampuan dapat mengalami pengembangan melalui proses pendidikan serta pelatihan.

Di dalam kompetensi juga terdapat hal yang disebut sebagai motif kompetensi. Hal tersebut bisa diperoleh ketika menjalani proses seleksi.

Ada dua tipe kompetensi, yaitu differentiating competency dan threshold competency. Pada tipe differentiating, terdapat kompetensi yang bisa membedakan tinggi rendahnya kinerja SDM. Sedangkan pada tipe threshold, kompetensi tidak membedakan kinerja individu. Tipe ini merupakan kompetensi utama yang harus dimilki SDM untuk dapat bekerja.

Dalam pengembangan SDM berbasis kompetensi, ada beberapa manfaat dari kompetensi itu sendiri.

1 ) Manfaat terhadap pegawai atau karyawan

pengembangan-sdm-berbasis-kompetensi-2

Disini mereka bisa menerapkan ketrampilan yang dimiliki untuk bekerja sehingga mereka akan mendapatkan pengakuan kualifikasi. Kompetensi juga bisa mereka gunakan untuk mengembangkan karir menuju jenjang berikutnya. Mereka bisa terus mengasah ketrampilan melalui berbagai pelatihan yang ada.

2 ) Manfaat kompetensi bagi organisasi

pengembangan-sdm-berbasis-kompetensi-3

Kompetensi bisa digunakan untuk menyesuaikan SDM yang akan direkrut dengan ketrampilan yang dibutuhkan dalam suatu bidang pekerjaan. Selanjutnya adalah manfaat kompetensi bagi industri.

SDM yang sudah diidentifikasi atas kompetensi yang dimilikinya akan memberikan manfaat bagi ketrampilan yang sesuai dan dibutuhkan oleh sebuah industri. Adanya kompetensi juga menjadi dasar dalam sistem kualifikasi nasional yang dibutuhkan industri.

3 ) Manfaat bagi ekonomi daerah dan ekonomi nasional

pengembangan-sdm-berbasis-kompetensi-4

Perkembangan ekonomi internasional pada industri tentu memerlukan angkatan kerja terampil yang dimiliki SDM. Pada intinya adalah apa yang dibutuhkan di dunia kerja bisa disesuaikan berdasarkan kompetensi SDM nya.

Pengembangan SDM berbasis kompetensi pada pegawai bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan dengan instan. Dalam hal ini akan dibutuhkan model kompetensi. Hal tersebut berkaitan dengan proses rekrutmen, seleksi, penempatan, dan pengembangan karir pada pegawai sebagai manajemen SDM yang baik.

Untuk melakukan pengembangan SDM ini perlu dilakukan identifikasi motivasi dan kemampuan bekerjasama dengan tim saat menyeleksi seorang calon pegawai. Inisiatif mereka juga perlu dinilai.

Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan sebanyak mungkin data tentang pegawai tersebut. Selain itu, penilaian juga bisa dilakukan melalui wawancara perilaku, tes, dan banyak metode lainnya.

Kemudian akan diketahui bobot calon pegawai berdasarkan kriteria tertentu. Ketika ditemukan kriteria yang berbobot lemah, mereka bisa diarahkan untuk mengembangkannya untuk memperbaiki kinerjanya kemudian.

Terdapat tiga angkat manajemen dalam pengembangan SDM melalui basis kompetensi yaitu tingkat eksekutif, tingkat manajer, dan tingkat karyawan. Masing-masing manajemen ini memiliki kebutuhan kompetensi yang berbeda-beda.

1 ) Tingkat eksekutif

Frederic Oudea

Tingkatan ini membutuhkan kompetensi untuk dapat memahami lingkungan yang cenderung mengalami perubahan dengan cepat. Mereka harus mampu melihat kekuatan dan kelemahan organisasi, peluang pasar, ancaman dan strategi untuk menghadapinya. Mereka juga dituntut untuk dapat menyampaikan tujuan dan strategi perusahaan kepada karyawan.

2 ) Tingkatkan manajer

business man and his team

SDM dalam tingkat ini diharuskan memiliki kompetensi untuk merubah struktur sekaligus proses manajemen ketika dibutuhkan. Mereka juga diharapkan mampu mengembangkan karyawan dengan cara memberikan saran dan harapan positif serta menyampaikan tanggung jawab yang harus dipikul karyawan.

3 ) Tingkat karyawan

pengembangan-sdm-berbasis-kompetensi-7

Disini mereka perlu mengembangkan motivasi, kemampuan, dan kinerja untuk bisa bekerja dibawah kondisi apapun, seperti bekerja dibawah tekanan waktu. Mereka juga harus mempunyai inisiatif yang besar dalam memberikan pelayanan terhadap pelanggan.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Pengembangan SDM Berbasis Kompetensi

1 ) Rekrutmen tenaga kerja

pengembangan-sdm-berbasis-kompetensi-8

Untuk melakukan pengembangan SDM berbasis kompetensi, salah satu kunci utamanya terletak pada proses rekrutmen, seleksi, pelatihan dan pengembangan calon pegawai.

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan SDM yang profesional dalam dunia kerja. Meskipun hal ini tidaklah mudah, akan tetapi sudah menjadi kewajiban bagi perusahaan untuk menyaring tenaga kerja baru.

Proses ini akan menentukan baik tidaknya seorang pelamar pekerjaan. Selain itu, beberapa tujuan dari proses rekrutmen ini adalah untuk mendapatkan calon pegawai yang memenuhi syarat dan konsisten dengan nilai perusahaan.

Selain juga untuk memberikan kesempatan kerja, proses rekrutmen mampu membantu menyesuaikan hasil seleksi dengan program pelatihan pada tahap berikutnya.

Perekrutan sendiri bisa dilakukan melalui sumber internal seperti promosi, pegawai kontrak, dan rotasi maupun dari sumber eksternal seperti melakukan rekrutmen di agen tenaga kerja, lembaga pendidikan, asosiasi profesi, dan sebagainya.

2 ) Proses penting saat rekrutmen

pengembangan-sdm-berbasis-kompetensi-9

Dalam proses rekrutmen untuk pengembangan SDM berbasis kompetensi harus disediakan identifikasi posisi yang jelas bagi calon pegawai.

selain megenalkan kompetensi yang dibutuhkan untuk sebuah posisi yang diperlukan oleh sebuah perusahaan, proses rekrutmen juga memerlukan penelusuran terhadap kompetensi yang dimiliki calon karyawan dengan yang benar-benar dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Sistem peringkat dan kualitas juga bisa digunakan untuk menyusun kompetensi yang diprioritaskan. Setelah mendapatkan calon karyawan yang cukup berpotensi dan memenuhi syarat, perlu dilakukan perbandingan antara satu calon dengan lainnya. Hal ini dilakukan untuk melihat apakah kompetensi mereka memenuhi prinsip standar kinerja minimum perusahaan atau tidak.

3 ) Pelatihan dan pengembangan calon tenaga kerja

pengembangan-sdm-berbasis-kompetensi

Ada pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi atau disingkat PPBK yang bisa digunakan untuk pengembangan SDM ini. Pendekatan ini memiliki fokus besar terhadap hasil akhir.

PPBK disusun untuk membantu SDM mengembangkan kompetensi secara khusus yang mereka miliki. Hal ini dilakukan agar mereka dapat mencapai target kinerja.

Tujuan utama dari proses pendidikan dan pelatihan ini adalah agar SDM bisa menghasilkan kompetensi untuk mencapai standar dalam pekerjaan mereka. Dari sini kompetensi yang telah mereka capai akan dinilai dan disertifikasi. Ada beberapa faktor penting yang mempengaruhi hasil PPBK ini.

Faktor-faktor tersebut adalah keselarasan antara yang dibutuhkan dengan tujuan program, kurikulum, peserta PPBK, dukungan manajemen, metode penyampaian, evaluasi program, dan lain-lain.

Itulah beberapa hal yang bisa diterapkan untuk mengembangkan SDM berbasis kompetensi. Rekrutmen yang baik perlu dilakukan agar dapat meminimalisir kemungkinan pegawai yang keluar setelah belum terlalu lama bekerja di perusahaan tersebut.

Komitmen untuk melakukan pengembangan pegawai juga diperlukan agar pengembangan SDM berbasis kompetensi tercapai secara maksimal.