Strategi freelance dalam mengelola keuangan

Strategi freelance dalam mengelola keuangan

352
0
BERBAGI

Strategi freelance dalam mengelola keuangan – Perkembangan dan kemajuan teknologi informasi membuat orang zaman sekarang diberikan kemudahan dalam menyebarkan jaringan seluas-luasnya, serta memungkinkan untuk menemukan sebuah pekerjaan. faktor ini juga yang membuat orang-orang berpikir untuk bekerja buat dirinya sendiri.

Menurut majalah Forbes jumlah orang yang memilih sebagai freelance alias pekerja lepas mengalami peningkatan. Survei skala besar yang dilakukan di Amerika serikat juga menunjukan angka yang signifikan, menurut survei saat ini ada 55 juta orang di negara paman sam tersebut yang memilih sebagai freelance atau 35% dari seluruh jumlah tenaga kerja mereka.

Sebastian siseles direktur internasional situs freelance.com juga mengungkapkan bahwa Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah pekerja lepas terbanyak di dunia, data tersebut didapatkan dari banyaknya freelance asal Indonesia yang menjadi member dari freelance.com dan terbilang cukup aktif.

menjadi Freelancer memang menawarkan suatu sensasi bekerja yang berbeda di bandingkan bekerja untuk perusahaan, namun walau begitu tetap saja tantangan terbesar bagi seorang pekerja lepas adalah keuangan.

Pendapatan freelancer akan selalu berbeda setiap bulannya, dan tidak bisa ditebak. Untuk itulah seorang freelancer harus pintar-pintar dalam mengelola keuangan mereka sendiri, harus bisa menyesuaikan dan mengantisipasi pengeluran-pengeluaran yang tidak terduga dengan cara menabung atau berinvestasi.

Lalu bagaimana caranya freelancer memiliki kehidupan layaknya pekerja perusahaan, yang memiliki jaminan keseharan dan lainnya. serta kehidupannya makmur dan terjamin, bahkan untuk keluarga mereka. Berikut adalah tips-tipsnya :

Tips dan Strategi freelance dalam mengelola keuangan

Investasi untuk jaminan kesehatan

Di Indonesia ada BPJS kesehatan milik pemerintah yang menjadi penyelenggara asuransi kesehatan bagi karyawan. Untuk freelance sebaiknya juga memiliki asuransi kesehatan swasta, selain untuk mengcover biaya kesehatan juga bisa untuk investasi keuangan.

Mengapa demikian? karena saat ini banyak sekali asuransi swasta yang menawarkan paket produk asuransi kejiwaan dan investasi, jadi premi yang anda bayarkan bukan hanya untuk mengcover kesehatan saja, melainkan untuk investasi yang bisa di ambil dalam kurun waktu tertentu. Anda bisa memanfaatkan produk tersebut sebagai investasi kesehatan, namun tetaplah teliti dalam memilih vendor asuransi kesehatan swasta.

Cerdas dalam membuat perencanaan keuangan

Strategi freelance dalam mengelola keuangan selanjutnya adalah pandai dalam membuat anggaran pengeluaran. Perbedaan karyawan dan freelance saat mengatur pengeluaran adalah jika karyawan menerima gaji terlebih dahulu baru merencanakan pengeluaran, sedangkan freelancer merencanakan pengeluaran terlebih dahulu baru setelah itu mencari penghasilan untuk memenuhi kebutuhan.

Buatlah perencanaan anggaran pengeluaran tahunan yang mengcover kebutuhan anda. Perhitungkan juga variabel-variabel siklus penurunan pekerjaan, semua harus dipikirkan secara matang, Mengingat anda sebagai pekerja lepas tidak akan menerima tunjangan-tunjangan yang dapat membantu kebutuhan.

Perhitungkan angaran pengeluaran untuk makan sehari-hari, premi asuransi, pajak kendaraan, biaya anak sekolah (jika sudah punya), tabungan rutin, service kendaraan, biaya sewa properti (jika ada), dan lain-lain. Buat jadwal kapan semua itu harus dibayar, mulai dari tanggal pembyaran, jumlah, dan jatuh temponya.

Miliki alokasi dana darurat yang tinggi

Dibutuhkan alokasi dana darurat yang lebih besar daripada pekerja tetap atau karyawan yang memiliki jaminan kerja. Tentunya dana darurat ini memang sengaja dipersiapkan untuk mengantisipasi risiko kehilangan pekerjaan atau penghasilan yang pastinya lebih besar dari pada pekerja tetap.

Perhatikan dokumentasi pajak penghasilan

Masalah dokumentasi pajak juga harus menjadi fokus utama dalam rangkaian strategi freelance dalam mengelola keuangan, hal ini dilakukan karena sumber penghasilan yang diterima freelance lebih kompleks. jangan sampai anda berurusan atau bermasalah dengan pajak.

Sumber penghasilan seorang freelancer bisa dari banyak sumber, hal ini tergantung dari seberapa banyak mereka melakoni pekerjaan, untuk itulah pastikan anda telah menerima bukti pajak dari sang pemberi projek (pekerjaan), kemudian lakukan penghitungan ulang, apakah sudah sesuai dengan wajib pajak, atau terjadi kelebihan/kekurangan saat pembayaran.

Demikian adalah tips dan strategi freelance dalam mengelola keuangan yang bisa anda praktikan. kemudian Yang juga tak kalah penting bagi seorang pelaku pekerja lepas adalah kebiasan menghutang, pada aspek ini usahakan anda tidak melakukannya, kalaupun ada sebuah projek yang membutuhkan biasa besar yang mengharuskan anda meminjam uang, pastikan tanggungan bisa terbayarkan dari upah yang diterima.

LEAVE A REPLY