fbpx
Management 101: Apa Saja yang Perlu Anda Ketahui tentang Pengertian Manajemen?

Management 101: Apa Saja yang Perlu Anda Ketahui tentang Pengertian Manajemen?

Dalam dunia usaha, manajemen adalah satu hal yang tak mungkin pernah diabaikan. Tanpa manajemen yang baik, sebuah organisasi atau perusahaan tak akan bisa berjalan dengan baik dan mencapai tujuannya.

Untuk memahami tentang seluk beluk dan pengertian manajemen, kita simak yuk penjelasan berikut ini.

Pengertian Manajemen

Secara umum, manajemen adalah sebuah proses untuk mengatur kegiatan yang dilakukan oleh sebuah organisasi, agar mampu mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya secara efektif dan efisien.

Efektif adalah mencapai tujuan sesuai perencanaan, sedangkan efisien adalah melaksanakan pekerjaan dengan benar, teroganisir, dan selesai sesuai tepat waktu.

Selain pengertian di atas, ada juga pengertian manajemen menurut beberapa pendapat para ahli, yaitu:

Menurut Mary Parker Follet, manajemen adalah sebuah seni menyelesaikan pekerjaan dengan melalui orang lain. Artinya, seorang manajer harus memiliki kemampuan untuk mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan sebuah organisasi.

Sedangkan menurut Henry Fayol, manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengawasan terhadap sumber daya yang ada agar mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Tujuan & Fungsi Manajemen

blank

Manajemen memiliki beberapa tujuan dan fungsi, yaitu:

  1. Membantu organisasi atau perusahaan mencapai tujuan
  2. Menjaga agar perusahaan mencapai tujuannya dengan cara yang efektif dan efisien
  3. Menjaga agar semua fungsi dalam perusahaan menjalankan tugasnya dengan baik

Secara umum manajemen berfungsi sebagai alat bantu perusahaan dalam mencapai tujuannya, dengan cara planning, organizing, directing, dan controlling.

Ada 4 fungsi utama manajemen dalam bisnis, yaitu:

1. Planning

Planning atau perencanaan adalah kegiatan yang paling vital dalam manajemen. Sebab tanpa perencanaan yang baik, matang, dan penuh perhitungan, tujuan perusahaan bisa terancam tak dapat berjalan dengan baik. Yang lebih fatal lagi, hal ini bisa berakibat kebangkrutan dalam dunia bisnis.

Manajer pada suatu departemen harus mampu merencanakan kegiatan divisinya dengan baik, agar anak buahnya mampu melaksanakan planning tersebut sesuai dengan yang telah direncanakan.

Pada pelaksanaannya, rencana yang sudah dibuat bisa saja mengalami penyesuaian dengan kondisi atau perubahan yang terjadi. Meskipun begitu, bila sudah ada planning yang baik, perusahaan tetap memiliki pegangan atau standar pengerjaan yang bisa digunakan sebagai patokan agar suatu kegiatan tak salah arah.

2. Organizing

Fungsi manajemen selanjutnya adalah organizing atau pengorganisasian. Ini merupakan kegiatan membagi satu kegiatan utama atau besar menjadi beberapa kegiatan kecil, agar mudah dilakukan. Selain itu, pimpinan akan jauh lebih mudah melakukan pengawasan karena masing-masing kegiatan sudah terbagi dengan baik.

Dalam organizing, manajer juga dapat memutuskan siapa yang akan mengerjakan bagian-bagian tertentu. Ini berarti, setiap tugas bisa dikerjakan dengan ahlinya agar hasilnya pun semakin maksimal. Begitu pun kalau terjadi kesalahan, akan lebih mudah diketahui dan diperbaiki. Dengan begitu, tujuan perusahaan akan lebih mudah tercapai.

3. Directing

Salah satu fungsi manajemen yang tak kalah pentingnya adalah directing atau pengarahan. Ini fungsi yang harus bisa dilakukan dengan baik oleh manajer, agar tidak ada anggota departemennya yang lalai dalam melakukan tugas.

Pengarahan perlu dilakukan karena saat mengaplikasikan suatu perencanaan, ada kemungkinan terjadi hal-hal di luar rencana sehingga harus cepat diambil keputusan bagaimana menanganinya. Hal ini penting agar setiap anggota kelompok mampu mencapai sasaran dan target sesuai rencana, sehingga tidak menghambat kinerja perusahaan.

4. Controlling

Controlling atau pengawasan perlu dilakukan agar setiap langkah yang dilakukan, dapat berjalan dengan semestinya. Controlling tak hanya berlaku untuk sumber daya manusia alias orang-orang yang terlibat saja, tetapi juga mencakup alat, bahan baku untuk produksi, penjadwalan, dan lain sebagainya.

Jenis-jenis manajemen

blank

Dalam dunia manajemen, ada beberapa jenis manajemen yang biasanya wajib ada di setiap perusahaan, yaitu:

Manajemen Produksi

Ini adalah ilmu manajemen yang bertugas untuk mengelola segala sesuatu yang berhubungan dengan proses produksi suatu perusahaan, mulai dari pemilihan bahan baku, kualitas produksi yang dihasilkan, keefektifan dan keefisienan suatu dalam pengerjaan proses produksi, pemeliharaan alat, pemilihan lokasi pabrik, sampai kemampuan manajer produksi untuk membuat S.O.P. dalam sistem produksi yang mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi dalam waktu yang singkat.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Bisa dibilang, ini adalah ilmu manajemen yang paling populer dan pasti ada di setiap perusahaan. Manajemen SDM berfungsi untuk memilih, menyeleksi, dan mengelola setiap individu yang berada di dalam organisasi atau perusahaan agar dapat bekerja dengan baik sesuai dengan kualitas yang diharapkan.

Selain itu, manajemen SDM juga mengatur dan mengurus gaji, tunjangan, dan hak-hak karyawan lainnya. Intinya, manajemen SDM ada agar hubungan antara perusahaan dan karyawan dapat berjalan dengan baik, sehingga tujuan perusahaan bisa tercapai.

Manajemen Pemasaran

blank

Manajemen pemasaran bisa dibilang merupakan salah satu bagian yang paling penting dalam perusahaan. Bagaimana tidak, coba saja bayangkan apabila sebuah perusahaan memiliki produk atau jasa yang berkualitas baik, tapi tidak bisa dipasarkan dengan benar karena tak ada orang yang kompeten di bidang ini, tentu semuanya akan sia-sia saja.

Oleh karena ini, manajemen pemasaran penting agar perusahaan dapat mempelajari selera pasar, mengukur peluang suatu produk, dan memasarkan produk agar bisa diterima oleh konsumen.

Kalau zaman dulu pemasaran hanya dilakukan secara offline alias ada toko fisknya saja, tetapi sekarang pemasaran juga bisa dilakukan secara online. Ini berarti, manajemen pemasaran harus memiliki strategi perencanaan pemasaran yang berbeda agar hasil yang bisa dicapai pun maksimal. Karena strategi pemasaran offline dan online tentu harus dilakukan dengan pendekatan dari sudut yang berbeda.

Baca juga : Hobi dan Passion ini Ternyata Bisa Menunjang Produktivitas Kerja Anda di Kantor Lho!

Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah kegiatan perencanaan, penganggaran, pengelolaan, pengendalian, auditing, dan juga penyimpanan dana yang dimiliki sebuah perusahaan.

Selain itu, tim manajemen keuangan biasanya juga bertanggung jawab mengurus masalah pajak, mengelola manajemen resiko, investasi perusahaan, dan lain-lain. Setiap jangka waktu tertentu, departemen keuangan juga bertugas mengeluarkan laporan keuangan perusahaan.

Manajemen Informasi

Manajemen informasi adalah kegiatan pengelolaan seluruh data yang terkait dengan kegiatan perusahaan atau organisasi. Nah, selain berfungsi sebagai database, seluruh data tersebut juga dapat menjadi bahan manajemen di perusahaan untuk mengambil suatu keputusan atau strategi tertentu.

Manajemen informasi bertugas untuk menyimpan data dari semua departemen, mulai dari data pegawai, hasil riset, data penjualan, dan lainnya. Departemen ini bertanggung jawab untuk memastikan informasi dapat dengan disimpan dengan aman dan mudah diakses oleh pihak yang berkepentingan.

Manajemen Strategi

blank

Manajemen strategi adalah bagian dari ilmu manajemen yang merupakan kombinasi dari kegiatan dari seluruh bagian manajemen, agar dapat merumuskan strategi dan kebijakan perusahaan untuk mencapai tujuan.

Nah itu tadi penjelasan singkat tentang pengertian manajemen dan semua hal yang terkait dengannya. Semoga informasi ini dapat berguna bagi Anda yang ingin memahami lebih jauh tentang pengertian manajemen ya.

Pengertian Sumber Daya Manusia dan Manajemen SDM dalam Sebuah Perusahaan

Pengertian Sumber Daya Manusia dan Manajemen SDM dalam Sebuah Perusahaan

Dalam sebuah perusahaan, manusia adalah faktor terpenting yang tak bisa disepelekan keberadaannya. Berhasil atau tidaknya perusahaan meraih tujuannya dan berkembang menjadi perusahaan yang besar sangat bergantung pada kualitas dan kepuasan Sumber Daya Manusianya.

Di dalam struktur manajemen perusahaan pun, departemen HRD memiliki fungsi yang sangat penting, karena mengurus semua SDM di dalam perusahaan. Nah, untuk memudahkan pengertian tentang unsur Sumber Daya Manusia di dunia kerja serta pentingnya Manajemen SDM, mari kita bahas penjelasannya berikut ini.

Apa itu Sumber Daya Manusia (SDM)

SDM atau Sumber Daya Manusia adalah orang-orang yang dipekerjakan dalam suatu industri atau bisnis. Mereka memberikan tenaga, skill, dan waktunya untuk didedikasikan pada perusahaan. Sebagai gantinya, perusahaan memberikan imbalan tertentu berupa gaji, tunjangan, bonus, dan lain sebagainya.

Biasanya SDM suatu perusahaan dipekerjakan setelah melalui berbagai proses rekrutmen, mulai dari seleksi administrasi, tes tertulis, tes skill, wawancara, dan tes kesehatan. Dari sekian banyaknya calon pelamar kerja, hingga akhirnya terpilihlah SDM-SDM yang dianggap sesuai untuk bekerja di perusahaan.

Jenis dan tugas SDM di dalam perusahaan

blank

SDM sebuah perusahaan bisa bekerja paruh waktu (part-time), penuh waktu (full-time) atau sementara (kontrak) dalam kurun waktu tertentu. Biasanya, perbedaan jenis pekerjaan berpengaruh juga pada remunerasi yang diterima oleh karyawan tersebut.

Setiap karyawan memiliki tugas khusus untuk diselesaikan yang tercantum dalam job desc masing-masing. Selain remunerasi yang berbentuk materi, perusahaan juga biasanya melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia-nya, seperti pelatihan, team building, workshop skill, dan lainnya.

Dalam beberapa kurun waktu tertentu, biasanya perusahaan juga melakukan assesment atau penilaian kinerja SDM. Hal ini untuk menentukan apakah SDM tersebut layak dipertahankan oleh perusahaan, atau malah harus diberhentikan karena kinerjanya buruk. Dalam berbagai kesempatan, penilaian kinerja juga dilakukan untuk menyeleksi mana saja karyawan yang layak mendapat promosi kerja.

Apa saja yang dibutuhkan SDM untuk bisa bekerja dengan maksimal?

Untuk dapat memenuhi tugasnya dalam perusahaan, seorang karyawan membutuhkan beberapa kondisi sebagai berikut, yaitu:

Suasana kerja yang kondusif

Yang termasuk suasana kerja kondusif ini bisa mencakup banyak hal, mulai dari atasan dan rekan kerja yang suportif, penghargaan dari pihak perusahaan, tempat kerja yang layak, dan beban kerja yang tidak melebihi kemampuan karyawan

Haknya terpenuhi tepat waktu

Tak ada yang lebih menurunkan semangat SDM suatu perusahaan selain dari terlambatnya perusahaan dalam memenuhi hak mereka, yaitu gaji. Bagaimanapun juga, tujuan karyawan bekerja yang utama adalah untuk mendapatkan penghasilan. Oleh karena itu, bila hal ini tidak dapat terpenuhi dengan baik, maka motivasi kerja karyawan bisa menurun.

Komunikasi lancar antara karyawan dan perusahaan

Sangatlah penting baik bagi karyawan dan perusahaan untuk bisa saling menghargai satu sama lain dan menyuarakan keinginan masing-masing tanpa ada hambatan. Dengan begitu, perusahaan dapat mengerti kebutuhan pegawainya, dan begitu juga sebaliknya.

blank

Peralatan dan perlengkapan kerja yang memadai

Motivasi kerja yang tinggi tanpa dibarengi dengan tersedianya peralatan dan perlengkapan kerja yang memadai nyaris tak ada artinya. Penting bagi perusahaan untuk bisa menyediakan fasilitas lengkap agar SDM dapat bekerja dengan maksimal.

Coba saja bayangkan apabila saat dikejar deadline, tiba-tiba mesin di pabrik menglami kerusakan karena kurangnya perawatan, sehingga pegawai jadi tidak bisa melakukan proses produksi sesuai jadwal. Akibatnya tentu perusahaan juga yang dirugikan.

Jaminan perawatan kesehatan

Sumber Daya Manusia di dalam perusahaan bekerja keras untuk dapat memenuhi target yang diberikan perusahaan, oleh karena itu sudah sewajarnya bila mereka mendapatkan jaminan perawatan kesehatan dari tempat mereka bekerja.

Baca juga : Perbedaan HR dan GA, beserta job deskripsinya.

Apa itu Manajemen SDM?

blank

Manajemen Sumber Daya Manusia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pengelolaan SDM di sebuah perusahaan. Divisi inilah yang bertanggungjawab penuh terhadap segala sesuatu yang menyangkut SDM perusahaan, mulai dari level terendah sampai tertinggi.

Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dirancang sedemikian rupa agar dapat membantu perusahaan dalam memaksimalkan peran dan kinerja karyawan dan meraih tujuan perusahaan bersama-sama.

Biasanya, manajemen SDM dikenal dengan bagian HRD. Beberapa tanggung jawab dari divisi ini adalah untuk mengelola sistem pembayaran pegawai, rekrutmen, pelatihan, menjadi jembatan komunikasi antara karyawan dan perusahaan, mengawasi perubahan aturan ketenagakerjaan dari pemerintah, mengadakan penilaian kinerja karyawan, dan sebagainya.

Tujuan Manajemen SDM

Tujuan keseluruhan dari sumber daya manusia (SDM) adalah untuk memastikan bahwa organisasi mampu mencapai kesuksesan melalui SDM nya.

Fungsi Manajemen SDM dalam perusahaan

Manajemen SDM dalam perusahaan berfungsi sebagai jembatan antara kebutuhan perusahaan dan SDM-nya. Meskipun menjadi bagian dari pihak manajemen, tetapi divisi HRD juga harus mampu mengakomodir kebutuhan karyawan tanpa mengorbakan kepentingan perusahaan.

Tugas-tugas Manajemen SDM

blank

Secara umum, tugas-tugas Manajemen SDM dapat difokuskan pada beberapa hal berikut:

  • Perekrutan, seleksi, dan promosi jabatan pegawai
  • Pelatihan dan pengembangan SDM
  • Menjaga hubungan antara karyawan dan perusahaan
  • Mengembangkan dan mengawasi kesejahteraan karyawan
  • Mengembangkan, mempromosikan, dan menegakkan kebijakan perusahaan
  • Melakukan pengembangan karir karyawan dan pelatihan kerja
  • Menyediakan program orientasi untuk karyawan baru
  • Memberikan panduan terkait tindakan disipliner

Selain tugas-tugas di atas, manajemen SDM juga biasanya turut membantu rencana pensiun pegawai. Pekerjaan mereka juga dapat mencakup penyelesaian konflik antara karyawan atau antara karyawan dan manajer mereka.

Tim manajemen SDM harus menyelesaikan serangkaian prosedur jika karyawan mengundurkan diri atau di-PHK, mulai dari menyediakan dokumen untuk memastikan bahwa proses itu selesai sesuai aturan, membuat surat rekomendasi, menghitung uang pesangon, dan lainya.

Selain itu, tim manajemen SDM juga harus bisa secara aktif mendorong karyawan perusahaan untuk melakukan yang terbaik agar dapat memberikan kontribusi bagi keberhasilan perusahaan secara keseluruhan. Mereka juga bertugas memberikan penghargaan bagi karyawan yang berkinerja baik dan menciptakan lingkungan kerja yang positif.

Karena departemen atau manajemen HRD bertugas mengelola produktivitas dan pengembangan pegawai di semua tingkatan, maka para anggota divisi SDM harus dapat berkomunikasi secara efektif dengan semua divisi dalam perusahaan.

Baca juga : Pro-Kontra Multitasking dalam Bekerja

Bidang spesialis dalam Manajemen SDM

blank

Di dalam tim manajemen SDM sendiri, ada beberapa posisi yang harus diisi oleh ahli di bidangnya, dan tak bisa diisi oleh sembarang orang saja, agar fungsi tugas tersebut dapat berjalan dengan baik, yaitu:

  • Manajer HRD
  • Spesialis pelatihan dan pengembangan pegawai
  • Spesialis penggajian & tunjangan
  • Pelatihan dan manajer pengembangan
  • Spesialis perekrutan pegawai
  • Konselor/penyuluhan pegawai

Pentingnya Manajemen SDM dalam suatu perusahaan

Salah satu peran penting manajemen SDM dalam suatu perusahaan adalah untuk memastikan bahwa aset perusahaan yang paling penting, yaitu sumber daya manusianya, dapat dibina dan dikelola sehingga mampu mengeluarkan potensi terbaiknya.

Tim manajemen sumber daya manusia saat ini bertanggung jawab untuk lebih dari sekedar tugas-tugas administratif belaka seperti database karyawan atau menghitung gaji pegawai. Tetapi lebih dari itu, anggota tim manajemen sumber daya manusia lebih harus memaksimalkan fungsinya dalam memastikan bahwa SDM di perusahaan dapat berkontribusi secara positif dalam mewujudkan target perusahaan.

Dengan penjelasan di atas dapat dipahami seluk beluk tentang SDM dan Manajemen SDM, terutama dalam perusahaan. Jika ada pertanyaan atau komentar, silakan share dikolom komentar ya.

Siapkan Sistem Kerja “New Normal” Dengan Fitur Unggulan PayrollBozz

Siapkan Sistem Kerja “New Normal” Dengan Fitur Unggulan PayrollBozz

Belum menurunnya angka pasien Covid 19 dan belum tersedianya vaksin memaksa kita untuk memberlakukan gaya hidup baru atau “New Normal”, yaitu sebuah kebiasaan baru dengan mengikuti protokol kesehatan covid 19. 

Karena alasan itu juga tren pembagian jadwal kerja yang dari rumah atau WFH dan WFO (work from office) diterapkan, guna mencegah kerumunan karyawan di kantor. 

Dari segala penyesuaian yang harus dipersiapkan seperti sistem absensi, jadwal kerja kustom, dan perhitungan payroll karyawan sudah Anda dan perusahaan mempersiapkannya dengan matang-matang? 

Tidak dapat dipungkiri saat ini kita memang perlu mengadopsi teknologi untuk dapat mengakomodir kebutuhan kita yang semakin kompleks, termasuk dalam manajemen SDM. 

Salah satu teknologi yang dapat Anda gunakan untuk manajemen SDM perusahaan adalah HRIS (human resource information systems). 

Apa itu HRIS? HRIS adalah sistem komputer yang dapat mengorganisir tata laksana dan tata kelola SDM, data yang ada pada HRIS juga dapat digunakan sebagai sumber informasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

Selain manajemen SDM masih ada beberapa hal lain yang perlu dipersiapkan dengan baik untuk memberlakukan sistem kerja ala “New Normal”, seperti penggajian, sistem absensi karyawan, dan pengelolaan keuangan. Dan berikut ini adalah modul atau fitur-fitur PayrollBozz yang dapat Anda andalkan.. 

Modul Attendance /  Absensi

blank

Sistem absensi online PayrollBozz dapat mengakomodir kebutuhan perusahaan Anda untuk kustom jadwal kerja yang kompleks, terutama di musim WFH dan WFO. Sistem absensi PayrollBozz juga terintegrasi dengan mesin absensi secara online, sehingga menarik data kehadiran karyawan di cabang-cabang perusahaan bisa lebih mudah. 

Buat pola / kustom jadwal kerja

blank

Jadwal kerja yang kompleks seperti shift, harian, dan beberapa kustom schedule dapat Anda buat di menu Jadwal. Karyawan juga dapat melihat work & time schedule di smartphone via aplikasi PayrollBozz. 

Laporan kehadiran / Attendance log

Attendance log berisikan rincian laporan kehadiran di setiap bulannya, pada menu ini karyawan atau pengguna dapat melihat jumlah kehadirannya setiap saat. Dengan Adanya laporan kehadiran yang lengkap, ini akan memudahkan karyawan melakukan koreksi ke HRD apabila ada kesalahan di kehadiran mereka

Absensi, Clock in/out

Pada menu Attendance atau absensi HRD dapat melakukan beberapa pengaturan seperti, mobile setting area untuk menandai wilayah mana saja yang diperbolehkan untuk melakukan absen dari aplikasi. Pengaturan tersebut termasuk radius, dan waktu. 

Selain itu pada Clock attendance HRD dapat melihat daftar pengajuan kehadiran dari karyawan, dari daftar pengajuan tersebut HRD dapat menyetujui atau menolak request tersebut secara online, Namun sebelumnya Anda harus membuat approval line dan menentukan siapa saja yang memiliki hak untuk menolak dan menyetujui. 

Absen via mobile apps

Untuk memudahkan karyawan yang sedang WFH atau dinas keluar kantor, PayrollBozz memberikan layanan absen dari smartphone via aplikasi. 

Disini karyawan yang bersangkutan bisa dengan mudah absen dari lokasi, dan tentunya lokasi tersebut telah ditandai sebagai wilayah yang legal untuk absen melalui aplikasi, dengan melakukan pengaturan di mobile setting area. 

Baca juga : UMKM Lebih Maju Dan Berkembang Dengan Aplikasi Absensi Karyawan PayrollBozz

Modul Payroll 

blank

Dalam sistem payroll atau penggajian ada banyak sekali pengaturan yang dapat Anda lakukan sesuai kebutuhan dan regulasi perusahaan, Mulai dari siklus pembayaran gaji, komponen deduksi gaji, pajak, THR dan lainnya. 

Buat komponen payroll

Komponen penggajian dibuat untuk dimasukan ke dalam formula perhitungan payroll, seperti komponen potongan keterlambatan, persentase pembayaran iuran BPJS/jamsostek, jamsostek, tunjangan karyawan, insentif lembur/bonus, potongan izin (cuti dan sakit), dan lainnya. 

Formula Payroll 

Setelah komponen penggajian selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat formula atau rumus untuk perhitungan gaji. Yang perlu Anda lakukan pada proses ini hanya tinggal memasukan komponen-komponen yang diperlukan, seperti contoh dibawah ini : 

blank

Anda juga dapat melakukan pengaturan untuk pemberlakuan perhitungan payroll tersebut, misal formula payroll A hanya diterapkan untuk jabatan manajerial sedangkan formula payroll diterapkan untuk jabatan staff. 

Proses payroll dan kirim slip gaji

blank

Untuk melakukan proses payroll, Anda hanya perlu melakukan satu kali klik maka semua perhitungan akan dihitung secara otomatis by system sesuai formula payroll yang telah diterapkan. 

Menggunakan sistem payroll lebih akurat dan jauh dari kesalahan atau human error, semua perhitungan akan berdasarkan rumus. Setelah payroll diproses maka payslip akan dikirimkan ke masing-masing karyawan, karyawan dapat melihatnya melalui aplikasi payrollbozz. 

Slip gaji yang tersimpan di sistem akan tersusun dan terorganisir dengan baik, sehingga mudah dilihat dan direkam, perusahaan juga dapat mengirimkannya ke pihak Bank untuk dilakukan pembayaran gaji. 

Modul finance

blank

Selanjutnya PayrollBozz juga memiliki sistem finance untuk pengelolaan keuangan perusahaan Anda. Lakukan administrasi keuangan dengan mudah dan online melalui sistem finance PayrollBozz seperti, reimbursement, pinjaman, dan laporan keuangan. 

Reimbursement / e-claim

Pada menu penggantian biaya atau reimbursement memungkinkan karyawan melakukan pengajuan penggantian biaya, seperti uang bensin, parkir dan tiket kepada perusahaan secara online melalui aplikasi payrollbozz.

Dan juga approver baik itu HRD ataupun bagian keuangan perusahaan melakukan penyetujuan atau penolakan juga dari aplikasi. Selain itu Anda dapat mencetak slip penggantian biaya jika memang dibutuhkan, serta alur approval dapat ditentukan per karyawan dan batasan sampai 5 tingkatan approver.

Fitur e-claim ini sangat berguna di masa-masa pandemi seperti, dimana kita tetap melakukan administrasi tanpa harus bertemu secara produktif, semua bisa dikerjakan melalui aplikasi.  

Pengaturan pinjaman / Cash advance

Lakukan pengaturan pinjaman atau regulasinya sesuai ketentuan perusahaan. Tentukan periode maksimal, nominal yang diperbolehkan, jenis dan syarat peminjaman. Disini Anda juga dapat mengedit template bukti pembayaran atau slip pinjaman perusahaan Anda sendiri. 

Laporan 

Lihat laporan pinjaman dan daftar peminjam dan saldo yang sudah terpakai untuk dana pinjaman, untuk semua cabang perusahaan. Perperiode ataupun keseluruhan. Pada akun karyawan juga terdapat laporan balance atau kuota pinjaman, sehingga karyawan tahu kuota terpakai dan tersisa mereka sendiri. 

“NEW NORMAL” tidak perlu khawatir, lakukan dengan PayrollBozz

Melakukan penyesuaian di masa transisi “New Normal” jadi lebih mudah dengan modul dan menu yang tersedia di payrollBozz, fitur-fitur unggulan seperti absensi online yang tersedia pada aplikasi akan sangat membantu karyawan dalam melakukan urusan administrasi kepersonaliaan. 

Manajemen SDM juga lebih terorganisir dengan bantuan sistem HRIS (human resource information systems) yang merupakan basis dari PayrollBozz. 

Selain ketiga modul utama di atas tersebut, Anda juga dapat melakukan penilaian kerja karyawan dengan fitur Appraisal & KPI (key performance indicator). Ada beberapa metode yang dapat Anda lakukan untuk mengukur kinerja karyawan secara objektif, terutama pengukuran produktivitas sangat penting di masa-masa sekarang ini. 

Pertama anda dapat melakukannya dengan pertanyaan survey, baik itu disebar kepada tim/bagian internal saja, atau memberikan pertanyaan survey tersebut kepada manajer. 

Kedua adalah 360 review, self review, atau tim review yang juga dapat dikerjakan via online. Dari sini Anda dapat melihat performa seluruh tim dan individu di perusahaan serta Karyawan dapat melakukan penilai terhadap sesama, dan atasan dapat memantau kembali penilaian tersebut.

Demikian adalah modul-modul PayrollBozz yang dapat Anda gunakan dalam masa “New Normal” ,walau kita dalam keadaan kurang menguntungkan namun kita harus tetap menjaga produktifitas. 

Tren HR 2019

Tren HR 2019

Tak terasa kita sudah Memasuki pertengahan tahun 2018, rasa-rasanya baru kemarin kita membuat wishlist dan resolusi baru di tahun ini. Dan selalu setiap tahun memiliki trennya masing-masing, termasuk tren HR 2018 ini.

Walaupun tidak ada yang benar-benar mencolok dengan tren HR dari tahun sebelumnya, namun transformasi HR adalah sesuatu yang wajib kita ikuti terutama bagi para pemilik perusahaan maupun manajer HRD.

Masih banyak waktu dan ruang bagi kita untuk memperbaiki atau meningkatkan efiseinsi SDM, Tahun 2018 ini akan menjadi campuran kemajuan teknologi dan perubahan dalam pola pikir tentang bagaimana memimpin dan mengawasi tenaga kerja dan operasi perusahaan.

Dengan itu, mari kita lihat 10 tren HR 2018 sebagai bahan referensi dan evaluasi untuk pengelolaan SDM.

7 TREN HR 2018

1 ) Memahami karyawan

Banyak para pemimpin perusahaan mulai menyadari bahwa karyawan bukanlah sekedar mesin yang menggerakan bisnis, melainkan sebuah kekuatan utama.

Tak bisa dipungkiri seiring berjalannya waktu dan pekembangan teknologi membuat pengalaman karyawan semakin matang, ini yang membuat mereka pantas untuk dijadikan sebagai asset.

Oleh karena itu mendengar dan memahami keinginan, kebutuhan, dan kemampuan mereka membantu membangun tenaga kerja yang berkinerja tinggi dan tangguh.

2 ) Work remotely

Tren kerja jarak jauh mungkin bukanlah sesuatu yang baru, tetapi belum banyak perusahaan yang memaksimalkan teknologi informasi untuk metode atau cara kerja baru karyawan mereka.

Tidak mudah memang mengawasi karyawan yang bekerja di tempat lain, Namun perusahan bisa menyiasatinya dengan memberlakukan fleksibel worktime bagi para pekerja profesional.

Tren seperti ini sangat populer di kalangan profesional muda dari Amerika Serikat dan Eropa. Meskipun produktivitas pekerja jarak jauh telah menjadi topik hangat, penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan dengan rekan kantor mereka, pekerja jarak jauh lebih produktif.

3 ) Posisi yang tidak aman di pasar bisnis

faktanya saat ini tidak ada satu perusahaan manapun yang bisnisnya tidak terancam. Hal tersebut disebabkan oleh munculnya produk dan layanan baru serta evolusi teknologi yang cepat.

pendekatan yang tidak konvensional diperlukan untuk mempertahankan status perusahaan Anda. Start-up kecil dapat mengubah seluruh industri secara terbalik. 2018 akan mengharuskan CEO dan tim mereka untuk waspada dan selalu mengikuti perkembangan terbaru.

4 ) Menggunakan analisis dan algoritma saat perekrutan

Tren HR 2018 memang mengacu pada pemanfaatan teknologi, tidak terkecuali saat melakukan perekruran karyawan. Beberapa HRD senior mungkin tidak terlalu senang dengan ide mengandalkan algoritma, namun, terbukti jauh lebih dapat diandalkan daripada naluri manusia yang bias.

Dengan menggunakan algoritma pada resume digital untuk mengidentifikasi kandidat dengan ciri-ciri yang disukai jauh lebih baik. Dan juga dapat digunakan untuk memastikan bahwa perusahaan tidak mengabaikan atau melewatkan pelamar yang berpotensi.

5 ) Memberikan sorotan pada pelamar pasif

Sayangnya saat ini banyak perusahaan yang masih atau lebih memilih karyawan yang berstatus kerja, dibandingkan dengan karyawan yang tidak. padahal mereka yang aktif juga belum tentu memiliki skill yang memupuni atau memenuhi kriteria yang perusahaan butuhkan.

Mencari kandidat yang pasif akan memperbesar peluang perusahan mendapatkan karyawan seperti yang mereka butuhkan.

Media sosial, pencarian hashtag, sub-forum, dan sarana komunikasi online lainnya adalah cara yang mudah dan simpel dalam mengidentifikasi bakat pelamar yang pasif.

6 ) Teknologi menyingkirkan tenaga kerja

Perkembangan teknologi memangkas tenaga kerja manusia. salah satu contohnya adalah keberadaan software HR yang mampu menggeser perang admin-admin HRD.

Penggunaan software HR terbukti bisa mengelola data SDM lebih baik, cepat dan akurat dibandingkan mengandalkan admin HRD. Namun jangan khawatir karena mereka yang memiliki kemampuan profesional bisa menjadi konsultas, yang mana saat ini cukup dibutuhkan.

7 ) Digitalisasi SDM

Tren HR 2018 yang terakhir adalah bisa dikatakan yang paling penting saat ini, yakni digitalisasi tempat kerja itu sendiri. Saat ini hampir setiap perusahaan sedang mengalami transformasi digital.

Setiap aspek bisnis sekarang dapat diubah dengan Cloud, komputasi mobile, dan peningkatan otomatisasi. Penggunaan software-software pembantu yang semakin marak di perusahaan ini bukan tanpa alasan.

pasalnya mereka percaya dengan menggunakan software atau aplikasi dapat memangkas waktu adminstrasi dan juga lebih efisien, serta dapat di akses secara online sehingga dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja.