Turn over karyawan tinggi pasca lebaran? Begini cara menyiasatinya.

Turn over karyawan tinggi pasca lebaran? Begini cara menyiasatinya.

cara menyiasati turn over karyawan – Sekitar 1 minggu lagi bulan suci ramadhan akan berakhir dan disaat itu juga hari raya Idul Fitri akan datang atau yang biasa disebut lebaran.

Nah pada moment pasca lebaran ini terdapat tradisi di perusahaan yakni peningkatan turn over karyawan, dimana biasanya banyak karyawan yang resign atau baru saja bergabung ke dalam perusahaan.

Yang perlu diperhatikan saat turn over ini mengalami peningkatan adalah bagaimana posisi yang kosong harus bisa cepat terisi dan yang baru saja yang bergabung harus bisa secepat mungkin untuk beradaptasi terhadap lingkungan kerja yang baru.

Budaya perputaran ini sudah menjadi fenomena tahunan, sebagai HRD kita harus pintar-pintar menyiasati turn over karyawan ini, jika tidak work flow di dalam perusahaan bisa mengalami kendala atau terhambat.

Lalu bagaimana cara menyiasati turn over karyawan yang tinggi pasca lebaran? Berikut adalah beberapa hal yang bisa anda coba lakukan sebagai seorang HRD.

Cara menyiasati turn over karyawan pasca lebaran

Salah satu cara yang paling mungkin bisa dilakukan untuk mengatasi fenomena turn over karyawan ini adalah dengan menaikan status karyawan kontrak atau percobaan menjadi karyawan tetap atau non-manajemen dan memberikan fasilitas dan hak yang sebagaimana mestinya diterima.

Dengan cara ini perusahaan telah mencegah peluang relawan PHK atau karyawan yang resign menjadi rendah, karyawan yang mau/akan resign akan merasa rugi jika mereka pindah karena sudah mendapatkan status karyawan tetap yang memiliki fasilitas dan jaminan ketenagakerjaan dari kantor.

Namun cara menyiasati turn over karyawan ini juga bukan tanpa resiko bagi perusahaan, ada feedback yang agak kurang menyenangkan apabila cara ini dilakukan, yakni disaat permasalahaan keuangan perusahaan sedang memburuk, outcome untuk membayar upah kerja karyawan harus tetap dilakukan namun income untuk perusahaan tidak ada, hal ini bisa sangat berbahaya.

Disisi lain perusahaan juga tidak bisa bermain asal PHK, karena status karyawan yang sudah tetap da nada beberapa regulasi tentang ketenagakerjaan yang bisa memberikan sanksi kepada perusahaan apabila melakukan PHK secara sepihak.

Oleh karenanya penting bagi perusahaan untuk membaca kondisi perusahaan beberapa tahun kedepan atau dalam jangka yang panjang. Dan memastikan bahwa semua karyawan yang berada dibawah naungan mereka langsung sangat berkompeten untuk menjalankan bisnis perusahaan.

Cross training antar divisi

Mereka yang resign mungkin saja merasa jenuh dengan pekerjaannya, dan mencoba mencari suasana baru di perusahaan baru, jangan biarkan hal tersebut terjadi. Cara menyiasati turn over karyawan berikut ini adalah dengan memberikan pelatihan antari divisi, karyawan-karyawan diberikan tugas dan pengalaman baru.

Hal ini bisa sangat efisien, pekerjaan atau pengalaman yang diberikan kepada karyawan bisa menjadi penyegaran atas segala kejenuhan mereka selama ini. Mereka yang jenuh bisa melampiaskan kebosanan rutinitasnya dengan mengerjakan hal yang baru.

Selain bermanfaat untuk menghilangkan kejenuhan karyawan, cross training antar divisi ini juga bisa menggali potensi karyawan.

Berikan karyawan jenjang karir yang baik dan menjanjikan

Memiliki Karir yang baik adalah hal yang diinginkan oleh semua karyawan, membuka jalan karir dan menyediakan posisi di level atas akan menjadikan karyawan termotivasi. Persaingan yang muncul bisa berdampak baik untuk perusahaan, mereka yang ingin berada di puncak akan bekerja sekeras mungkin.

Tidak hanya path carreer, upah kerja, tunjangan dan fasilitas yang menggiurkan juga bisa membuat karyawan semakin bersemangat. Tawarkan sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh perusahaan lain, hal ini bisa menurunkan turn over karyawan, terlebih pasca lebaran.

Dan demikian adalah cara menyiasati turn over karyawan yang tinggi pasca hari raya, memberikan jaminan, upah kerja yang cukup dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan produktif bisa menurunkan angka turn over karyawan.

Mengembalikan mood kerja setelah libur panjang lebaran

Mengembalikan mood kerja setelah libur panjang lebaran

Kembali bekerja setelah sekian lama anda liburan dan balik ke kampung halaman menjadi sebuah momok bagi para karyawan. Hal ini karena kita belum bisa move on dari ketupat, opor ayam atau masakan-masakan rumah yang di santap bersama keluarga di kampung halaman.

Atau bagi anda yang tidak pulang kampung dan memanfaatkan cuti lebaran kemarin untuk berlibur bersama keluarga atau kerabat, pastinya juga harus menerima kenyataan bahwa semuanya harus back to reality. 

Namun jangan sampai perasaan tidak bisa move on dari trip-trip liburan menjadikan anda tidak produktif, sebagai profesional anda harus bisa mengatasinya, dan berikut ini adalah tips mengembalikan mood kerja setelah liburan yang bisa anda praktikan.

5 Tips Mengembalikan mood kerja setelah libur lebaran

1 ) Datang lebih awal atau lebih pagi

Banyak yang mengatakan bahwa hari ditentukan dari pagi, jadi mulailah membangun mood anda di kantor dengan datang lebih pagi/awal. Datang pagi-pagi tidak harus langsung bekerja, anda bisa melakukan pemanasan dengan minum kopi sambil mengobrol, atau mendengarkan musik.

Pemanasan di pagi hari akan membantu anda dalam mengendalikan mood ke arah yang lebih positif, serta dengan datang lebih awal anda bisa menguasai situasi di kantor. kemudian juga mengobrol dengan teman perlahan akan membuat anda merasa enjoy kembali di kantor paska liburan.

2 ) Buat “to do list”

Tidak tahu apa yang harus dikerjakan adalah sebuah penyakit semua orang yang baru saja kembali liburan, hal itu tentu saja membuat kita tidak produktif. Membuat to do list di note akan membantu anda dalam bekerja, sehingga tahu apa yang harus dikerjakan.

Mulai dari tugas-tugas yang ringan terlebih dahulu yang bisa anda kerjakan, hal ini berguna untuk menjaga ritme dan stamina anda bekerja. Untuk hari pertama disarankan untuk tidak terlalu memporsir tujuannya agar tidak cepat bosan dan lebih rileks.

3 ) Jangan terpengaruh aura malas sekitar

tips mengembalikan mood bekerja selanjutnya adalah jangan sampai anda terpengaruh aura malas dari teman sekantor yang juga belum bisa move on dari liburannya.

Sebarkan aura positif bekerja setelah kembali liburan ke teman-teman anda, bagaimana caranya ? bantu teman anda yang sedang mengelami kesulitan, atau setidaknya saling sharing masalah pekerjaan. Dengan begini masalah yang di alami anda atau teman dapat ditemukan solusinya secara bersama-sama.

4 ) Usahakan jangan lihat story teman di sosmed

Sosial media bisa menjadi penyebab gagalnya move on seseorang dari liburan, karena melihat story-story dan postingan teman yang masih asyiknya liburan. Pastinya anda yang terjebak di kantor bersama tugas-tugas akan merasa cemburu.

Usahakan untuk selalu fokus pada pekerjaan anda, dan jangan buka sosmed untuk menjaga mood anda bekerja. Dan jika anda merasa bosan di hari pertama lakukan interaksi atau mengobrol dengan teman sekantor, cara ini lebih baik dari pada melihat sosmed untuk mengusir kebosanan.

5 ) Jangan bawa pekerjaan ke rumah setelah liburan

Yang terakhir untuk menjaga anda dalam mood yang stabil yaitu jangan bawa pekerjaan anda ke rumah, walaupun ada beberapa yang belum diselesaikan. Kembalinya bekerja setelah liburan merupakan transisi yang berat, beri waktu pada diri anda.

Beberapa perusahaan juga banyak yang memberikan jam kerja lebih singkat atau pulang cepat setelah liburam, Hal ini bertujuan agar karyawannya tidak cepat stress dan emosinya stabil stelah kembali dari liburan.

Cuti bersama lebaran masih masuk ? Ini dia Tips kerja saat cuti lebaran

Cuti bersama lebaran masih masuk ? Ini dia Tips kerja saat cuti lebaran

Tips kerja saat cuti lebaran – Hari raya idul fitri adalah hari raya keagamaan di Indonesia yang memiliki jadwal cuti bersama, itu sebabnya lebaran menjadi kesempatan bagi semua orang untuk melaksanakan silaturahmi ke kampung halaman, terlebih cuti lebaran tahun ini adalah yang terpanjang yang pernah di adakan.

Namun tidak semua perusahaan atau instansi meliburkan karyawannya, ada beberapa perusahaan yang berada di industri jasa dan pelayanan yang harus tetap berjalan, karena tanggung jawab perusahaan.

Dan supaya perusahaan tetap beroperasi maka harus ada karyawan yang “menjaga gawang”, nah bagi anda karyawan yang harus bekerja di hari libur atau kena jatah menjadi “penjaga gawang” mungkin bisa mengikuti tips-tips dibawah ini, agar tetap bisa produktif di hari libur.

Tips kerja saat cuti lebaran

Atur ulang jadwal liburan anda

Merayakan lebaran memang paling afdol jika bersama keluarga besar, namun walau begitu berkumpul dan bersilaturahmi bersama keluarga tidaklah harus tepat di hari H.

Anda bisa merayakan lebaran dan bersilaturahmi bersama keluarga setelah hari raya. anda bisa mengambil jatah cuti setelah mendapatkan giliran libur untuk berkunjung ke rumah sanak famili.

Keuntungan dari pergi setelah moment-moment idul fitri adalah jalanan dan tempat objek wisata juga lebih sepi, ya memang sisi negatifnya anda tidak bisa kumpul keluarga secara lengkap.

Bernegosiasi tentang pekerjaan

Tips kerja saat cuti lebaran yang satu ini mungkin bisa benar-benar membantu, walaupun sebenernya kemungkinannya kecil untuk bisa negosiasi soal kerjaan yang dibawa pulang ke rumah.

Ada beberapa pekerjaan dan tugas-tugas yang sebenernya bisa di kerjakan tanpa harus ke kantor, yang penting selesai tepat waktu. dengan memanfaatkan kebijakan perusahaan mungkin permintaan anda bisa di penuhi.

Namun apabila hal tersebut tidak memungkinkan anda bisa bernegosiasi soal waktu, agar tetap tidak ketinggalan mobil lebaran. Seperti contohnya kamu bisa masuk di hari H sampai H+2, kemudian digantikan oleh orang lain.

Dengan begitu anda akan bisa ikut libur lebaran di hari berikutnya sampai masa cuti bersama berakhir, dan menanyakan kepada atasan untuk kemungkinan mengambil cuti setelah cuti bersama.

Tetap produktif

Bekerja dibawah bayang-bayang liburan memang tidak mengnenakan, terlebih waktu yang seharusnya kita habiskan bersama keluarga besar malah dihabiskan untuk bekerja.

Namun walau begitu kita tidak boleh mengesampingkan profesionalitas, tugas adalah tugas yang menjadi kewajiban. tipsnya adalah anda bisa membuat daftar tugas, kemudian nyalakan musik agar pikiran tetap rileks.

Jangan buka sosial media saat kerja di hari cuti

Menyedihkan memang disaat orang lain liburan dan bertemu dengan famili anda justru terjebak di kantor besama tumpukan pekerjaan. Nah demi tetap menjaga produktivitas kerja usahakan anda tidak membuka sosial media.

Karena membuka sosmed akan membuat fokus anda bubar, tidak hanya itu perasaan iri dan malas pun karena melihat postingan teman yang sedang berlibur di kampung halaman.

Demikian adalah tips-tips kerja saat cuti yang bisa anda praktikan, tetap jaga produktivtas anda walau harus bekerja di hari cuti, dan bersamaan artikel kali ini juga kami dari tim Payrollbozz mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1439H, mohon maaf lahir dan batin.