fbpx
Tips Cari Kerja Setelah Terkena PHK

Tips Cari Kerja Setelah Terkena PHK

Tips cari kerja setelah PHK memang menjadi hal yang cukup berat, terlebih di masa-masa pandemi ini banyak pekerja yang terkena imbas pemutusan hubungan kerja akibat kebijakan perusahaan.

Walau demikian kita harus tetap bangkit dari keterpurukan dan segera mencari pekerjaan yang baru, ada beberapa tips simpel yang bisa kita lakukan untuk menghadapi ini semua.

Namun sebelum kembali lagi mencari pekerjaan baru pasca PHK ada beberapa hal penting yang perlu kita lakukan, untuk menyegarkan pikiran seperti berikut ini.

Luapkan emosi terlebih dahulu

Emosi pada waktu yang tepat lebih baik ketimbang memendamnya sendiri, dan wajar jika kita marah, kesal, dan sedih karena kehilangan pekerjaan yang selama ini menghidupi kita. Oleh karenanya, berilah waktu pada diri kita untuk meluapkan itu semua.

Gunakan waktu secukupnya namun jangan terlalu berlebihan dan berlarut-larut, ingat kita melakukan ini hanya untuk meringankan dan membantu menjernihkan pikiran dari hal-hal yang membuat kita emosi, intinya jangan sampai ini semua menjadi dendam dan luka karena tidak baik di kemudian hari.

Catat apa yang kita mau

Setelah menenangkan jiwa dan hati terasa lebih ikhlas, inilah waktunya berpikir. Dengan melakukan hal di atas terlebih dahulu kita baru akan bisa berpikir positif dan rasional, kita bisa memulainya dengan mencatat apa yang kita mau, pekerjaan apa yang kita inginkan.

Tulis sedetil mungkin, karena ini akan membantu kita dalam melakukan tips cari kerja setelah PHK, mulai dari jenis pekerjaan, salary, fasilitas dan laini-lain. Setelah tahu apa yang kita inginkan buatlah Visi dan Misi untuk menggapai itu semua, untuk kita jadikan guideline dalam meraih pekerjaan apa yang kita inginkan.

Tips cari kerja pasca PHK

Update CV dan Portofolio

Setelah bekerja sekian lama mungkin kita perlu memperbaharui CV, lamaran, dan portofolio. Paket lampiran ini merupakan tiket kita untuk mendapatkan pekerjaan yang kita inginkan, oleh karenanya buat sebaik mungkin.

Tulis lamaran yang menunjukan ketertarikan kita terhadap pekerjaan dan perusahaan yang kita lamar, ceritakan seberapa besar passion kita terhadap pekerjaan ini. Dan jangan lupa tulis alasan mengapa perusahaan ini layak menerima Anda.

Belajar hal baru di waktu yang kosong

Tidak ada pekerjaan itu artinya kita memiliki banyak waktu luang yang bisa dimanfaatkan, gunakan waktu tersebut untuk belajar hal baru.

Tadi kita sudah membuat rincian pekerjaan yang kita inginkan beserta kisaran gajinya, yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah mencari tahu kemampuan apa saja yang dibutuhkan untuk posisi tersebut dan mempelajarinya.

Anda bisa memanfaatkan Gratisinbelajar.com untuk mendapatkan kelas pelatihan dari ahlinya, atau belajar tutorial di youtube dan platform lainnya. Intinya ada banyak cara gratis dan efektif untuk belajar, dan jangan lupa hal yang telah Anda pelajari masukan ke CV juga ya.

Buat karya untuk dijadikan portofolio

Perusahaan atau rekruter tidak akan melirik kita jika kita tidak memiliki apa yang mereka inginkan, oleh karenanya aplikasikan ilmu yang telah kita pelajari ke dalam sebuah karya untuk dijadikan portofolio.

Sebagai orang yang pernah bekerja tentunya kita pernah menjalani proses mencari kerja, interview dan sebagainya. Oleh karenanya penting bagi kita untuk memahami betul apa yang perusahaan tersebut cari dan inginkan, dan dari sini kita bisa menawarkan diri sebagai orang yang kompeten untuk mengerjakan tugas tersebut.

Baca juga : Bikin Portofolio-mu Jadi Bagus Dengan 5 Website Ini

Jangan terlalu banyak melamar

Jangan terlalu banyak melamar menjadi tips cari kerja paling penting yang perlu kita pahami, mengapa demikian? Karena terlalu banyak melamar juga akan meningkatkan risiko penolakan, dan banyak penolakan membuat orang jadi frustasi.

Inti dari tips cari kerja pasca PHK adalah jangan sampai kita kelelahan dan merasa kecewa dalam mencari kerja kembali, kita perlu memfokuskan energi dan tenaga kita kepada sesuatu yang berpotensi tinggi membuat kita mendapatkan pekerjaan kembali.

Lebih baik kita melamar ke beberapa perusahaan yang sudah kita kenal dan pelajari apa yang mereka cari dan butuhkan serta jangan terburu-buru.

Bangun jaringan dan perluas relasi

Tips cari kerja yang terakhir adalah membangun jaringan serta memperluas jaringan kerja kita. Memanfaatkan teman, saudara atau kenalan dalam mencari kerja adalah hal yang sangat lumrah, justru bagus.

Karena siapa tahu orang-orang disekitar kita sedang mencari atau membutuhkan tenaga kita, oleh karenanya jangan malu bertanya.

Bangun jaringan dimanapun, bisa dari linkedin dan sosial media seperti facebook. Yang paling mudah adalah masuk ke dalam grup pekerja.

Demikian adalah tips cari kerja pasca PHK yang bisa Anda lakukan, kunci bertahan dan kembali bangkit dari keterpurukan karena tidak memiliki pekerjaan adalah tenangkan pikiran, belajar hal baru dan jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Tips cari kerja di Job Fair agar sukses

Tips cari kerja di Job Fair agar sukses

Cari kerja di job fair atau pameran lowongan pekerja merupakan cara yang paling mudah dan hemat. Bagi para pencari kerja mereka dapat menemukan ratusan bahkan ribuan lowongan pekerjaan dari segala formasi dan industri bisnis, dalam satu tempat.

Tentunya pelamar bisa mendapatkan banyak pilihan, bahkan tidak jarang langsung dilaksanakan interview di tempat. Bagi perusahaan juga sangat menguntungkan karena mereka akan kedatangan banyak professional secara langsung, tanpa harus menunggu atau memasang iklan di portal-portal kerja di internet.

Dan karena Job Fair merupakan sarana bagi para pencari kerja maka kami akan memberikan kiat-kiat khusus cari kerja di Job Fair, agar bisa memperbesar peluang keberhasilan. Berikut ini adalah tips cari kerja di job fair.

Tips sukses cari kerja di Job Fair

1 ) Bikin daftar perusahaan yang Anda minati

Pihak Penyelanggara Job Fair biasanya akan mengumumkan nama-nama perusahaan yang akan ada pada event tersebut, baik dari sosial media, website email atau media online.

Ketika Anda sudah mendapatkan info tersebut, buatlah daftar nama perusahaan beserta lowongan pekerjaan yang mereka sediakan. Tentunya klasifikasi daftar tersebut Anda sesuaikan berdasarkan pendidikan, pengalaman, job desk, salary, dan lainnya.

Dengan begini Anda sudah satu step lebih maju dari pada kandidat lainnya, Anda sudah siap karena telah mempelajari kualifikasi yang perusahaan butuhkan berdasarkan pendidikan, pengalaman, job desk dan jabatan.

2 ) Buatlah resume/CV yang menarik, dan penuh informasi

Siapkan segala yang dibutuhkan dalam paket amplop lamaran, buat CV semenarik dan sekreatif mungkin tetapi juga jangan berlebihan agar tetap bisa di baca. Letakan seluruh pengalaman juga riwayat pendidikan selengkap-lengkapnya.

Sertakan portofolio jika memang ada, ini sebagai bukti bahwa klaim Anda sebagai kandidat berpengalaman adalah benar, dan terbukti telah berpengalaman mengerjakan projek. Portofolio saat ini merupakan pertimbangan utama bagi perusahaan dalam merekrut karyawan baru.

Note print resume atau paket amplop lamaran lebih dari daftar perusahaan yang Anda buat

3 ) Survei ke Lokasi Pada H-1 Jika Ada waktu

Jika ada memiliki waktu luang, gunakanlah untuk survey lokasi job fair, perhatikan lay out tempatnya, cari tahu dimana Anda bisa parkirkan kendaraan jika membawa kendaraan sendiri, hafalkan jalan alternative agar bisa sampai di lokasi lebih cepat.

Dan yang tidak kalah penting adalah mencari tahu boot-boot perusahaan yang ada di daftar Anda, agar anda bisa lebih cepat sampai sana untuk meletakkan lamaran atau bahkan interview langsung.

4 ) Prepare untuk interview di lokasi

Persiapkan segalanya, termasuk mental Anda untuk interview dadakan. Tidak hanya memperkuat mental, Anda juga harus mempersiapkan pakaian yang bagus, bersih, dan sopan agar bisa menarik perhatian HRD atau perwakilan perusahaan saat sesi interview kerja.

Cari kerja di Job Fair harus mempersiapkan untuk segala kemungkinan, termasuk untuk interview. Jadi mulailah berlatih dan bersiap menjawab pertanyaan-pertanyaan si pewawancara.

Tidak hanya mempersiapkan jawaban, Anda juga perlu mempersiapkan daftar pertanyaan untuk perusahaan, karena hampir setiap wawancara kerja, interviewer mempersilahkan pada pelamar untuk bertanya tentang perusahaan. Jika Anda bingung apa yang harus di tanyakan, mulailah dengan ini :

  • Budaya kerja karyawan
  • Pelatihan khusus untuk karyawan
  • Fasilitas perusahaan untuk karyawan
  • Kesulitan atau kendala yang biasa dialami oleh karyawan lain di posisi tersebut
  • Status kapegawaian, kontrak, tetap, atau PKWT
  • Gaji, tunjangan, asuransi kesehatan, keanggotaan BPJS, uang lembur dan insentif

Berapa batas waktu maksimal perjanjian kontrak kerja (PKWT)

5 ) Dapatkan koneksi dan relasi di Job Fair

4 tips cari kerja di jobfair diatas tidak menjamin Anda akan sukses dan diterima, namun hal-hal tersebut bisa memperbesar potensi kesuksesan Anda.

Tapi ada yang lebih penting yang harus Anda lakukan ketimbang hanya menaruh lamaran, dan interview kerja yakni mencari kenalan, relasi, dan koneksi di event tersebut. Baik itu dari sesame pelamar, atau cobalah meminta kontak orang perusahaan saat proses job fair berlangsung.

Mungkin Anda tidak sukses pada event tersebut, namun bisa saja kesempatan dan peluang yang lebih besar menunggu Anda di luar sana, yang berasal dari koneksi yang Anda dapatkan di event Job fair. Jadi tidak ada yang sia-sia bahkan dari kegagalan sekalipun, jadikan pengalaman untuk bersinar di masa mendatang.

Selamat mencoba, dan semoga sukses…

Ini benefit yang didapat PNS yang buat orang berbondong-bondong melamar